Baku Tembak Terbaru Rudal AS Vs Iran di Selat Hormuz, Bandar Abbas Membara

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Baku Tembak Terbaru Rudal AS Vs Iran di Selat Hormuz, Bandar Abbas Membara

Perang AS-Iran di kawasan Timur Tengah. /ANTARA/Anadolu/py. (Anadolu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Ketegangan di Selat Hormuz kembali memuncak. Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) dilaporkan terlibat baku tembak dengan pasukan Amerika Serikat, Rabu (15/7).

Dikutip Kantor Berita Tasnim, Pejabat Hormozgan membenarkan Bandar Abbas menjadi target serangan terbaru rudal AS. Terdengar ledakan keras hingga menyebabkan langit Kota pelabuhan itu merah membara.

Baca juga:

Trump Blokade Selat Hormuz, Akan Terapkan Biaya Keamanan 20 Persen Atas Kargo

Situs berita Mehr juga melaporkan ledakan di timur Sirik terkait pertempuran di Teluk Persia dan kota-kota pesisir Iran lainnya.

Pulau-pulau di selatan Iran juga menjadi sasaran tembak militer AS. Sebaliknya, IRGC dilaporkan terus melakukan serangan balasan ke arah perairan Selat Hormuz

Target CENTCOM Lemahkan Mobilitas Iran di Selat Hormuz

AS juga terus melanjutkan blokade angkatan laut terhadap kapal yang melintas ke dan dari pelabuhan Iran. Lebih dari 20 kapal perang dan ratusan pesawat militer dikerahkan di kawasan Timur Tengah.

Baca juga:

Iran dan AS Gencatan Senjata, Puluhan Kapal Antre Masuk Selat Hormuz

Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) menyatakan serangan terbaru itu ditujukan untuk melemahkan kemampuan Iran menyerang kapal komersial di Selat Hormuz.

Pasukan Amerika tetap waspada, mematikan, dan siap,

Komando Pusat Milter AS CENTCOM.

AS dan Iran Abaikan Nota Perdamaian

Gelombang ledakan baru ini terjadi meski Pakistan telah memediasi nota kesepahaman perdamaian antara AS dan Iran yang diteken sebelumnya.

Baca juga:

Iran dan AS Kembali Memanas, Pengiriman Minyak Lewat Selat Hormuz Melambat

Namun, kini kedua pihak kembali saling serang. Akibatnya, situasi perairan Selat Hormuz yang menjadi jalur vital perdagangan energi dunia itu kini semakin genting. (*)

#Iran #Amerika Serikat #Selat Hormuz
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Saksi mata memberi tahu media lokal bahwa mereka melihat seorang pria terlempar dari wahana tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Dunia
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Isak tangis haru berbaur rasa trauma membuncah di San Diego Bay, California, saat kapal induk raksasa Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, akhirnya resmi berlabuh
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Oktober 2026
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Dunia
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Nidal Malik Hasan divonis bersalah karena telah membunuh 13 rekannya sesama tentara AS di sebuah pangkalan militer di Texas pada 2009.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Indonesia
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
"Mereka juga telah melakukan PHK terhadap 6.000 pekerja Amerika dan menggantinya dengan 6.300 pekerja pemegang visa H-1B," kata Vance.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
Dunia
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Gubernur New York Kathy Hochul resmi menetapkan status darurat bencana akibat ledakan wabah campak hingga 4 November 2026. Simak peringatan penting ini!
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Oktober 2026
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Dunia
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Donald Trump menyinggung kemungkinan Iran melancarkan serangan terhadap kota di AS.
Yusuf Abdillah - Selasa, 06 Oktober 2026
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Dunia
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Rektor Cornell University menggambarkan dugaan yang disampaikan perempuan tersebut, yang diidentifikasi sebagai Jane Doe, sebagai hal yang ‘sangat meresahkan’.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Dunia
Kasus Pemerkosaan Cornell University, Rektor Dukung Pemeriksaan Eksternal
Korban mengklaim ia dicekoki ketamin, dianiaya, dan diperkosa tujuh anggota fraternity Chi Phi.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Kasus Pemerkosaan Cornell University, Rektor Dukung Pemeriksaan Eksternal
Dunia
AS Siapkan Tambahan Pasukan dan Pesawat Militer ke Israel, Ada Apa?
Amerika Serikat (AS) dikabarkan tengah menyiapkan pengerahan tambahan pasukan dan pesawat militer ke Israel.
Yusuf Abdillah - Senin, 05 Oktober 2026
AS Siapkan Tambahan Pasukan dan Pesawat Militer ke Israel, Ada Apa?
ShowBiz
Dari Brooklyn ke Fort Dix, Sean 'Diddy' Combs Tetap Jadi 'Raja' Meski Terjerat Kasus Prostitusi
Dugaan kepemilikan zat terlarang dan obat resep ilegal kembali mencoreng reputasi Sean 'Diddy' Combs di penjara.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Dari Brooklyn ke Fort Dix, Sean 'Diddy' Combs Tetap Jadi 'Raja' Meski Terjerat Kasus Prostitusi
Bagikan