Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Kasatgas Targetkan Pertengahan Juni Kurva COVID-19 Melandai

Andika Pratama - Kamis, 27 Mei 2021

MerahPutih.com - Kunci mengendalikan kasus positif COVID-19 adalah dinilai dengan memperkuat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro.

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19, Ganip Warsito berharap, pertengahan bulan Juni 2021 mendatang, lonjakan kasus COVID-19 tidak terlalu meningkat.

Baca Juga

Terjadi Lonjakan Kasus COVID-19, Pemkab Klaten Tutup Semua Objek Wisata

"Kami tegaskan sekali lagi bahwa COVID-19 ini adalah musuh bersama. Jadi mari kita berjuang bersama-sama," kata Ganip, Kamis (28/5).

Ganip menyebutkan, saat ini sudah ada 5.994 tempat tidur yang telah disiapkan untuk menghadapi lonjakan kasus COVID-19 atau 1 tower di Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran Jakarta.

Selain itu terdapat sekitar 2 ribuan lebih tenaga kesehatan yang saat ini telah dipersiapkan untuk menanggulangi lonjakan kasus positif Covid-19 pascalibur Lebaran kemarin.

"Memang terjadi peningkatan rata-rata per harinya adalah 100 orang. Hari ini 175 orang, yang kemarin adalah 179 jadi ada penurunan empat kasus," tutur jenderal TNI bintang tiga ini.

Letjen TNI Ganip Warsito. ANTARA/HO-Puspen TNI
Ketua Satgas Penanganan COVID-19, Letjen TNI Ganip Warsito. ANTARA/HO-Puspen TNI

Ganip mengatakan, pihaknya masih mempelajari tren potensi lonjakan kasus pada dua pekan ke depan.

"Jadi di pertengahan Juni mudah-mudahan tidak terjadi lonjakan, karena kita sudah membuat satu strategi dan upaya untuk mencegah ini agar tidak membesar," urainya.

Sementara itu, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur merupakan kelurahan yang memiliki kasus positif aktif tertinggi di Jakarta.

Dari 267 kelurahan di Jakarta, hanya tersisa tiga kelurahan yang tidak memiliki kasus aktif positif. Berdasarkan data dari corona.jakarta.go.id, tercatat jumlah kasus positif aktif di Kelurahan Cilangkap sebanyak 139 kasus.

Sementara jumlah kasus suspect aktifnya sebanyak 65 orang dan kasus kontak erat aktif sebanyak 81 orang.

Salah satu penyebab Cilangkap menjadi kelurahan penyumbang kasus aktif terbanyak karena munculnya klaster Lebaran di salah satu RT-nya, yakni RT 003, RW 03.

Sebanyak 104 kasus positif COVID-19 ditemukan di RT 003 yang terjadi lantaran silaturahmi Lebaran lalu.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 67 orang menjalankan isolasi di RS Wisma Atlet, 20 orang dirujuk ke rumah sakit, dan 17 orang menjalankan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Selama mikro lockdown, warga dilarang keluar masuk RT kecuali untuk kepentingan mendesak. Segala kebutuhannya dipenuhi oleh Satgas mulai dari Satgas RT, RW, hingga Satgas tingkat kota dan provinsi.

Selain Cilangkap, salah satu kelurahan yang masuk dalam 5 besar kelurahan dengan kasus positif aktif tertinggi adalah Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Berdasarkan data corona.jakarta.go.id, Srengseng Sawah berada di urutan kelima kelurahan terbanyak kasus positif aktif, setelah Cilangkap, Pademangan Timur dan Cengkareng. (Knu)

Baca Juga

Cari Warga Positif COVID-19, Surabaya Gelar Operasi Swab Hunter

Baca Artikel Asli