PDIP: Asian Games Sukses Besar, Wajar Jokowi dapat 'Dobel' Bonus

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Selasa, 04 September 2018
PDIP: Asian Games Sukses Besar, Wajar Jokowi dapat 'Dobel' Bonus

Presiden Jokowi menyerahkan pencairan bonus atlet Asian Games 2018. Foto: Setkab/Humas Jay

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PDIP menegaskan wajar jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapatkan bonus ganda elektabilitas dari keberhasilan Asian Games (AG) ke-18 tahun 2018 di Jakarta dan Palembang.

"Penyelenggaraan Asian Games tahun 2018, Indonesia bukan hanya sukses sebagai penyelenggara, tapi juga sukes meraih prestasi dengan perolehan 31 medali emas, 24 medali perak, dan 43 medali perunggu," kata Ketua DPP PDIP Andreas H Pareira, dikutip Antara, di Jakarta, Selasa (4/9).

Suasana closing ceremony Asian Games
Closing Ceremony Asian Games di GBK Jakarta (MP/Rizki Fitrianto)

Menurut Andreas, sejak semula sudah diduga bahwa penyelenggaraan Asian Games tahun 2018 ini akan sukses dan dapat menjadi salah satu langkah meningkatkan elektabilitas Presiden Jokowi.

"Sukses juga dapat diartikan bonus untuk Pememerintahan Presiden Jokowi. Sukses Asian Games 2018 bukan hanya pada penyelenggaraan tapi sukses prestasi, sehingga dapat disebut Pak Jokowi mendapat bonus ganda," imbuh politikus senior PDIP itu.

PDIP andreas
Ketua DPP PDI Perjuangan, Andreas Hugo Pareira. (MP/Ponco Sulaksono)

Anggota Komisi I DPR RI ini menegaskan, keberhasilan Asian Games 2018 ini harus diakui karena totalitas dukungan pemerintah melalui koordinasi yang efektif antarinstansi.

PDIP juga menyoroti peran penting Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun infrastruktur, Kementerian Pemuda dan Olahraga berperan membina cabang-cabang olahraga, Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) bertanggung jawab mengkoordinir kementerian terkait untuk merencanakan penyelenggaraan Asian Games, hingga pelaksanaan Asian Games yang diketuai panitia pelaksana profesional Eric Thohir.

Suasana Closing Ceremony Asian Games 2018 (MP/Rizki Fitrianto)

Tak hanya itu, Andreas juga mengapresiasi induk organisasi cabang-cabang olahraga yang berada di Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) maupun Komite Olahraga Internasional (KOI), membina dan melatih para atlet yang akan berkompetisi. "Semuanya berada dalam satu garis komando dari Presiden," tandas dia. (*)

#Jokowi #Asian Games 2018 #PDIP
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Akan Dipanggil sebagai Saksi Pelapor Fitnah Ijazah Palsu, Jokowi: Insya Allah Saya Hadir
Ayah Wapres Gibran Rakabuming Raka ni menegaskan pihaknya akan hadiri sidang asalkan surat panggilan diterima.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Akan Dipanggil sebagai Saksi Pelapor Fitnah Ijazah Palsu, Jokowi: Insya Allah Saya Hadir
Indonesia
Jokowi akan Dihadirkan dalam Sidang Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu yang Menjerat Roy Suryo dan Dr Tifa
Jaksa akan memanggil Jokowi dan Syarif di persidangan pada Kamis (5/11).
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Jokowi akan Dihadirkan dalam Sidang Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu yang Menjerat Roy Suryo dan Dr Tifa
Indonesia
Jokowi Dijadwalkan Jadi Saksi Sidang Hoaks Ijazah Palsu, Roy Suryo: Ditunggu Masyarakat Satu Indonesia
Jaksa akan menghadirkan Jokowi sebagai saksi dalam sidang Roy Suryo pekan depan. Roy menyebut kehadiran mantan presiden itu telah lama dinantikan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Jokowi Dijadwalkan Jadi Saksi Sidang Hoaks Ijazah Palsu, Roy Suryo: Ditunggu Masyarakat Satu Indonesia
Indonesia
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, belum tegas menyatakan dukungan Prabowo-Gibran dua periode. Gerindra pun menanggapi hal tersebut.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Indonesia
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Jokowi menegaskan negara Indonesia punya mekanisme demokrasi yang harus dilalui, sesuai dengan konstitusi serta sesuai aturan hukum yang berlaku.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Indonesia
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Ia mengatakan setiap negara memiliki sistem pendidikan berbeda-beda. Atas dasar tersebut, Wapres Gibran telah melalui tahapan pendidikan itu.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Indonesia
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Jokowi menyilakan untuk mengikuti mekanisme demokrasi yang tersedia.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Indonesia
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, merespons putusan MK soal ijazah Gibran Rakabuming Raka. Ia menegaskan, anak sulungnya itu kuliah sampai S1.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Indonesia
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Pernyataan itu disampaikan Jokowi menanggapi kemungkinan munculnya upaya pemakzulan Gibran setelah MK membacakan putusan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Bagikan