Penjara Menanti Duo Eksibisionis di Transjakarta: Korban Sempat Kira Kena Tetesan Air AC, Ternyata Cairan Sperma

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - 1 jam, 49 menit lalu
Penjara Menanti Duo Eksibisionis di Transjakarta: Korban Sempat Kira Kena Tetesan Air AC, Ternyata Cairan Sperma

Armada Bus TransJakarta. ANTARA/Zuhdiar Laeis/aa.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Polres Metro Jakarta Utara resmi menetapkan dua pria berinisial HW dan FTR sebagai tersangka kasus tindakan asusila. Keduanya tertangkap basah melakukan aksi masturbasi di dalam bus Transjakarta rute 1A (Pantai Maju-Balai Kota DKI) pada Kamis (15/1) petang.

Peristiwa memuakkan ini terjadi sekitar pukul 18.20 WIB saat bus tengah melintasi Jalan Tol Pelabuhan Gedong Panjang, Penjaringan.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar, mengungkapkan bahwa aksi ini bermula saat kondisi bus cukup padat oleh penumpang yang pulang beraktivitas.

Baca juga:

Penumpang Transjakarta Capai 1,4 Juta Per Hari, Layani 233 Rute

"Saat itu, korban berdiri bersama penumpang lainnya di dalam bus. Korban awalnya tidak menyadari adanya tindakan yang mengarah pada pelecehan," ujar Onkoseno Grandiarso.

Kecurigaan muncul ketika korban merasakan ada cairan yang mengenai bagian belakang pakaiannya. Semula, korban mengira cairan tersebut hanyalah tetesan air dari pendingin udara (AC) bus yang bocor.

Namun, situasi mendadak riuh saat seorang penumpang lain melihat aksi nekat kedua pelaku dan berteriak histeris. Teriakan tersebut sontak memancing perhatian seluruh penumpang dan petugas di dalam bus.

Diringkus Massa dan Diserahkan ke Polisi

Tak butuh waktu lama, kondektur Transjakarta bersama para penumpang langsung meringkus HW dan FTR di lokasi kejadian. Keduanya tak berkutik saat petugas menyerahkan mereka ke pihak kepolisian untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Baca juga:

Transjakarta Minta Maaf atas Insiden Tunanetra Jatuh ke Selokan, Janji Bertanggung Jawab

Polisi menjerat kedua tersangka dengan Pasal 406 KUHP Nasional tentang perbuatan asusila di muka umum.

"Pelaku terancam pidana penjara maksimal satu tahun atau denda paling banyak Rp 10 juta," tegas AKBP Onkoseno.

Pihak Transjakarta menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor kepada petugas jika melihat tindakan mencurigakan di dalam transportasi publik. (Knu)

#TransJakarta #Bus Transjakarta #TransJabodetabek #Pelecehan #Pelecehan Wanita #Pelecehan Seksual
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Penjara Menanti Duo Eksibisionis di Transjakarta: Korban Sempat Kira Kena Tetesan Air AC, Ternyata Cairan Sperma
Kecurigaan muncul ketika korban merasakan ada cairan yang mengenai bagian belakang pakaiannya
Angga Yudha Pratama - 1 jam, 49 menit lalu
Penjara Menanti Duo Eksibisionis di Transjakarta: Korban Sempat Kira Kena Tetesan Air AC, Ternyata Cairan Sperma
Indonesia
Penumpang Transjakarta Capai 1,4 Juta Per Hari, Layani 233 Rute
Sejak perluasan Koridor 2 dan 3 pada tahun 2006, masyarakat Jakarta telah menunjukkan adaptasi luar biasa terhadap budaya bertransportasi baru.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Januari 2026
Penumpang Transjakarta Capai 1,4 Juta Per Hari, Layani 233 Rute
Tekno
Grok 'Tobat' Jadi Tukang Edit Bikini, Elon Musk Akhirnya Kena 'Ulti' Gubernur dan Jaksa Agung California
Keputusan xAI untuk menciptakan dan menyediakan tempat bagi predator untuk menyebarkan deepfake eksplisit, termasuk gambar anak-anak yang ditelanjangi secara digital, adalah tindakan keji
Angga Yudha Pratama - Kamis, 15 Januari 2026
Grok 'Tobat' Jadi Tukang Edit Bikini, Elon Musk Akhirnya Kena 'Ulti' Gubernur dan Jaksa Agung California
Indonesia
Transjakarta Minta Maaf atas Insiden Tunanetra Jatuh ke Selokan, Janji Bertanggung Jawab
Transjakarta meminta maaf atas insiden tunanetra terjatuh ke selokan. PT Transjakarta pun berjanji akan bertanggung jawab.
Soffi Amira - Rabu, 14 Januari 2026
Transjakarta Minta Maaf atas Insiden Tunanetra Jatuh ke Selokan, Janji Bertanggung Jawab
Indonesia
Transjakarta Catat 6.793 Barang Tertinggal selama 2025, Lebih dari 1.800 Dikembalikan
Transjakarta mencatat 6.793 barang tertinggal sepanjang 2025. Sebanyak 1.802 barang berhasil dikembalikan lewat sistem Lost and Found berbasis GCG dan ESG.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Januari 2026
Transjakarta Catat 6.793 Barang Tertinggal selama 2025, Lebih dari 1.800 Dikembalikan
Indonesia
Insiden Tunanetra Terjatuh di Halte CSW, Pramono Minta Transjakarta Berbenah
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meminta Transjakarta berbenah usai insiden tunanetra terjatuh di Halte CSW.
Soffi Amira - Rabu, 14 Januari 2026
Insiden Tunanetra Terjatuh di Halte CSW, Pramono Minta Transjakarta Berbenah
Indonesia
Pramono Anung Minta Maaf Usai Penyandang Disabilitas Terperosok Got di Halte CSW, Manajemen Transjakarta Kena Semprot
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen penuh untuk memberikan perhatian lebih bagi masyarakat disabilitas
Angga Yudha Pratama - Rabu, 14 Januari 2026
Pramono Anung Minta Maaf Usai Penyandang Disabilitas Terperosok Got di Halte CSW, Manajemen Transjakarta Kena Semprot
Indonesia
Genangan di Sejumlah Titik, TransJakarta Terdampak Hujan Senin Pagi
Hujan deras mengguyur Jakarta pada Senin (12/1) sebabkan genangan di sejumlah titik. Akibatnya, beberapa rute TransJakarta dan mikrotrans alami keterlambatan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Januari 2026
Genangan di Sejumlah Titik, TransJakarta Terdampak Hujan Senin Pagi
Berita Foto
Pemprov DKI Jakarta Batal Naikkan Tarif Tiket Bus Transjakarta Karena Kondisi Ekonomi
Penumpang menaiki bus Transjakarta di Halte JPO Phinisi, Karet, Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta, Sabtu (10/1/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 10 Januari 2026
Pemprov DKI Jakarta Batal Naikkan Tarif Tiket Bus Transjakarta Karena Kondisi Ekonomi
Indonesia
Transjakarta Perkuat Ekosistem Transportasi Inklusif, Target 30 Persen Pramudi Perempuan
Tak hanya itu, Transjakarta meluncurkan Lentera, satuan tugas berbasis relawan untuk mencegah pelecehan seksual, serta membangun fasilitas Daycare di Kantor Pusat Cawang
Angga Yudha Pratama - Jumat, 09 Januari 2026
Transjakarta Perkuat Ekosistem Transportasi Inklusif, Target 30 Persen Pramudi Perempuan
Bagikan