MerahPutih.com - Ketua DPR RI Puan Maharani mengajak masyarakat menjadikan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah sebagai momentum memperkuat silaturahmi dan tali persaudaraan.
Puan menekankan bahwa Idul Fitri merupakan momen sakral yang tidak hanya menandai kemenangan spiritual, tetapi juga memperkokoh kebersamaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Indonesia adalah rumah bagi keberagaman. Mari kita jadikan semangat Idul Fitri ini sebagai pemicu untuk semakin memperkuat kebersamaan dan toleransi, menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, serta menjaga persatuan bangsa," kata Puan dalam keteranganya di Jakarta dikutip Senin (31/3).
Menurut Puan, dengan persatuan, maka upaya membangun Indonesia bisa lebih cepat.
"Di tengah berbagai tantangan yang kita hadapi, hanya dengan persatuan dan semangat gotong royong, kita dapat membangun Indonesia yang lebih maju dan sejahtera," jelas Puan.
Baca juga:
Prabowo Maknai Idul Fitri sebagai Kekuatan Memperkokoh Persatuan dan Memperkuat Solidaritas
Puan juga berharap momentum Idul Fitri dapat menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, menghormati perbedaan, dan bersama-sama menciptakan kehidupan yang harmonis.
"Semoga kita semua dapat mengambil hikmah dari bulan suci Ramadan dan menjadikannya sebagai bekal untuk terus mempererat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, serta menjaga kebersamaan di tengah keberagaman bangsa kita," kata Puan.
Secara khusus, cucu Bung Karno tersebut mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk menjadikan perbedaan sebagai kekuatan. Menurut Puan, harmoni dalam perbedaan dapat berkontribusi dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
"Semoga Idul Fitri membawa semakin banyak keberkahan serta kesuksesan bagi bangsa dan negara Indonesia," kata dia.
Baca juga:
Idul Fitri 1446 H, Kapolri: Semoga Semua Dosa dan Kesalahan Dibersihkan
Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) resmi menetapkan Idulfitri 1 Syawal 1446 Hijriah jatuh pada hari Senin, 31 Maret 2025. Keputusan ini berdasarkan hasil sidang isbat yang merupakan penentu pelaksanaan ibadah shalat pada Hari Raya Idul Fitri bagi umat Muslim di Indonesia. (Knu)