MerahPutih.com - Mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai mengkritik pidato Jokowi. Menurutnya, pidato Jokowi yang diberi nama Visi Indonesia tersebut, minim penegasan soal tiga hal yang justru sangat penting.
"Kalau titik pijakan kebijakan Presiden Jokowi di periode kedua adalah pidato Visi Indonesia kemarin, maka ada tiga persoalan serius yang luput dari sasaran Jokowi. Pertama adalah persoalan HAM, kedua penegakkan hukum dan ketiga pemberantasan korupsi," kata Pigai kepada wartawan, Selasa (16/7).
Baca Juga: Jenderal Polri Minta Komnas HAM Serahkan Data 32 Orang Hilang 22 Mei
Ketiga hal tersebut, terkesan tak dipandangan kebijakan Jokowi. Padahal tiga hal itulah yang ia anggap sudah ada di Nawacita, namun lemah dalam implementasinya.
Menurut Pigai, kalau Jokowi dengan pidato Visi Indonesianya ingin menjadikan negara Indonesia modern, tidak cukup hanya sebatas pemberantasan pungli dan persoalan ekonomi saja.
Baca Juga: Polri Lempar Bola Panas Ekspos Rusuh 22 Mei ke Komnas HAM dan Ombudsman
"Negara yang modern juga bersih dari korupsi dan menghargai HAM penduduknya, serta adil berwibawa dalam penegakkan hukum," jelas Natalius.
Oleh karena itu, dia mengatakan, kalau ketiga hal ini tidak dijadikan dasar oleh presiden, maka bisa dianggap pengabaian.
Baca Juga: Komnas HAM Tantang Polri Ungkap Otak Pelaku Kerusuhan 22 Mei
Dan bisa mengarah pada kerusakan fundamental tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara, karena tidak berlandaskan penegakkan hukum, HAM serta pemberantasan korupsi. (Knu)