Merahputih.com - Rodri telah memutuskan masa depannya usai meninggalkan Manchester City. Peraih Balon D'or 2024 itu memilih Barcelona ketimbang menerima pinangan Real Madrid pada bursa transfer musim panas ini.
Meski sempat gencar dikaitkan dengan El Real sepanjang musim, pemain 30 tahun tersebut kabarnya sudah memberi tahu manajemen Real Madrid secara langsung bahwa fokus utamanya saat ini adalah berlabuh di Camp Nou.
Baca juga:
Barcelona Siapkan Kontrak Mewah Empat Tahun untuk Rodri, Jadi Pemain Termahal Era Hansi Flick
Sikap Profesional Real Madrid Dipuji Agen
Pernyataan resmi ini pertama kali disampaikan oleh agen Rodri melalui acara radio Spanyol El Larguero, yang kemudian dikutip oleh jurnalis transfer kenamaan, Fabrizio Romano, di akun X miliknya.
Dalam pernyatannya, sang agen menyampaikan apresiasi tinggi terhadap cara manajemen Real Madrid merespons keputusan ini.
Pihak Madrid dinilai sangat elegan, profesional, dan tetap menunjukkan rasa hormat meski target utama mereka akhirnya membelot ke sang rival abadi.

Langkah ini jelas menjadi angin segar bagi Blaugrana, sekaligus pukulan telak buat proyek masa depan Real Madrid.
Pukulan Telak untuk Manchester City dan Enzo Maresca
Kehilangan sosok sentral seperti Rodri bukan perkara sepele bagi Manchester City. Terlebih lagi, sang gelandang bertahan baru saja membuktikan kapasitasnya sebagai yang terbaik di dunia pada gelaran Piala Dunia lalu.
Selama berkostum The Citizens, Rodri mengukir deretan prestasi gemilang:
-
Mempersembahkan 4 gelar Premier League.
-
Mencetak gol tunggal penentu kemenangan di final Liga Champions 2022/2023 melawan Inter Milan saat merengkuh treble winner.
Meskipun City sudah mendatangkan Elliot Anderson sebagai langkah antisipasi, kehadiran sosok pemimpin sekelas Rodri tentu sulit tergantikan. Pelatih anyar City, Enzo Maresca, diprediksi bakal menghadapi tantangan berat di musim pertamanya.
Baca juga:
Barcelona Tantang Real Madrid untuk Datangkan Rodri, Manchester United Ikut Kena Dampaknya
Era Baru di Etihad Stadium
Musim 2026/2027 dipastikan menjadi awal wajah baru bagi skuad Sky Blues. Pasca era Pep Guardiola berakhir, pilar-pilar senior seperti Bernardo Silva, John Stones, dan kini Rodri, memilih melangkah ke babak baru dalam karier mereka.
Musim transisi ini bakal menentukan sejauh mana konsistensi Manchester City di level tertinggi.

