Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

PDIP: Asian Games Sukses Besar, Wajar Jokowi dapat 'Dobel' Bonus

Wisnu Cipto - Selasa, 04 September 2018

MerahPutih.com - PDIP menegaskan wajar jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapatkan bonus ganda elektabilitas dari keberhasilan Asian Games (AG) ke-18 tahun 2018 di Jakarta dan Palembang.

"Penyelenggaraan Asian Games tahun 2018, Indonesia bukan hanya sukses sebagai penyelenggara, tapi juga sukes meraih prestasi dengan perolehan 31 medali emas, 24 medali perak, dan 43 medali perunggu," kata Ketua DPP PDIP Andreas H Pareira, dikutip Antara, di Jakarta, Selasa (4/9).

Suasana closing ceremony Asian Games
Closing Ceremony Asian Games di GBK Jakarta (MP/Rizki Fitrianto)

Menurut Andreas, sejak semula sudah diduga bahwa penyelenggaraan Asian Games tahun 2018 ini akan sukses dan dapat menjadi salah satu langkah meningkatkan elektabilitas Presiden Jokowi.

"Sukses juga dapat diartikan bonus untuk Pememerintahan Presiden Jokowi. Sukses Asian Games 2018 bukan hanya pada penyelenggaraan tapi sukses prestasi, sehingga dapat disebut Pak Jokowi mendapat bonus ganda," imbuh politikus senior PDIP itu.

PDIP andreas
Ketua DPP PDI Perjuangan, Andreas Hugo Pareira. (MP/Ponco Sulaksono)

Anggota Komisi I DPR RI ini menegaskan, keberhasilan Asian Games 2018 ini harus diakui karena totalitas dukungan pemerintah melalui koordinasi yang efektif antarinstansi.

PDIP juga menyoroti peran penting Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun infrastruktur, Kementerian Pemuda dan Olahraga berperan membina cabang-cabang olahraga, Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) bertanggung jawab mengkoordinir kementerian terkait untuk merencanakan penyelenggaraan Asian Games, hingga pelaksanaan Asian Games yang diketuai panitia pelaksana profesional Eric Thohir.

Suasana Closing Ceremony Asian Games 2018 (MP/Rizki Fitrianto)

Tak hanya itu, Andreas juga mengapresiasi induk organisasi cabang-cabang olahraga yang berada di Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) maupun Komite Olahraga Internasional (KOI), membina dan melatih para atlet yang akan berkompetisi. "Semuanya berada dalam satu garis komando dari Presiden," tandas dia. (*)

Baca Artikel Asli