Kejagung Resmi Tahan Febrie Adriansyah, Sebut Kasusnya Kriminalisasi

Soffi AmiraSoffi Amira - Sabtu, 25 Juli 2026
Kejagung Resmi Tahan Febrie Adriansyah, Sebut Kasusnya Kriminalisasi

Mantan JAM-Pidsus Febrie Adriansyah ditahan di Rutan KPK, Jumat (24/7) malam. (foto: Merahputih.com/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) mendesak Presiden RI, Prabowo Subianto, menyampaikan permohonan maaf setelah menyebut wartawan dan kelompok kritis sebagai "londo ireng" dalam pidatonya pada peringatan Hari Lahir ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

AJI menilai, penyebutan tersebut berpotensi mendiskreditkan profesi jurnalis dan mengaburkan fungsi pers sebagai penyampai fakta.

Baca juga:

PDIP Soroti Ucapan Prabowo soal 'Londo Ireng', Sebut Bisa Ancam Demokrasi

Istilah 'Londo Ireng' Dianggap Membela Kepentingan Asing

Sekretaris Jenderal AJI, Bayu Wardhana menyebutkan, istilah "londo ireng" memiliki konotasi sebagai orang Indonesia yang dianggap berkhianat atau lebih membela kepentingan asing dibandingkan kepentingan bangsanya sendiri.

Menurutnya, penyematan istilah itu kepada jurnalis merupakan tuduhan yang tidak berdasar.

Sebaiknya Presiden minta maaf soal ini dan memperbaiki pidato-pidatonya,

kata Bayu, Jumat (24/7)

Bayu menegaskan, jurnalis bekerja berdasarkan fakta dan kepentingan publik, bukan untuk melayani kepentingan pihak asing.

Ia mencontohkan pemberitaan mengenai kasus keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan bagian dari tugas pers mengawasi jalannya kebijakan publik.

Baca juga:

Kader PKB Pakai Kaus Prabowonomics, Presiden Prabowo: tidak Pantas Saudara Pakai Nama Saya

Menurut dia, kritik yang muncul melalui pemberitaan seharusnya dipandang sebagai masukan untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan, bukan dimaknai sebagai serangan terhadap pemerintah.

"Presiden jangan menyerang pembawa berita, tapi memperbaiki fakta yang buruk, misal dengan memperbaiki tata kelola MBG," ujarnya.

AJI Menilai Pernyataan Prabowo Berdampak pada Iklim Kebebasan Pers

AJI juga menilai pernyataan Presiden memiliki dampak serius terhadap iklim kebebasan pers. Bayu menyebut ucapan tersebut sejajar dengan pernyataan yang sebelumnya dilontarkan pengacara Hotman Paris Hutapea kepada wartawan, yang juga menuai kritik.

Lalu, AJI meminta Presiden memperbaiki cara berkomunikasi dengan publik dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.

Sebelumnya, saat berpidato dalam puncak peringatan Harlah ke-28 PKB di Jakarta Convention Center, Kamis (23/7), Prabowo menyebut masih ada "londo ireng" di era modern.

Baca juga:

Presiden Prabowo Tegaskan Pemerintah tidak Antikritik, tetapi bukan Fitnah

Menurutnya, istilah itu dapat merujuk kepada wartawan, jurnalis, pengamat, maupun lembaga swadaya masyarakat yang dinilai kerap mengkritik pemerintah.

Melalui pidato yang sama, Prabowo juga menyinggung pemberitaan mengenai sekolah yang rusak. Ia menilai media lebih memilih menyoroti sekolah yang belum diperbaiki dibandingkan ribuan sekolah yang telah direhabilitasi pemerintah. (Pon)

