Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Pejabat Pajak Calonkan Diri Jadi Hakim Agung, Komisi III DPR Pertanyakan Motivasinya

Soffi Amira - Kamis, 13 Agustus 2026

MerahPutih.com - Anggota Komisi III DPR RI, Wayan Sudirta, heran melihat pejabat pajak Hari Sih Advianto mencalonkan diri sebagai Hakim Agung Kamar Tata Usaha Negara (TUN) khusus Pajak.

Wayan mempertanyakan alasan Hari memilih menjadi hakim meski telah memiliki karier sebagai pejabat pajak.

Hal itu disampaikan Wayan saat fit and proper test calon Hakim Agung di Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (13/8).

Baca juga:

DPR Seleksi 14 Calon Hakim Agung, Ad Hoc Ham dan Tipikor

Alasan Hari Sih Advianto Calonkan Diri Jadi Hakim Agung Dipertanyakan

Wayan awalnya menanyakan sejak kapan Hari memiliki keinginan menjadi hakim. Dia juga mempertanyakan alasan Hari meninggalkan karier di bidang perpajakan untuk menjadi hakim.

Sejak kapan saudara bercita-cita menjadi hakim? Dan kenapa mesti menjadi hakim? Padahal pejabat pajak itu bukan jabatan yang sembarangan. Kok ingin menjadi hakim? Kan tantangan menjadi hakim itu kan berat.

ujar Wayan

Politikus PDIP tersebut pun meminta Hari memberikan penjelasan lebih mendalam mengenai motivasinya. Menurut Wayan, hal itu diperlukan untuk meyakinkan Komisi III bahwa Hari layak menduduki posisi Hakim Agung.

"Saudara punya keyakinan yang tinggi untuk jadi hakim. Tapi kami perlu tahu, perlu cerita yang lebih menyentuh, kenapa saudara layak diloloskan sebagai Hakim Agung?" tanya Wayan.

Baca juga:

Prabowo Usulkan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI, DPR Segera Gelar Fit and Proper Test

Hari kemudian menjelaskan perjalanan kariernya. Ia mengaku, telah bergabung dengan Direktorat Jenderal Pajak sejak 1991 hingga 2009.

Setelah keluar dari posisi tersebut, Hari menjadi widyaiswara perpajakan. Lalu, ia bertugas mengajar dan memberikan pelatihan kepada para pegawai di pengadilan pajak.

Saya tenaga pengajar dan trainer untuk pegawai di pengadilan pajak, di Pusdiklat Perpajakan.

kata Hari

Hari mengatakan, dirinya kemudian mendaftar ketika mengetahui adanya rekrutmen calon hakim. Dia mengakui keputusan tersebut bukan bagian dari rencana karier sejak awal.

Hari Sih Advianto Beberkan Alasan Calonkan Diri Jadi Hakim Agung

Menurut Hari, latar belakang pendidikannya juga bukan hukum. Dia lebih lama bekerja di bidang akuntansi dan perpajakan.

"Memang betul tidak ada rencana sebenarnya, karena basic saya memang akuntansi. Jadi memang tidak di bidang hukum," ungkapnya.

Meski demikian, Hari mengaku mulai mempelajari hukum setelah mendapat kesempatan mencalonkan diri sebagai hakim. Dia bahkan melanjutkan pendidikan hingga jenjang S3 hukum.

"Setelah ada kesempatan itu, baru kami belajar hukum sampai akhirnya ambil S3 hukum," ujarnya.

Baca juga:

PPATK Dikerahkan Cek Rekening Calon Hakim Agung dan Hakim Ad Hoc

Hari akhirnya menjelaskan alasan dirinya ingin menjadi Hakim Agung. Dia menyebut keinginan tersebut berkaitan dengan upaya mengembangkan kemampuan sekaligus memberikan manfaat kepada masyarakat.

"Mengenai motivasi menjadi Hakim Agung, kita semua punya kewajiban mengembangkan talenta diri. Dan manusia yang paling baik adalah manusia yang bermanfaat bagi manusia lain," kata Hari.

"Saya hanya ingin jalankan hal tersebut agar yang saya miliki lebih bermanfaat," pungkasnya. (Pon)

Baca Artikel Asli