Kebakaran Bar di Alpen, Swiss, Saksi Sebut Ada Ledakan di Lokasi

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Kebakaran Bar di Alpen, Swiss, Saksi Sebut Ada Ledakan di Lokasi

Kebakaran Bar di Alpen, Swiss, Saksi Sebut Ada Ledakan di Lokasi.(foto: Instagram @newsinaimagination)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — KEBAKARAN mematikan yang melanda sebuah bar yang dipenuhi pengunjung di Crans-Montana, Alpen, Swiss, Rabu (31/12/2025). Para saksi menyebut kebakaran itu memicu sebuah ‘ledakan’.

Seperti dilansir CNN, pejabat berwenang menyatakan insiden di bar Le Constellation di Crans-Montana diperlakukan sebagai kebakaran, bukan sebagai serangan teror.

“Saya ingin menegaskan pada tahap ini kami menangani kejadian ini sebagai kebakaran dan sama sekali tidak ada indikasi adanya serangan (teror) dalam bentuk apa pun,” kata jaksa Beatrice Pilloud.

Pilloud mengatakan, demi menghormati keluarga para korban, pihaknya tidak dapat menyampaikan lebih lanjut untuk saat ini. “Kami akan berkomunikasi langsung dengan keluarga para korban,” tambahnya.

Akibat kebakaran mematikan ini, Dewan Negara Valais menetapkan status darurat di resor ski Crans-Montana. “Mengingat keseriusan peristiwa yang terjadi tadi malam, Dewan Negara memutuskan untuk menetapkan status darurat,” ujar anggota Dewan Negara Stephane Ganzer dalam konferensi pers bersama para pejabat lainnya.

Baca juga:

Bar di Pegunungan Alpen, Swiss, Terbakar saat Perayaan Tahun Baru, Puluhan Orang Tewas dan Sekitar 100 Luka-Luka



“Kerangka hukum ini memungkinkan kami untuk mengoordinasikan berbagai langkah berskala besar dan melaksanakannya secara bertahap karena situasi ini mungkin akan berlangsung cukup lama,” kata Ganzer.

Otoritas Swiss dalam konferensi pers pada Kamis (1/1) menyatakan sebanyak 10 helikopter dan 40 ambulans dikerahkan untuk menangani insiden mematikan yang terjadi saat perayaan Malam Tahun Baru ini. Selain itu, Presiden Dewan Negara Kanton Valais Mathias Reynard juga menyebut 150 tenaga medis dikerahkan untuk menangani korban insiden ini.

“Kesaksian para saksi dan hasil penyelidikan menunjukkan kebakaran tersebut menyebabkan udara di dalam tempat itu terbakar secara tiba-tiba,” ujar Ganzer dalam konferensi pers bersama para pejabat pada Kamis pagi.

Ganzer, yang diketahui merupakan mantan petugas pemadam kebakaran, mengatakan ledakan tersebut merupakan akibat dari kebakaran.

“Api menyebar dan, seiring perkembangannya, menyebabkan ledakan yang meluas,” tegasnya.(dwi)

Baca juga:

Kebakaran Minggu Malam, Sarinah Tetap Beroperasi

#Pegunungan Alpen #Kebakaran #Swiss
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kapolri Diperintah All Out Tindak Perusahaan Pelaku Karhutla, Pencabutan Izin Tidak Bikin Jera
"Saya minta tidak usah lagi ada macam-macam, kalau memang sudah jelas bahwa dia bertanggung jawab,
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Kapolri Diperintah All Out Tindak Perusahaan Pelaku Karhutla, Pencabutan Izin Tidak Bikin Jera
Indonesia
Karhutla Masih Belum Dijinakkan, Kesehatan Warga Makin Buruk
Keterpaparan kabut asap berbulan-bulan yang dialami warga bukan sekadar masalah kenyamanan biasa, melainkan ancaman langsung terhadap keselamatan jiwa
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
Karhutla Masih Belum Dijinakkan, Kesehatan Warga Makin Buruk
Indonesia
Kebakaran Pabrik Mebel Jokowi, 2 Jam Padamkan Sendiri Gagal Baru Panggil Damkar
Pabrik mebel PT Rakabu Sejahtera milik Presiden ke-7 Jokowi di Sragen terbakar akibat kebocoran pipa oli. Simak kronologi dan penanganannya di sini!
Wisnu Cipto - Rabu, 16 September 2026
Kebakaran Pabrik Mebel Jokowi, 2 Jam Padamkan Sendiri Gagal Baru Panggil Damkar
Indonesia
Asap Hitam Membubung Dekat Bandara Soetta, Operasional Penerbangan Tak Terganggu
Kebakaran terjadi di sejumlah kawasan sekitar Bandara Soetta, Tangerang. Asap hitam membubung, namun operasional penerbangan tetap normal.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 16 September 2026
Asap Hitam Membubung Dekat Bandara Soetta, Operasional Penerbangan Tak Terganggu
Indonesia
Karhutla Juga Terjadi di Jakarta Utara, Puntung Rokok Picu Kerugian Rp 60 Juta
Kebakaran lahan alang-alang seluas 5.000 meter persegi terjadi di Komplek Pelindo 2 Cilincing, Jakarta Utara akibat puntung rokok. Simak kronologi lengkapnya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Karhutla Juga Terjadi di Jakarta Utara, Puntung Rokok Picu Kerugian Rp 60 Juta
Indonesia
Update Kebakaran Hutan di Bromo, Semeru, dan Wilayah Jawa Timur Lainnya, Asap Masih Mengepul
Wisata Bromo tutup total gara-gara kebakaran hutan (karhutla) Jatim yang masih berlanjut. Cek update kondisi terkini titik api di Bromo, Semeru, dan Argopuro di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 14 September 2026
Update Kebakaran Hutan di Bromo, Semeru, dan Wilayah Jawa Timur Lainnya, Asap Masih Mengepul
Indonesia
215.424 Kepala Keluarga Terdampak Kekeringan dan Gunung Ciremai di Jabar Terbakar
Meski tidak ada korban jiwa, BPBD Jabar mendesak pemenuhan kebutuhan tambahan personel, peralatan pemadam karhutla, serta dukungan logistik di lapangan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
215.424 Kepala Keluarga Terdampak Kekeringan dan Gunung Ciremai di Jabar Terbakar
Indonesia
Puluhan Orang Utan di Evakuasi Dari Area Karhutla di Kalimantan Barat, Dirawat YIARI
Satwa-satwa yang telah dievakuasi belum langsung dikembalikan ke habitat. Penempatan sementara dilakukan sambil menunggu kondisi kawasan asal mereka benar-benar aman dari ancaman kebakaran.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
Puluhan Orang Utan di Evakuasi Dari Area Karhutla di Kalimantan Barat, Dirawat YIARI
Indonesia
Sempat Ditolak Warga, Warung Mie Babi di Sukoharjo Diduga Dibakar 4 Orang
akibat kejadian ini menutup sementara tempat usahanya itu. Dan telah mengumumkan di akun medsos tempat usahanya tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
Sempat Ditolak Warga, Warung Mie Babi di Sukoharjo Diduga Dibakar 4 Orang
Indonesia
Area TPAS Galuda Bogor Terbakar Meluas, Asap Masih Keluar Dari Gundukan Sampah Puluhan Tahun
Petugas membongkar setiap gundukan menggunakan alat berat, kemudian menyemprot dan mendinginkannya sebelum menutup kembali bagian tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 11 September 2026
Area TPAS Galuda Bogor Terbakar Meluas, Asap Masih Keluar Dari Gundukan Sampah Puluhan Tahun
Bagikan