Timur Tengah Memburuk, Pemerintah Siapkan Rencana Evakuasi Pekerja Migran

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Juli 2026
Timur Tengah Memburuk, Pemerintah Siapkan Rencana Evakuasi Pekerja Migran

Perang AS-Iran di kawasan Timur Tengah. /ANTARA/Anadolu/py. (Anadolu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketegangan di kawasan Timur Tengah terus meningkat sejak Februari, ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan ofensif bersama terhadap Iran. Pada pertengahan bulan ini, pada Amerika Serikat kembali meningkatkan serangan ke Iran dan Iran melakan serangan balasan.

Pemerintah telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi, termasuk skema evakuasi, bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di kawasan Timur Tengah menyusul meningkatnya eskalasi keamanan di wilayah tersebut, kata Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin.

Pemerintah saat ini terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di negara-negara terkait untuk memastikan setiap langkah penanganan dilakukan sesuai prosedur diplomatik dan ketentuan yang berlaku karena melibatkan otoritas negara lain.

Kita sedang koordinasi ya, koordinasi dengan pihak KBRI kepada dengan Kemlu karena ini melibatkan otoritas negara lain. Jadi semuanya harus sesuai prosedural sesuai dengan hubungan diplomatik kita,

kata Menteri Mukhtarudin usai Rapat Kerja dengan Komisi IX DPR RI di Jakarta, Jumat (17/7).

Baca juga:

Pengiriman Uang Dari Pekerja Migran Indonesia Setara 1/9 Dari Cadangan Devisa

Selain Iran, lanjutnya, pemerintah juga mencermati perkembangan situasi di Timur Tengah. Menurut dia, sejumlah KBRI telah menyampaikan imbauan kepada WNI agar meningkatkan kewaspadaan menyusul memburuknya kondisi keamanan di kawasan Timur Tengah.

Khususnya yang di Abu Dhabi dan sekitarnya sudah diberikan semacam pengumuman ya dari KBRI agar melakukan kewaspadaan dan menjaga segala kemungkinan,

ucapnya.

Menteri Mukhtarudin menegaskan, pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif apabila situasi memburuk, termasuk skenario evakuasi dalam skala besar terhadap WNI yang berada di kawasan tersebut.

Prinsipnya pemerintah sudah koordinasi dengan menyiapkan langkah-langkah antisipasi jika terjadi sesuatu yang luar biasa, yang harus melakukan evakuasi yang besar ataupun penanganan yang besar terhadap warga negara Indonesia yang ada di sana, termasuk juga pekerja migran yang ada di kawasan Timur Tengah,

ucapnya.

#Iran #Perang #Timur Tengah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Dunia
Ketidakstabilan Timur Tengah Meningkat Usai Houthi Serang Bandara Riyadh
Von der Leyen memperingatkan bahwa serangkaian serangan tersebut berkontribusi pada meningkatnya ketidakstabilan di kawasan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
Ketidakstabilan Timur Tengah Meningkat Usai Houthi Serang Bandara Riyadh
Indonesia
PBB Kecam Serangan Houthi Tewaskan 12 Warga Sipil di Bandara Internasional King Khalid di Riyadh
Houthi melancarkan serangkaian serangan rudal dan drone terhadap bandara serta sejumlah fasilitas di Arab Saudi dalam beberapa hari terakhir.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
PBB Kecam Serangan Houthi Tewaskan 12 Warga Sipil di Bandara Internasional King Khalid di Riyadh
Dunia
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Isak tangis haru berbaur rasa trauma membuncah di San Diego Bay, California, saat kapal induk raksasa Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, akhirnya resmi berlabuh
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Oktober 2026
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Dunia
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Donald Trump menyinggung kemungkinan Iran melancarkan serangan terhadap kota di AS.
Yusuf Abdillah - Selasa, 06 Oktober 2026
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Dunia
Masuk Selat Hormuz Matikan Pelacak, 2 Kapal Minyak Supertanker Uni Emirat Arab Meledak
Dua kapal supertanker meledak di Selat Hormuz usai mematikan alat pelacak dan melanggar aturan navigasi di tengah ketatnya kendali maritim Iran.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Masuk Selat Hormuz Matikan Pelacak, 2 Kapal Minyak Supertanker Uni Emirat Arab Meledak
Dunia
Bersiap Kembali Lancarkan Serangan ke Iran, AS Kirim Baterai Rudal Patriot ke Arab Saudi dan Qatar
Trump mengatakan sedang mempertimbangkan untuk melanjutkan serangan udara dalam beberapa pekan mendatang.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 02 Oktober 2026
Bersiap Kembali Lancarkan Serangan ke Iran, AS Kirim Baterai Rudal Patriot ke Arab Saudi dan Qatar
Dunia
Perundingan Buntu, AS Usir Delegasi Iran
Gedung Putih sebelumnya mengharapkan adanya kemajuan dalam perundingan dengan Iran pada Senin pagi.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Perundingan Buntu, AS Usir Delegasi Iran
Dunia
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Araghchi juga mengungkapkan ketidakpercayaan Iran terhadap proses negosiasi dengan pemerintahan Trump.
Yusuf Abdillah - Senin, 28 September 2026
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Dunia
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Senat AS menolak resolusi DPR yang memerintahkan Presiden Donald Trump mengakhiri konflik dengan Iran. Ketegangan militer di Selat Hormuz berlanjut.
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Indonesia
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar, Syekh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, menyerukan dibentuknya kerangka kerja keamanan regional yang menyatukan negara-negara Teluk dan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Bagikan