Pemprov DKI Jakarta Batal Naikkan Tarif Tiket Bus Transjakarta Karena Kondisi Ekonomi
Penumpang menaiki bus Transjakarta di Halte JPO Phinisi, Karet, Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta, Sabtu (10/1/2026).
Rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menyesuaikan atau menaikkan tarif tiket Bus Transjakarta dipastikan ditunda. Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Pembangunan dan Tata Kota, Nirwono Yoga, menyatakan bahwa keputusan tersebut diambil setelah adanya permintaan dari pemerintah pusat agar kenaikan tarif menjadi Rp5.000 tidak dilanjutkan untuk sementara waktu.
Menurut Nirwono, pemerintah pusat menilai kondisi perekonomian nasional maupun regional saat ini belum stabil. Daya beli masyarakat dinilai sedang melemah, bahkan terdapat ancaman meningkatnya angka pengangguran. Dalam situasi tersebut, kenaikan tarif transportasi publik dikhawatirkan akan semakin membebani masyarakat.Ia menjelaskan bahwa penurunan kondisi sosial ekonomi menjadi pertimbangan utama pemerintah pusat dalam meminta penundaan tersebut.
Pemerintah ingin memastikan akses transportasi publik tetap terjangkau bagi masyarakat, khususnya kelompok berpendapatan menengah ke bawah, di tengah tekanan ekonomi yang masih berlangsung. Dengan adanya arahan tersebut, Nirwono menegaskan bahwa kebijakan kenaikan tarif Transjakarta sepenuhnya bergantung pada keputusan dan pertimbangan pemerintah pusat. Pemprov DKI Jakarta akan menunggu kondisi ekonomi membaik sebelum kembali membahas rencana penyesuaian tarif layanan transportasi massal tersebut. (Foto: MP/Didik Setiawan).
Berita Terkait
Penumpang Transjakarta Capai 1,4 Juta Per Hari, Layani 233 Rute
Dorong Layanan Air Terintegrasi, PAM Jaya Resmi Luncurkan ERP Fusion
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca 16–22 Januari
Wacana Pembangunan Monorel di Ragunan, DPRD DKI: Belum Ada Anggaran Khusus dalam APBD
Pemprov DKI Bakal Bongkar Tiang Monorel Mangkrak di Senayan, Sebagian Dijadikan Videotron
No Mercy untuk Bandar! Raperda P4GN Jadi Benteng Terakhir Lindungi Generasi Emas Jakarta dari Sabu Hingga Ekstasi
Transjakarta Minta Maaf atas Insiden Tunanetra Jatuh ke Selokan, Janji Bertanggung Jawab
Transjakarta Catat 6.793 Barang Tertinggal selama 2025, Lebih dari 1.800 Dikembalikan
Insiden Tunanetra Terjatuh di Halte CSW, Pramono Minta Transjakarta Berbenah
Bukan Sekadar Bongkar Tiang, Pemprov DKI Jakarta Bakal Melakukan Penataan Drainase di Jalan Rasuna Said