Bar di Pegunungan Alpen, Swiss, Terbakar saat Perayaan Tahun Baru, Puluhan Orang Tewas dan Sekitar 100 Luka-Luka

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
 Bar di Pegunungan Alpen, Swiss, Terbakar saat Perayaan Tahun Baru, Puluhan Orang Tewas dan Sekitar 100 Luka-Luka

Ilustrasi kebakaran (Foto: pexel/Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — PULUHAN orang diduga tewas dan sekitar 100 lainnya terluka, sebagian besar dalam kondisi serius, akibat kebakaran di sebuah bar di kota resor Pegunungan Alpen, Swiss, saat perayaan Tahun Baru.

“Beberapa puluh orang tewas di bar Le Constellation,” ujar Komandan Polisi Kanton Valais Frederic Gisler, dikutip The Korea Times.

Ia mengungkap upaya untuk mengidentifikasi para korban dan memberi tahu keluarga mereka sedang berlangsung, tapi itu akan memakan waktu. “Untuk saat ini, masih terlalu dini untuk memberikan angka yang lebih pasti. Komunitas setempat terpukul atas insiden ini,” kata Gisler.

Jaksa Agung Kanton Valais, Beatrice Pilloud, mengatakan masih terlalu awal untuk menentukan penyebab kebakaran. Para ahli belum dapat masuk ke puing-puing bangunan. “Tidak ada satu pun indikasi adanya serangan dalam bentuk apa pun,” kata Pilloud.

Helikopter dan ambulans dikerahkan ke lokasi untuk mengevakuasi dan membantu para korban, termasuk sejumlah warga negara asing.

Dua perempuan mengatakan kepada lembaga penyiaran Prancis, BFMTV, bahwa mereka berada di dalam bar ketika melihat seorang bartender menggendong seorang pramusaji perempuan di pundaknya. Pramusaji itu memegang lilin menyala di dalam botol yang kemudian menyulut langit-langit kayu. Api dengan cepat menyebar dan menyebabkan langit-langit runtuh. Salah seorang perempuan menggambarkan terjadinya desakan orang saat pengunjung panik berusaha melarikan diri dari klub malam di ruang bawah tanah melalui tangga sempit dan pintu yang juga sempit.

Baca juga:

Kebakaran Minggu Malam, Sarinah Tetap Beroperasi


Saksi lain menceritakan orang-orang memecahkan jendela untuk menyelamatkan diri dari kobaran api, sebagian mengalami luka parah, serta orang tua yang panik bergegas ke lokasi dengan mobil untuk memastikan apakah anak-anak mereka terjebak di dalam. Pria muda itu mengatakan ia melihat sekitar 20 orang berusaha keluar dari asap dan api, dan menyamakan apa yang dilihatnya dengan adegan film horor saat ia menyaksikan dari seberang jalan.

Para pejabat menyebut kebakaran tersebut sebagai ‘embrasement généralisé’, istilah pemadam kebakaran yang menggambarkan kondisi ketika api memicu pelepasan gas-gas mudah terbakar yang kemudian menyala hebat. Fenomena ini dalam istilah pemadam berbahasa Inggris dikenal sebagai flashover atau backdraft.

“Malam ini seharusnya menjadi momen perayaan dan kebersamaan, tetapi berubah menjadi mimpi buruk,” kata Mathias Rénard, kepala pemerintahan regional.

Jumlah korban luka begitu banyak sehingga unit perawatan intensif (ICU) dan ruang operasi di rumah sakit regional dengan cepat mencapai kapasitas penuh. Di wilayah yang tengah ramai wisatawan yang bermain ski di lereng-lereng pegunungan, otoritas setempat meminta warga untuk berhati-hati dalam beberapa hari mendatang guna menghindari kecelakaan apa pun yang dapat memerlukan sumber daya medis yang kini sudah kewalahan.

Dengan jalur ski di ketinggian sekitar 3.000 meter di jantung Pegunungan Alpen Swiss, Crans-Montana merupakan salah satu pusat olahraga musim dingin di wilayah Valais. Wilayah ini menjadi rumah bagi Zermatt, Verbier, dan resor-resor lain yang terletak di antara puncak bersalju dan hutan pinus, menarik penggemar olahraga musim dingin dari seluruh dunia. Resor ini merupakan salah satu lokasi balap utama dalam sirkuit Piala Dunia ski alpen dan akan menjadi tuan rumah kejuaraan dunia berikutnya selama dua pekan pada Februari 2027.

Dalam waktu empat minggu, resor ini juga akan menjadi tuan rumah bagi para pembalap downhill putra dan putri terbaik untuk ajang terakhir mereka sebelum Olimpiade Milan Cortina yang dibuka pada 6 Februari. Crans-Montana juga dikenal sebagai lokasi premium untuk golf internasional. Klub Crans-sur-Sierre menggelar European Masters setiap Agustus di lapangan yang indah dengan pemandangan pegunungan yang menakjubkan. Bar Le Constellation berjarak sekitar 250 meter dari klub golf tersebut.

Kebakaran di Swiss pada Kamis ini terjadi 25 tahun setelah tragedi kebakaran di kota nelayan Volendam, Belanda, pada malam Tahun Baru, yang menewaskan 14 orang dan melukai lebih dari 200 orang saat mereka merayakan di sebuah kafe.

