Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Iran dan AS Buka Babak Baru Pembicaraan Nuklir

Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 26 Februari 2026

MerahPutih.com - Pembicaraan terkait Nuklir Iran antara Teheran dan Washington berlangsung di tengah peningkatan kehadiran militer AS secara signifikan di kawasan Teluk Persia, bersamaan dengan serangkaian latihan militer terbaru yang dilakukan oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).

Oman mengonfirmasi dimulainya putaran baru perundingan nuklir tidak langsung antara Iran dan Amerika Serikat di Jenewa.

Pembicaraan tersebut dimulai bersamaan dengan pertemuan antara Menteri Luar Negeri Oman Badr Al-Busaidi dan Direktur Jenderal International Atomic Energy Agency (IAEA) Rafael Grossi, demikian disampaikan Kementerian Luar Negeri melalui platform media sosial X.

Busaidi menekankan, pentingnya peran IAEA yang “profesional dan teknis” serta “perlunya memastikan transparansi, kredibilitas, dan tata kelola yang tepat dalam prosedur yang relevan".

Baca juga:

RI Mulai Lirik Nuklir, DPR Ingatkan Jangan Cuma Fokus ke 1 Energi Terbarukan

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi memimpin delegasi diplomatik Iran dalam perundingan tersebut. Anggota delegasi termasuk Wakil Menteri Luar Negeri Urusan Politik Majid Takht-Ravanchi, serta tim ahli nuklir dan hukum.

Pihak Amerika, sama seperti putaran sebelumnya, dipimpin oleh Utusan Khusus AS Steve Witkoff dan menantu Presiden AS Donald Trump, Jared Kushner.

Teheran dan Washington telah menggelar dua putaran pembicaraan tidak langsung di bawah mediasi Oman sejak diplomasi nuklir kembali dimulai bulan lalu, menyusul upaya sejumlah negara kawasan, untuk meredakan ketegangan.

Setelah putaran sebelumnya di Jenewa, yang menyusul putaran pertama di Muscat, kedua pihak memberikan penilaian positif dan menyepakati “prinsip-prinsip panduan” yang menurut para negosiator Iran dapat membuka jalan menuju kemungkinan kesepakatan. (*)

Baca Artikel Asli