MerahPutih.com - Kasus dugaan korupsi berupa suap, gratifikasi, dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang menjerat eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, dinilai tak berdiri sendiri.
Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas menilai, masih ada kemungkinan oknum-oknum lain yang turut terlibat.
Ya, saya sangat curiga masih ada lagi oknum-oknum lain yang terlibat karena dengan dana yang begitu fantastis yang ditemukan oleh pihak Satgas Tipikor Polri ini.
kata Fernando kepada wartawan, Selasa (14/7)
Fernando pun menantang Febrie Adriansyah untuk membongkar apa yang sebenarnya terjadi.
"Kalaupun beliau sudah melakukan kesalahan sebagai permintaan maaf kepada masyarakat Indonesia seharusnya beliau membuka siapa-siapa saja sih yang memiliki,” tutur Fernando.
Baca juga:
KPK Buka Suara soal Usulan Mahfud MD Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Masih Pantau Penyidikan
Barang Bukti di Rumah Febrie Adriansyah Masih Jadi Misteri
Ia juga mencontohkan pernyataan Febrie yang menyebut sejumlah barang bukti yang disita di rumahnya sudah ada pemiliknya.
"Apalagi kan beliau sudah mengungkap, ada ada pemiliknya dan ada pertanggungjawabannya, ya silakan buka siapa-siapa aja itu gitu, kalau memang ada ke atas, ada ke samping, ada ke bawah, silakan buka," tegasnya.
Sebelumnya, Febrie Adriansyah ditetapkan sebagai tersangka korupsi berupa suap, gratifikasi, dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), terkait tiga perkara besar, yaitu PLTU Batu Bara, PT Asabri, dan Krakatau Steel, pada Sabtu (11/7). (knu)
Baca juga:
Kejagung Bantah Isu Tersangka Eks Jampidsus Febrie Umrah, Jamin Posisi Masih di Indonesia

