MerahPutih.com - Perayaan Tahun Baru China atau Imlek pada 2026 akan berlangsung pada 17 Februari. Menjelang momen tersebut, aktivitas ekonomi di China dipastikan melambat karena pemerintah menetapkan masa libur panjang selama sembilan hari.
Mengutip China Briefing, periode libur Festival Musim Semi berlangsung mulai 15 hingga 23 Februari 2026. Durasi ini menjadi yang terpanjang sepanjang sejarah perayaan Imlek di China.
Libur panjang tersebut berdampak pada berbagai sektor, termasuk manufaktur dan ekspor. Sejumlah pabrik menghentikan operasional sementara, sementara jutaan pekerja melakukan perjalanan pulang kampung dalam tradisi tahunan yang dikenal sebagai arus mudik terbesar di dunia.
Baca juga:
Long Weekend Imlek, inilah 10 Stasiun Kereta Api yang Paling Padat, Pasar Senen di Urutan Pertama
Rangkaian Perayaan Imlek Berlangsung 16 Hari
Secara tradisi, Tahun Baru Imlek tidak hanya dirayakan satu hari. Berdasarkan informasi dari China Highlights, rangkaian perayaan berlangsung selama 16 hari, dimulai dari malam pergantian tahun hingga puncaknya di Festival Lentera.
Persiapan bahkan telah dimulai sekitar dua minggu sebelum Malam Tahun Baru. Salah satu penanda awalnya adalah Festival Laba yang pada 2026 jatuh pada 26 Januari. Festival ini menjadi simbol pembuka rangkaian Festival Musim Semi.
Pada Festival Laba, masyarakat biasanya berdoa kepada leluhur dan para dewa untuk memohon keberkahan serta rezeki. Hidangan khas yang disajikan adalah bubur Laba.
Baca juga:
4 Rekomendasi Film Animasi Ramah Anak dan Keluarga Menemani saat Rayakan Imlek 2577 Kongzili
Tahapan berikutnya adalah perayaan Tahun Kecil atau xiǎo nián, yang pada 2026 jatuh pada 10 atau 11 Februari, tergantung wilayah.
Di wilayah utara China, Tahun Kecil dirayakan pada hari ke-23 bulan ke-12 kalender lunar. Sementara di sebagian besar wilayah selatan, perayaan berlangsung pada hari ke-24 bulan ke-12.
Momen ini menandai dimulainya persiapan intensif, termasuk tradisi membersihkan rumah sebagai simbol membuang kesialan dan menyambut keberuntungan di tahun baru. Masyarakat juga menyiapkan dekorasi merah, makanan khas, serta kebutuhan perayaan lainnya.
Baca juga:
KCIC Catat Lonjakan Penumpang Whoosh Selama Libur Panjang Imlek
Menjelang Malam Tahun Baru, tepatnya pada 10 hingga 16 Februari 2026, aktivitas belanja meningkat signifikan. Warga membeli makanan khas Imlek, camilan, pakaian baru, dekorasi, hingga kembang api.
Periode ini menjadi salah satu musim belanja terbesar di China setiap tahunnya. Namun di sisi lain, libur panjang juga berdampak pada rantai pasok global karena banyak pabrik menghentikan produksi sementara waktu. (Far)