Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Jabar Targetkan Vaksinasi Tahap I Selesai Akhir Februari

Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 16 Februari 2021

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan vaksinasi COVID-19 tahap I akan selesai akhir Februari 2021 ini. Setelah itu, vaksinasi akan dilanjutkan ke tahap 2. Vaksinasi Tahap I sasarannya SDM Kesehatan. Sementara vaksinasi tahap 2 sasarannya petugas publik dan lansia.

"Jabar diestimasikan yang akan divaksin yakni 36,2 juta orang," kata Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum di Aula Barat Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (15/2).

Uu yang juga Wakil Ketua Komite Kebijakan Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jabar menyatakan, jumlah keterisian tempat tidur ruang isolasi COVID-19 di 308 rumah sakit (RS) di Jabar mengalami penurunan.

Baca Juga:

Jalan Panjang Pulihkan Ekonomi Jika Pandemi COVID-19 Tidak Ditangani Serius

Per 14 Februari 2021, tingkat keterisian ruang isolasi atau Bed Occupancy Rate (BOR) rumah sakit berada di angka 58,84 persen, sesuai standar rujukan WHO yakni BOR kurang dari 60 persen. Hal itu pun menurun dari pekan sebelumnya di angka 63,38 persen.

"Tetapi ini pun belum sesuai yang diharapkan," kata Kang Uu.

Rinciannya, per 14 Februari 2021, Ruang Isolasi Hijau terisi 54,16 persen, Ruang Isolasi Kuning terisi 66,36 persen, Ruang Isolasi Merah terisi 61,98 persen, IGD terisi 60,42 persen, dan ICU terisi 26,00 persen.

Sementara BOR Pusat Isolasi se-Jabar adalah 50,20 persen, BOR Rumah Sakit Darurat COVID-19 Secapa AD sebesar 31,67 persen, RS Darurat Stadion Patriot Bekasi sebesar 26,79 persen, dan RS Lapangan COVID-19 Kota Bogor sebesar 85,71 persen.

Dalam sepekan terakhir, Jabar pun menambah tempat tidur (TT) ruang isolasi sebanyak 1.286 TT sebagai antisipasi lonjakan kasus. Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Jabar pun terus berupaya meningkatkan angka pengetesan.

Vaksinasi di Jawa Barat. (Foto: Antara)
Vaksinasi di Jawa Barat. (Foto: Antara)

"Jabar sampai 14 Februari total sampling adalah 1.032.854 dari kurang lebih 50 juta penduduk," kata Kang Uu.

Kang Uu menambahkan, sejumlah kriteria penanganan COVID-19 lainnya di Jabar juga membaik. Per 14 Februari 2021, tingkat kasus aktif COVID-19 di angka 14,47 persen, menurun dari pekan sebelumnya.

Selain itu, per 14 Februari 2021, Case Recovery Rate (CRR) atau tingkat kesembuhan di Jabar sebesar 84,31 persen, meningkat dari pekan sebelumnya.

Tingkat kematian (Case Fatality Rate/CFR) di Jabar per 14 Februari 2021 adalah 1,21 persen, sementara nasional adalah 2,7 persen. Angka Reproduksi Efektif (Rt) di Jabar per 10 Februari 2021 adalah 0,39 dengan rata-rata 14 hari terakhir sebesar 1,37.

Terkait level kewaspadaan, dari data periode 1 hingga 7 Februari 2021, terdapat satu daerah Zona Merah (Risiko Tinggi) di Jabar yakni Kota Bogor. Lainnya, terdapat 22 Zona Oranye (Risiko Sedang) dan 4 Zona Kuning (Risiko Rendah) di Jabar yakni Kabupaten Sukabumi, Majalengka, Sumedang, dan Subang. (Iman Ha/Jawa Barat)

Baca Juga:

WHO Keluarkan Izin Darurat Vaksin COVID-19 AstraZeneca-Oxford

Baca Artikel Asli