Menteri Nyaleg, Pengamat: Bukti Kaderisasi Parpol Gagal

Jumat, 20 Juli 2018 - Eddy Flo

MerahPutih.Com - Masuknya nama sejumlah menteri dalam daftar bacaleg cukup menggambarkan kegagalan partai politik dalam melakukan pengkaderan.

Hal tersebut diungkapkan pengamat politik Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin, Jumat (20/7).

Menurut dia, bertumpunya kekuasaan pada segelintir orang membuktikan bahwa parpol gagal melakukan pengkaderan.

"Hanya berorientasi pada kekuasaan dan hanya bertumpu pada orang itu juga, kalau gak DPR, pemerintahan atau kepala daerah," ujarnya.

Hal itu juga yang terjadi saat ini, ramai-ramai partai politik mencalonkan menteri sebagai calon anggota legislatif.

"Makanya proses kaderisasi harus jalan sehingga semuanya bisa nyaleg tidak itu lagi-itu lagi. Karena power centris itu," ucap dia.

Bendera Partai Politik
Bendera Partai Politik peserta Pemilu (Foto: kpu.go.id)

Kinerja Tidak Terganggu? Pemerintah Harus Objektif

Tak bisa disangkal, terdaftarnya nama menteri dalam bursa caleg akan memberikan pengaruh pada birokrasi.

Penurunan kinerja birokrasi menjadi taruhan manakala bosnya ikut bertarung di pileg mendatang.

"Walaupun Itu selalu dibantah tidak akan mengganggu, tapi secara objektif itu menggangu walaupun alasannya hanya Sabtu, Minggu saja," kata Ujang.

Karena bagaimanapun, menurut Ujang, bukan tidak mungkin birokrasi akan turut disertakan turun ke dapil untuk memenangkan caleg.

"Birokrasi kementerian itu pasti akan taat dan akan turun juga bantu bosnya, ini tentunya membuat suasana tidak kondusif, cuma selalu dibantah. Faktanya tidak kondusif," tukasnya.

Terkait hal itu, Dia pun berharap ada sikap tegas dari Presiden menyikapi fenomena tersebut.(Fdi)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: PKB Kesal Sejumlah Kadernya Tiba-Tiba Pindah Partai Jelang Pileg 2019

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan