Tiket Planetarium Cepat Habis, Pramono Bakal Tambah Sistem Penjualan On the Spot

Soffi AmiraSoffi Amira - Senin, 29 Desember 2025
Tiket Planetarium Cepat Habis, Pramono Bakal Tambah Sistem Penjualan On the Spot

Tiket masuk Planetarium sering ludes. Foto: Dinas Kebudayaan DKI Jakarta

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, merespons keluhan masyarakat perihal tiket kunjungan Planetarium Taman Ismail Marzuki (TIM) yang sering ludes.

Tiket kunjungan bahkan kerap habis dalam waktu singkat dengan penjualan 75 persen tiket secara daring (online) dan 25 persen tiket dijual di tempat (on the spot).

Keluhan warga yang tak bisa menikmati pertunjukan simulasi luar angkasa karena kehabisan tiket membuat Pramono memutuskan untuk mengubah skema penjualan tiket agar lebih adil.

Nantinya, dari 200 tiket setiap pertunjukan, 50 persennya akan dijual secara daring, kemudian 50 persen dijual secara on the spot atau disediakan langsung di Planetarium.

"Saya sudah memutuskan, yang 50 persen itu melalui online, 50 persen secara langsung ticketing di lokasi. Karena kasihan banyak yang sudah datang dari mana-mana, terutama dari daerah," ujar Pramono di Jakarta, Senin (29/12).

Baca juga:

Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar

Namun, Pramono berharap perubahan skema penjualan tiket ini akan lebih mengakomodasi masyarakat yang sudah telanjur datang ke TIM untuk bisa merasakan pengalaman menonton pertunjukan Teater Bintang.

"Yang mengejutkan itu dari Depok, Bekasi, Tangerang, kemarin banyak sekali yang hadir. Mereka minta untuk ticketing-nya tidak semuanya melalui online. Jadi kemarin saya sudah putuskan 50 persen secara langsung, 50 persen dengan online," jelas dia.

Diketahui, Pemprov DKI kembali mengoperasikan Planetarium Jakarta untuk dinikmati masyarakat umum. Sarana pertunjukan benda langit ini kembali dibuka pada 25 Desember 2025, setelah berhenti beroperasi 13 tahun lamanya.

Ternyata, antusias warga yang ingin menonton pertunjukan simulasi luar angkasa ini sangat tinggi. Setiap pertunjukan dibuka, tiket yang dijual dengan harga Rp 10 ribu bisa ludes dalam waktu kurang dari tiga menit.

"Sesuai kapasitas, kursi yang tersedia itu 200 per pertunjukan. Setiap kita release, kurang dari 3 menit itu sudah langsung habis. Selalu sold out," kata Head of SBU Taman Ismail Marzuki, Anya Aprilia Christiana kepada wartawan.

Baca juga:

Pramono Kurangi Panggung Hiburan Malam Tahun Baru 2026, Dikurangi 6 Titik

Banyak dari pengunjung yang ingin menikmati pertunjukan di Planetarium untuk bernostalgia. Banyak juga yang penasaran karena belum pernah mengunjungi Planetarium.

Tak cuma Jakarta, pengunjung dari luar kota juga ingin merasakan pengalaman menonton visual astronomi.

Sejak kembali dibuka pasca revitalisasi, pengelola membuka pejualan tiket Planetarium secara online lewat platform tiket.com dengan kuota 150 kursi setiap pertunjukan.

Sementara itu, tiket yang dijual langsung di loket Planetarium hanya disiapkan untuk 50 kursi sekali pertunjukan.

Baca juga:

Ancol Hapus Pesta Kembang Api Tahun Baru 2026, Ganti Langit Warna-Warni dengan Doa

Sayangnya, banyak masyarakat yang langsung mendatangi planetarium tanpa memesan tiket secara daring terlebih dahulu.