#Aliansi Jurnalis Independen #Prabowo Subianto #Wartawan #Kebebasan Pers
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Dicari Prabowo Tidak Ada, KDM Ternyata Ikut Padamkan Karhutla Ciremai: Juga Sudah Lapor ke Pak Seskab!
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) buka suara alasan absen saat dicari Presiden Prabowo. KDM mengaku fokus memimpin pemadaman karhutla Gunung Ciremai.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Oktober 2026
Dicari Prabowo Tidak Ada, KDM Ternyata Ikut Padamkan Karhutla Ciremai: Juga Sudah Lapor ke Pak Seskab!
Indonesia
Pemerintah Siapkan Rp 1,28 Triliun untuk Program Satu Orang Satu Rekening, Bakal Dapat Saldo?
Pemerintah menyiapkan anggaran Rp 1,28 triliun untuk program Satu Orang Satu Rekening. Simak target dan kriteria penerimanya.
Soffi Amira - Jumat, 23 Oktober 2026
Pemerintah Siapkan Rp 1,28 Triliun untuk Program Satu Orang Satu Rekening, Bakal Dapat Saldo?
Indonesia
Momen Kocak Prabowo Cari Gubernur Jabar KDM yang Absen di 'Kandang Sendiri' Hingga Goda Pramono Anung
Presiden Prabowo Subianto curi perhatian publik saat mencari keberadaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) yang absen di acara Rakornas TPAKD. Simak momen uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Oktober 2026
Momen Kocak Prabowo Cari Gubernur Jabar KDM yang Absen di 'Kandang Sendiri' Hingga Goda Pramono Anung
Indonesia
Survei Voxpol Center: Mayoritas Warga Yakin Pemerintahan Prabowo-Gibran Mampu Bawa Perubahan
Cek hasil survei kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran terbaru dari Voxpol Center. Mayoritas publik, sekitar 63,3 persen, yakin mereka mampu memimpin dan atasi masalah negara!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Oktober 2026
Survei Voxpol Center: Mayoritas Warga Yakin Pemerintahan Prabowo-Gibran Mampu Bawa Perubahan
Indonesia
Prabowo Tegaskan Politik Persatuan Nasional, Ajak Semua Elemen Bangsa Utamakan Rakyat
Presiden Prabowo Subianto menegaskan politik persatuan nasional dan mengajak seluruh elemen bangsa menjaga keberagaman serta mengutamakan kesejahteraan rakyat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
Prabowo Tegaskan Politik Persatuan Nasional, Ajak Semua Elemen Bangsa Utamakan Rakyat
Indonesia
Prabowo Tantang Balik Indeks MSCI: Bangsa Indonesia Pantang Mundur Hadapi Tekanan Asing
Presiden Prabowo Subianto tegaskan Indonesia tak gentar hadapi tekanan indeks MSCI terkait dinamika pasar modal. Cek 3 alasan MSCI soroti bursa saham RI di sini!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Oktober 2026
Prabowo Tantang Balik Indeks MSCI: Bangsa Indonesia Pantang Mundur Hadapi Tekanan Asing
Berita Foto
Relawan 98 Resolution Network Beberkan Gerak Nyata Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
Relawan 98 Resolution Network, Haris Rusly Moti (tengah) menyampaikan pandangan 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran di Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 21 Oktober 2026
Relawan 98 Resolution Network Beberkan Gerak Nyata Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
Indonesia
Perlinsos Digital Diluncurkan 10 November 2026, Pemerintah Incar Bansos Tepat Sasaran
Presiden RI, Prabowo Subianto, akan meluncurkan Perlinsos Digital pada 10 November 2026. Bansos diharapkan tepat sasaran.
Soffi Amira - Rabu, 21 Oktober 2026
Perlinsos Digital Diluncurkan 10 November 2026, Pemerintah Incar Bansos Tepat Sasaran
Indonesia
2 Tahun Prabowo-Gibran, Pengamat Pertanyakan Dampak Kebijakan ke Rakyat
Pengamat kini mempertanyakan kepercayaan publik terhadap dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
2 Tahun Prabowo-Gibran, Pengamat Pertanyakan Dampak Kebijakan ke Rakyat
Indonesia
Evaluasi 2 Tahun Prabowo-Gibran, Daya Beli hingga Lapangan Kerja Disorot
Evaluasi dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran menjadi momentum terhadap dampak kebijakan ekonomi.
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
Evaluasi 2 Tahun Prabowo-Gibran, Daya Beli hingga Lapangan Kerja Disorot
Bagikan