Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup

Kodak Banting Setir Jualan Vaksin Virus Corona

Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2020

SETELAH mendominasi di industri fotografi dunia, kini Kodak beralih fungsi dari produsen kamera menjadi produsen obat. Perusahaan yang didirikan George Eastman ini dikabarkan telah mendapatkan pinjaman sebesar US$765 juta atau setara dengan Rp11,2 triliun dari pemerintah AS.

Dilansir laman The Washington Post, perusahaan yang telah berdiri sejak 1888 tersebut berencana mendirikan divisi baru, yaitu Kodak Pharmaceuticals. Divisi baru itu akan lebih fokus membuat bahan-bahan yang digunakan dalam memproduksi obat generik untuk membantu melawan virus corona.

BACA JUGA:

Bugatti Hadirkan Mobil Anak-Anak Seharga Rp511 juta, Intip Yuk Detailnya

Setelah kabar mengenai Kodak mendapatkan persetujuan dan pinjaman dari pemerintahan AS untuk melaksanakan rencana ini, harga saham perusahaan yang terkenal akan gaya kamera analog tersebut ikut melonjak hingga lebih dari 60%.

obat
Kodak mendapat pinjaman dari pemerintah AS untuk produksi vaksin.(Pexels_Pixabay)

Salah satu alasan pemerintah AS memberikan pinjaman kepada Eastman Kodak Company ialah untuk mengurangi ketergantungan pada negara asing dalam mendapatkan suplai medis. Maka dari itu, pemerintah AS ingin memproduksi obat-obat organik untuk warganya sendiri.

Rencana itu telah mendapatkan dukungan penuh dari Presiden AS Donald Trump. Seperti dilansir laman Cnet, Trump telah memberikan perintah langsung kepada Korporasi Keuangan Pembangunan Internasional AS untuk segera menandatangani surat persetujuan pinjaman tersebut. Menurut Trump, hal itu merupakan salah satu kesepakatan paling penting dalam sejarah industri farmasi AS. Bahkan, Trump menyebut Kodak sebagai perusahaan hebat Amerika.

kodak
Kodak akan memproduksi vaksin generik.(Foto: Information Palace)


Setelah mendapat dukungan penuh dari pemeintahan AS, Kodak Pharmaceuticals berencana memproduksi obat dengan skala besar. Produksi itu diperkirakan membutuhkan tiga atau empat tahun untuk mencapainya. “Kodak bangga bisa menjadi bagian dari penguatan kemandirian AS dalam memproduksi bahan-bahan obat penting yang dibutuhkan untuk membuat warga kita tetap aman,” kata Jim Continenza, Kepala Eksekutif Kodak, kepada Cnet.

Tak hanya Kodak, salah satu perusahaan fotografi besar lainnya, yaitu Fuji Film, dikabarkan juga tengah menggarap vaksin COVID-19. Vaksin itu akan segara diuji coba pada manusia.(bel)

BACA JUGA:

Lana Del Rey Merilis Konsep Anyar, Musikalisasi Puisi

Baca Artikel Asli