"Kami sih mengimbau untuk teman-teman yang mau berkunjung ke planetarium bisa mereservasi dulu via loket.com. Ini memang kondisinya animonya tinggi Ada banyak sekali yang belum punya tiket langsung datang," ucapnya. (Asp)

#Planetarium #Pramono Anung #Seni Pertunjukan #Astronomi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Fenomena Langit Oktober 2026: Puncak Hujan Meteor Draconid 8-9 Oktober 2026 Hadir Tanpa Gangguan Cahaya Bulan
Cari tahu jadwal puncak hujan meteor Draconid pada 8-9 Oktober 2026. Nikmati fenomena astronomi ini dengan kondisi langit malam terbaik tanpa gangguan cahaya bulan!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 30 September 2026
Fenomena Langit Oktober 2026: Puncak Hujan Meteor Draconid 8-9 Oktober 2026 Hadir Tanpa Gangguan Cahaya Bulan
Indonesia
JRF 2026 Digelar 24-25 Oktober, Peserta dengan Bib Resmi Bisa Naik Transportasi Publik Rp 0
Jakarta Running Festival 2026 digelar 24-25 Oktober. Peserta dengan bib resmi bisa menggunakan MRT, LRT, Transjakarta, dan Transjabodetabek dengan tarif Rp 0.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
JRF 2026 Digelar 24-25 Oktober, Peserta dengan Bib Resmi Bisa Naik Transportasi Publik Rp 0
Indonesia
DKI Rencanakan Obligasi Rp 5,6 Triliun, Pramono: Tunggu Izin Pemerintah Pusat
Pemprov DKI Jakarta berencana menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027-2028. Pramono menyebut penerbitan masih menunggu persetujuan pusat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
DKI Rencanakan Obligasi Rp 5,6 Triliun, Pramono: Tunggu Izin Pemerintah Pusat
Indonesia
Layani Kepulauan Seribu, Transjakarta Bakal Dapat Suntikan Modal Anyar
ramono mengatakan tambahan modal itu juga diperuntukkan guna menambah beberapa fasilitas layanan Transjakarta ke Pulau Seribu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 September 2026
Layani Kepulauan Seribu, Transjakarta Bakal Dapat Suntikan Modal Anyar
Indonesia
Jadwal Full Moon Oktober 2026, Asal Nama Hunter's Moon dan Cara Memotretnya
Penasaran kapan puncak Full Moon Oktober 2026 terjadi? Cek jadwal lengkap fenomena Hunter's Moon 2026, asal-usul namanya, hingga tips motret biar estetik di sini!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 30 September 2026
Jadwal Full Moon Oktober 2026, Asal Nama Hunter's Moon dan Cara Memotretnya
Indonesia
Pemprov DKI Jakarta Cabuti Tiang Listrik, Menata Jaringan Kabel Udara tak Terpakai
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan seluruh kabel udara dapat diturunkan ke bawah tanah secara bertahap dalam lima tahun mendatang.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Pemprov DKI Jakarta Cabuti Tiang Listrik, Menata Jaringan Kabel Udara tak Terpakai
Indonesia
Kasus ISPA Jakarta Naik 15,7 Persen, Pramono Sebut Masih dalam Batas Wajar
Kasus influenza di Jakarta mengalami kenaikan. Pramono Anung menyebut peningkatan masih kecil, sementara Dinkes mencatat ISPA naik 15,7 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Kasus ISPA Jakarta Naik 15,7 Persen, Pramono Sebut Masih dalam Batas Wajar
Indonesia
Transportasi Umum Jakarta Gratis untuk 21 Golongan, Ini 6 Kelompok Tambahannya
Pemprov DKI Jakarta akan menambah enam golongan penerima transportasi umum gratis. Total penerima subsidi naik transportasi menjadi 21 golongan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Transportasi Umum Jakarta Gratis untuk 21 Golongan, Ini 6 Kelompok Tambahannya
Indonesia
Mulai 2027 Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Naik, Ini Kata Pramono Anung
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek dipastikan naik mulai 1 Januari 2027. Besaran tarif baru belum diumumkan Pemprov DKI Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Mulai 2027 Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Naik, Ini Kata Pramono Anung
Indonesia
Gubernur Pramono Klaim Transportasi Jakarta Lebih Baik daripada New York
Pramono menyebut salah satu hal yang menjadi perhatian Mamdani yakni bagaimana Jakarta mengintegrasikan berbagai moda transportasi dengan dukungan subsidi pemerintah daerah.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Gubernur Pramono Klaim Transportasi Jakarta Lebih Baik daripada New York
Bagikan