Kebakaran Bar di Swiss, Pejabat Akui Kegagalan Inspeksi Sebabkan Insiden Mematikan
Kebakaran Bar di Alpen, Swiss, Saksi Sebut Ada Ledakan di Lokasi.(foto: Instagram @newsinaimagination)
MERAHPUTIH.COM — OTORITAS lokal Swiss, pada Selasa (6/1), mengakui inspeksi keselamatan kebakaran tidak dilakukan selama lima tahun terakhir di bar tempat 40 orang tewas dan puluhan lainnya terluka dalam kebakaran saat perayaan Tahun Baru.
“Inspeksi berkala tidak dilakukan antara 2020 dan 2025. Kami sangat menyesalkan hal ini,” kata Wali Kota Crans-Montana Nicolas Feraud dalam konferensi pers di resor ski Pegunungan Alpen tersebut, lima hari setelah bencana di bar Le Constellation.
Pihak berwenang mengatakan mereka meyakini kebakaran bermula ketika para pengunjung yang merayakan Tahun Baru mengangkat botol sampanye dengan kembang api kecil (sparkler) yang terpasang. Akibatnya, api menyambar busa peredam suara di langit-langit ruang bawah tanah bar.
Dalam pernyataan yang disampaikan pada konferensi pers, dikutip The Korea Times, Pemerintah Kota Crans-Montana mengatakan telah menelaah seluruh dokumen dalam berkas yang diserahkan ke kantor jaksa wilayah Kanton Wallis setelah kebakaran tersebut. Dokumen-dokumen itu merinci prosedur administratif terkait dengan kepatuhan tempat usaha tersebut.
Baca juga:
Kebakaran Bar di Alpen, Swiss, Saksi Sebut Ada Ledakan di Lokasi
“Meskipun lebih dari 1.400 inspeksi kebakaran dilakukan di wilayah kota madya pada 2025 saja, dewan kota sangat menyesalkan temuan bahwa tempat usaha ini tidak menjalani inspeksi berkala antara 2020 dan 2025,” kata pernyataan itu.
Dewan kota menyatakan akan menunjuk lembaga eksternal khusus untuk memeriksa seluruh tempat umum dan akan melarang penggunaan perangkat piroteknik di dalam ruangan. “Pemerintah Kota Crans-Montana tetap berkomitmen penuh untuk mendukung para korban tragedi ini beserta keluarga dan orang-orang terdekat mereka, yang selalu ada dalam pikiran kami,” demikian pernyataan tersebut.
Pihak pemerintah berjanji akan terus melakukan segala upaya untuk memastikan tragedi seperti ini tidak pernah terulang.
Polisi Wallis pada Senin mengatakan telah mengidentifikasi seluruh 116 orang yang terluka dalam kebakaran tersebut, dengan 83 orang di antaranya masih dirawat di rumah sakit. Secara rata-rata, usia para korban tewas yakni 19 tahun.(dwi)
Baca juga:
Kebakaran Mematikan di Bar Swiss, Kembang Api di Botol Sampanye Diduga Jadi Penyebab
Bagikan
Berita Terkait
Kebakaran Bar di Swiss, Pejabat Akui Kegagalan Inspeksi Sebabkan Insiden Mematikan
Kebakaran di Resor Ski Swiss, Manajer Bar Resor Ski Diperiksa dalam Kasus Pidana
Kebakaran Mematikan di Bar Swiss, Kembang Api di Botol Sampanye Diduga Jadi Penyebab
Tarif MRT Jakarta Rp1 Berhasil Tarik 326.372 Pelanggan Saat Malam Tahun Baru, Blok M Hub Jadi Magnet Utama
Sisa Sampah Tahun Baru di Pulau Seribu Capai 2,9 Ton
Kebakaran Bar di Alpen, Swiss, Saksi Sebut Ada Ledakan di Lokasi
Bar di Pegunungan Alpen, Swiss, Terbakar saat Perayaan Tahun Baru, Puluhan Orang Tewas dan Sekitar 100 Luka-Luka
Ribuan Lilin Terangi Car Free Night Solo Sambut Tahun Baru 2026
Jakarta Hasilkan 132 Ton Sampah Malam Tahun Baru, Kawasan Tamansari Jadi Penyumbang Terbanyak
Jakarta Global City Penuh Cinta! Malam Tahun Baru 2026 Hasilkan Donasi Rp3,1 Miliar untuk Korban Bencana Sumatra