Presiden Swiss Guy Parmelin mengatakan dalam unggahan media sosial bahwa pemerintah menyampaikan simpati kepada para korban, yang terluka, dan keluarga mereka, serta menyampaikan belasungkawa yang tulus.

Kamis merupakan hari pertama Parmelin menjabat presiden, mengingat tujuh anggota pemerintah Swiss bergiliran memegang jabatan tersebut selama satu tahun. Sebagai bentuk penghormatan kepada keluarga para korban, ia menunda pidato Tahun Baru tradisional kepada bangsa yang semula dijadwalkan disiarkan Kamis sore.(dwi)

Baca juga:

Insiden Kebakaran di Sarinah, Manajemen Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa dan Tetap Beroperasi Normal

#Pegunungan Alpen #Swiss #Kebakaran
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan Mengintai Sumatera, Jawa, dan Kalimantan di Akhir Agustus 2026
Cari tahu info terbaru potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akhir Agustus 2026. Cek daftar wilayah zona merah di Sumatera, Jawa, Kalimantan serta update operasi modifikasi cuaca di sini
Angga Yudha Pratama - Kamis, 27 Agustus 2026
Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan Mengintai Sumatera, Jawa, dan Kalimantan di Akhir Agustus 2026
Indonesia
Sumur Bor Jadi Andalan Kemenhut Padamkan Karhutla
Langkah ini diambil karena lahan gambut memiliki kesatuan hidrologis yang masih menyimpan cadangan air di kedalaman tertentu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
Sumur Bor Jadi Andalan Kemenhut Padamkan Karhutla
Indonesia
Polisi Dikerahkan ke 8 Provinsi Karhutla,Bawa Perangkat Presentasi, Laptop, Layar, Brosur, dan Flyer Buat Edukasi
Sebanyak 403 personel kita dorong ke delapan Polda untuk melaksanakan penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
Polisi Dikerahkan ke 8 Provinsi Karhutla,Bawa Perangkat Presentasi, Laptop, Layar, Brosur, dan Flyer Buat Edukasi
Indonesia
DPR Dukung Pencabukan Izin Perusahaan Pembakar Hutan, Sudah Rugikan Rakyat
Pencahutan izin harus menjadi pilihan serius apabila dari hasil penyelidikan dan pembuktian hukum ditemukan bahwa kebakaran terjadi akibat kesengajaan atau kelalaian perusahaan dalam mengelola areal konsesinya.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
DPR Dukung Pencabukan Izin  Perusahaan Pembakar Hutan, Sudah Rugikan Rakyat
Indonesia
Karhutla Makin Parah, Penerbangan ke Kalimatan Selatan Makin Terganggu
Sejumlah lahan kosong yang terbakar bahkan berada di ring 1 bandara, antara lain Tegal Arum d Kelurahan Syamsudin Noor dan Guntung Damar di Kelurahan Guntung Payung.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
Karhutla Makin Parah, Penerbangan ke Kalimatan Selatan Makin Terganggu
Indonesia
Heroik, Anak SD di Kalimantan Ikut Padamkan Api Karhutla
Belum diketahui identitas di balik sang anak. Namun, aksinya mengundang decak kagum warganet Indonesia karena sangat tidak biasa.
Dwi Astarini - Selasa, 25 Agustus 2026
Heroik, Anak SD di Kalimantan Ikut Padamkan Api Karhutla
Dunia
Kebakaran Hutan Dekati Reno, Nevada, Hampir 90.000 Warga Diminta Ngungsi
Sekitar 42.000 orang diperintahkan segera mengungsi, sedangkan 45.000 warga lainnya diminta bersiap meninggalkan rumah mereka.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
Kebakaran Hutan Dekati Reno, Nevada, Hampir 90.000 Warga Diminta Ngungsi
Indonesia
306 Hotspot Terdeteksi di Riau, Prabowo Tak Mau Tunggu Jadi Kebakaran: Sumur Bor Diminta Segera Dibangun
Prabowo Subianto memerintahkan pembangunan 306 sumur bor di sekitar hotspot Riau untuk mencegah titik panas berkembang menjadi kebakaran hutan dan lahan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
306 Hotspot Terdeteksi di Riau, Prabowo Tak Mau Tunggu Jadi Kebakaran: Sumur Bor Diminta Segera Dibangun
Indonesia
Tidak Tinggal Diam, Pemerintah Siapkan Pemulihan Kawasan Desa Adat Sade Yang Hangus Terbakar
Prioritas utama pemerintah pada fase tanggap darurat, mengamankan dan mengidentifikasi objek-objek budaya yang tersisa serta melakukan upaya penyelamatan fisik dan non-fisik.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 24 Agustus 2026
Tidak Tinggal Diam, Pemerintah Siapkan Pemulihan Kawasan Desa Adat Sade Yang Hangus Terbakar
Indonesia
Kemenhub Terbitkan 35 Izin Penggunaan Pesawat Registrasi Asing Buat Padamkan Karhutla
Pesawat yang telah memperoleh izin khusus dapat dipindahkan (reposisi) ke lokasi lain yang terdampak bencana.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 24 Agustus 2026
Kemenhub Terbitkan 35 Izin Penggunaan Pesawat Registrasi Asing Buat Padamkan Karhutla
Bagikan