MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus mengembangkan transportasi umum ibu kota. Salah satu rencana yang disiapkan dalam waktu dekat adalah memperpanjang jalur LRT Jakarta dari Manggarai hingga Dukuh Atas.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan pembangunan jalur LRT Jakarta dari Manggarai ke Dukuh Atas akan mulai dilakukan pada 2027. Proyek tersebut ditargetkan rampung pada Agustus 2028.
"Untuk penyambungan atau penyelesaian trase ini, saya sudah berdiskusi dengan Asisten Keuangan, dengan Ibu Eli, dan juga dengan Jakpro, kita akan mulai tahun depan ini dan dananya sudah tersedia, dan diharapkan selesai pada bulan Agustus 2028," kata Pramono di Stasiun LRT Manggarai, Kamis (13/8).
LRT Jakarta bakal hubungkan empat wilayah
Pramono meyakini LRT Jakarta akan menjadi salah satu moda transportasi publik yang banyak dimanfaatkan masyarakat di ibu kota.
Sebab, jalur tersebut nantinya menghubungkan empat wilayah kota administrasi di Jakarta, mulai dari Jakarta Utara, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, hingga Jakarta Pusat.
Berdasarkan hasil kajian, jumlah penumpang LRT Jakarta diproyeksikan mencapai 60 ribu orang per hari pada tahap awal setelah beroperasi hingga Manggarai.
Jumlah tersebut diperkirakan meningkat menjadi 80 ribu orang per hari ketika operasional LRT Jakarta dari Kelapa Gading ke Manggarai sudah normal.
Angka itu bahkan diperkirakan kembali meningkat setelah jalur LRT Jakarta tersambung hingga Dukuh Atas.
Baca juga:
Pramono Berniat Menaikkan Nilai Surat Utang, Buat Bangun LRT Manggarai-Dukuh Atas
Perjalanan Lebak Bulus–Kelapa Gading diproyeksikan sekitar 1 jam
Pramono menuturkan, waktu tempuh masyarakat dari Lebak Bulus menuju Kelapa Gading akan semakin singkat ketika LRT Jakarta sudah mencapai Dukuh Atas.
Ia menyebut waktu perjalanan dari Lebak Bulus ke Kelapa Gading atau sebaliknya hanya sekitar 1 jam.
Saya membayangkan kalau ini sudah sampai dengan Dukuh Atas, pasti akan lebih dari itu karena orang naik MRT misalnya dari Pondok Labu mau makan di Kelapa Gading, nggak butuh lebih dari satu jam. Turun di Dukuh Atas kemudian naik LRT ini hanya butuh 30 menit sehingga orang dari Jakarta Selatan dari mana pun pilihannya menjadi sangat banyak sekali,
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Menurut Pramono, konektivitas tersebut akan memberikan lebih banyak pilihan perjalanan bagi masyarakat dari berbagai wilayah Jakarta.
Jalur LRT disiapkan menuju JIS dan Stasiun Whoosh
Pengembangan jaringan LRT Jakarta tidak berhenti pada koneksi Manggarai–Dukuh Atas.
Pramono mengatakan Pemprov DKI Jakarta juga memiliki rencana menyambungkan jalur LRT dari Kelapa Gading menuju Jakarta International Stadium (JIS).
Selain itu, jalur LRT Jakarta juga direncanakan tersambung dari Velodrome menuju Stasiun Whoosh di Halim.
"Saya merencanakan setelah ini selesai, beroperasi, maka kami akan memikirkan dari Kelapa Gading sampai dengan JIS, kemudian dari Velodrome sampai dengan kereta cepat Whoosh yang ada di Halim," pungkasnya.
Baca juga:
LRT Jakarta Velodrome–Manggarai Capai 97,9 Persen, Ditargetkan Beroperasi Akhir Agustus 2026
Diketahui, LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome–Manggarai ditargetkan dapat beroperasi pada akhir Agustus 2026. Peresmian LRT Jakarta Fase 1B tersebut ditargetkan dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto. (Asp)