Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Para Wartawan, Jangan Malas Membaca

Eddy Flo - Selasa, 27 Maret 2018

MerahPutih.Com - Membaca dan menulis merupakan dua aktivitas yang saling mengandaikan. Tulisan yang bagus berasal dari bacaan yang bermutu, demikian sebaliknya bacaan yang bagus membuat tulisan jadi lebih berisi.

Atas dasar itu, Ikatan Wartawan Online (IWO) mengingatkan para wartawan untuk gemar membaca buku dan sumber lain, serta memperbanyak menulis artikel untuk meningkatkan kapasitasnya.

"Saya ingatkan untuk gemar membaca dan menulis apa saja. Jangan lupa wartawan dituntut memberikan kebenaran dan fakta," ujar Ketua IWO Jodhi Yudono di Jakarta, Senin (26/3).

Membaca, kata Jodhi Yudono, akan semakin membuka wawasan pewarta sehingga dapat membedakan isu hoaks atau berita bohong yang ada di media sosial.

Pihaknya menyebut telah memberikan sejumlah pelatihan kepada pewarta daring untuk meningkatkan kapasitas agar tidak terjebak pada isu politisasi SARA dan hoaks.

Ia pun mendorong para pewarta tidak hanya menulis berita, melainkan juga menyusun buku sebagai jejak kepada zaman dan upaya memperpanjang usia dengan dikenang melalui karya buku.

Jodhi Yudono menilai kini pewarta telah abai pada dunia kemanusiaan dan lebih tertarik mengikuti agenda dengan datang ke jumpa pers.

Untuk itu, IWO terbuka apabila diberi masukan yang membangun untuk meningkatkan kualitas para pewarta anggotanya.

"Iwo terbuka pada kritik karena yang menyehatkan organisasi ini salah satunya kritik dari kawan mahasiswa," tutur Jodhi seperti dilansir Antara.

Media daring arus utama diharapkan menjalankan perannya dalam menangkal konten negatif dan penyebaran hoaks di dunia maya, menjaga independensinya serta memberikan pencerahan kepada masyarakat.

Apalagi kini media daring merupakan media massa yang paling banyak menyentuh lapisan masyarakat.(*)

Baca Artikel Asli