Selat Hormuz Panas Lagi, Serangan Balasan Iran Hantam Pangkalan Militer AS di 3 Negara Arab

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 13 Juli 2026
Selat Hormuz Panas Lagi, Serangan Balasan Iran Hantam Pangkalan Militer AS di 3 Negara Arab

Ilustrasi rudal Iran. /ANTARA/Anadolu/py. (Anadolu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketegangan di Timur Tengah, khususnya kawasan Selat Hormuz kembali memuncak. Senin (13/7), Iran melalui Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) meluncurkan serangan balasan ke pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di tiga negara Arab, meliputi kawasan Yordania, Bahrain, dan Kuwait.

Pemerintah Iran menegaskan serangan ke tiga negara itu disebut sebagai respons atas serangan udara AS terhadap provinsi pesisir Iran sehari sebelumnya.

Baca juga:

IRGC Kembali Blokade Total Selat Hormuz dan Tembak Kapal Pelanggar, Rute Kapal Tanker Dunia Berubah Total

Sehari sebelumnya, Komando Pusat AS (CENTCOM) dalam pernyataan resminya mengakui telah melancarkan serangan baru dengan target sistem pertahanan udara, situs radar pesisir, serta kemampuan rudal dan drone Iran.

Telah menyelesaikan gelombang baru serangan ofensif terhadap Iran,

Komando Pusat AS (CENTCOM)

3 Tahap Serangan Balasan Iran

Dalam pernyataan resmi yang dipublikasikan Sepah News, IRGC menyebut tahap pertama operasi balasan menyasar Pangkalan Udara Pangeran Hassan di Yordania. Rudal dan drone Iran diklaim membakar silo rudal besar serta tangki bahan bakar di pangkalan AS itu.

Baca juga:

Rupiah Hancur Lebur Tembus Rp18.109 Per Dolar AS Sore Ini akibat Perang Rudal Amerika-Iran

Tahap kedua serangan diarahkan ke pangkalan AS di Sheikh Isa, Bahrain. Dilansir Antara, IRGC menyebut berhasil menghancurkan pusat perawatan dan perbaikan helikopter, hanggar pesawat pengintai P-8, serta pusat komando dan kendali drone.

Tahap ketiga operasi balasan Iran menyasar pangkalan AS di Kuwait. IRGC mengklaim menghancurkan depot bahan bakar, sistem pertahanan udara Patriot, serta fasilitas radar FPS. Serangan ini memperlihatkan cakupan luas operasi balasan Iran terhadap aset militer AS di kawasan.

Baca juga:

Dalam 48 Jam, Iran Serang Pangkalan AS di Timur Tengah Dengan Rudal dan Drone Skala Besar

Fakta di Balik Bentrokan Terbaru AS VS Iran

  • Pemicu: Serangan udara AS ke provinsi pesisir Iran setelah IRGC mencegat dua kapal di Selat Hormuz.
  • Balasan Iran: Serangan rudal dan drone ke pangkalan AS di Yordania, Bahrain, dan Kuwait.
  • Target: Silo rudal, tangki bahan bakar, pusat perawatan helikopter, hanggar pesawat P-8, pusat komando drone, depot bahan bakar, sistem Patriot, radar FPS.
  • Respons AS: CENTCOM klaim serangan ofensif baru terhadap sistem pertahanan Iran.
  • Situasi: Eskalasi konflik Selat Hormuz semakin meluas ke tiga negara Arab.

(*)

#Iran #Amerika Serikat #Timur Tengah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Badai Debu Menerpa Suriah, Langit Homs Berubah Merah
Fenomena itu menarik perhatian setelah sejumlah gambar dan video beredar.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
Badai Debu Menerpa Suriah, Langit Homs Berubah Merah
Dunia
AS Serang Dua Peluncur Rudal Iran di Pulau Larak, Konflik Kembali Memanas
Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan terhadap dua peluncur milik Iran di Pulau Larak.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
AS Serang Dua Peluncur Rudal Iran di Pulau Larak, Konflik Kembali Memanas
Dunia
Perang Dagang dengan Kanada Memanas, Donald Trump Ubah Nama Danau Ontario Jadi Lake America
Dalam sebuah video yang dibagikan melalui akun Truth Social, Trump tampak mencoret tulisan 'Lake Ontario' pada peta dan menggantinya dengan 'Lake America'.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Perang Dagang dengan Kanada Memanas, Donald Trump Ubah Nama Danau Ontario Jadi Lake America
Indonesia
Iran Mulai Siapkan Serangan ke Kepentingan Ekonomi AS di Timur Tengah
Penjualan minyak Iran telah kembali ke tingkat sebelum diberlakukannya sanksi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Iran Mulai Siapkan Serangan ke Kepentingan Ekonomi AS di Timur Tengah
Dunia
Hacker China Serang Jaringan Sensitif AS, NASA, The Fed, hingga Senat Jadi Target
Amerika Serikat mengungkap dugaan operasi peretasan yang dikaitkan dengan China.
Yusuf Abdillah - Kamis, 27 Agustus 2026
Hacker China Serang Jaringan Sensitif AS, NASA, The Fed, hingga Senat Jadi Target
Dunia
Amerika Luncurkan Perang Ekonomi, Presiden Iran Akui Negara Dalam Kondisi Terburuk
Teheran sedang menghadapi “kondisi terburuk” dalam perang ekonomi. Namun, negaranya tetap menjalankan berbagai proyek pembangunan
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 27 Agustus 2026
Amerika Luncurkan Perang Ekonomi, Presiden Iran Akui Negara Dalam Kondisi Terburuk
Dunia
AS Tekor, Fasilitas Intelijen di Timur Tengah Hancur Dibombardir Rudal Iran
Serangan rudal Iran menghancurkan fasilitas intelijen AS di Timur Tengah. Kerugian diperkirakan miliaran dolar AS.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
AS Tekor, Fasilitas Intelijen di Timur Tengah Hancur Dibombardir Rudal Iran
Indonesia
Iran Berhasil Rusak Fasilitas Intelijen dan Peralatan Pengawasan Amerika Serikat di Timur Tengah
NBC News melaporkan bahwa biaya untuk memulihkan fasilitas dan peralatan tersebut diperkirakan mencapai miliaran dolar AS.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
Iran Berhasil Rusak Fasilitas Intelijen dan Peralatan Pengawasan Amerika Serikat di Timur Tengah
Dunia
China Tolak Terlibat Dalam Perang Ekonomi ke Iran, AS Berikan Batas Waktu ke Berbagai Negara
Pemerintah China menyebut hubungan kerja samanya dengan Iran berada dalam kerangka internasional sehingga tidak boleh diganggu, termasuk oleh Amerika Serikat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
China Tolak Terlibat Dalam Perang Ekonomi ke Iran, AS Berikan Batas Waktu ke Berbagai Negara
Dunia
Kebakaran Hutan Dekati Reno, Nevada, Hampir 90.000 Warga Diminta Ngungsi
Sekitar 42.000 orang diperintahkan segera mengungsi, sedangkan 45.000 warga lainnya diminta bersiap meninggalkan rumah mereka.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
Kebakaran Hutan Dekati Reno, Nevada, Hampir 90.000 Warga Diminta Ngungsi
Bagikan