Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Viral Haji Isam Disebut Jadi Koordinator Penanganan Karhutla Kalimantan, Mensesneg Langsung Bantah

Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026

MerahPutih.com - Kabar di media sosial (medsos) yang menyebut Presiden menunjuk pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam menjadi koordinator untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan dibantah pemerintah.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan informasi tersebut tidak benar atau merupakan informasi hoaks.

"Enggak ada. Tidak ada. Tidak benar itu," kata Prasetyo kepada wartawan di JCC, Jakarta, Minggu (23/8).

Baca juga:

BNPB Intensifkan OMC untuk Atasi Karhutla di Kalimantan, 30 Helikopter Disiagakan

Semua Pihak Diminta Bantu Tangani Karhutla

Prasetyo menuturkan, Presiden Prabowo Subianto meminta semua pihak ikut membantu menangani kebakaran hutan dan lahan di Indonesia.

Namun, ia menegaskan tidak ada penunjukan khusus terhadap Haji Isam sebagai koordinator penanganan karhutla di Kalimantan.

Pasalnya, kata dia, Haji Isam tidak memiliki wewenang secara khusus untuk mengatasi masalah kebakaran hutan dan lahan.

Bahwa semua pihak diminta ikut membantu, iya. Tapi kalau (Haji Isam) menjadi koordinator itu tidak, kan, karena kan kewenangannya bukan di situ,

Mensesneg, Prasetyo Hadi.

Prabowo Pimpin Rapat Penanganan Karhutla

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto terlihat memimpin rapat penanganan karhutla di Kalimantan Tengah pada Sabtu (22/8) kemarin.

Rapat tersebut digelar bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih untuk membahas langkah penanganan kebakaran hutan dan lahan.

Baca juga:

4 Perusahaan Terseret Karhutla Kalbar, Istana Ancam Cabut Izin Usaha

Dalam rapat tersebut, Prabowo mengarahkan pengerahan bantuan fasilitas pendukung pemadaman.

Bantuan tersebut meliputi empat helikopter water bombing, 100 unit pompa air, 2.000 unit Alat Pelindung Diri (APD), cangkul gepyok, sumur bor, hingga selang air. (Asp)

Baca Artikel Asli