Brunei Darussalam dan Malaysia Kompak Gunakan Mekanisme ASEAN Tanggapi Kabut Asap Karhutla Indonesia

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
Brunei Darussalam dan Malaysia Kompak Gunakan Mekanisme ASEAN Tanggapi Kabut Asap Karhutla Indonesia

Foto udara karhutla di Kelurahan Sepan, Penajam Paser Utara, Kaltim, pada Rabu (19/8) (ANTARA/ HO- BPBD Kabupaten PPU)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - BRUNEI Darussalam dan Malaysia sepakat menggunakan mekanisme ASEAN untuk menangani persoalan kabut asap lintas batas yang kembali melanda sejumlah wilayah di kawasan Asia Tenggara. Kesepakatan tersebut dibahas Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim bersama Sultan Brunei Sultan Hassanal Bolkiah dalam Konsultasi Pemimpin Tahunan ke-27 atau Annual Leaders Consultation (ALC-27) di Brunei Darussalam.

Anwar mengatakan kedua negara menilai mekanisme ASEAN menjadi jalur terbaik untuk mencari solusi atas persoalan kabut asap yang berdampak lintas negara.

"Kami berdua sepakat untuk menggunakan mekanisme ASEAN sebagai pilihan terbaik. Kami telah meminta Menteri Luar Negeri Datuk Seri Mohamad Hasan untuk menangani masalah ini," kata Anwar dalam konferensi pers penutup kunjungan kerja dua harinya ke Brunei dikutip Bernama.com, Senin (24/8).

Pertemuan tersebut berlangsung di Istana Nurul Iman. Anwar bersama delegasi Malaysia tiba sekitar pukul 11.00 waktu setempat untuk menghadiri ALC-27 bersama Sultan Hassanal Bolkiah.

Baca juga:

Setelah Tinjau Kalimantan, Prabowo Tinjau Penanganan Karhutla Sumatera



Malaysia Siapkan Jalur Diplomatik ASEAN


Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Malaysia Mohamad Hasan menyampaikan negaranya akan menggunakan jalur diplomatik melalui ASEAN untuk mencari penyelesaian terhadap kabut asap lintas batas yang berdampak pada sejumlah wilayah. Malaysia melalui Kementerian Sumber Daya Alam dan Keberlanjutan Lingkungan (NRES) juga akan mengirimkan surat resmi kepada Sekretariat ASEAN dalam waktu dekat.

Langkah tersebut dilakukan ketika kualitas udara di sejumlah wilayah Malaysia kembali memburuk akibat kabut asap yang diduga berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Berdasarkan data portal Sistem Manajemen Indeks Polusi Udara Malaysia (APIMS), belasan kota di Malaysia mengalami polusi udara parah akibat kabut asap. Kota yang kualitas udaranya memburuk signifikan yakni di Serian, Sarawak, mencatat indeks polusi udara (API) sebesar 190 pada pukul 09.00 waktu setempat.

Kota lain yang juga terpolusi yakni Kuching berada di angka 182, Samarahan 177, sedangkan Sarikei dan Sri Aman masing-masing 173.

Sementara itu, Sibu mencatat 161, Bintulu 157, serta Samalaju dan Mukah masing-masing 156. Miri dan Bukit Rambai, Melaka, juga tercatat berada di angka 151.(Tka)

Baca juga:

Enam Pesawat TNI AU Angkut 31 Ton Logistik dan 500 Pompa Air ke NTT-Kalimantan



Sumber Foto: website/mongabay

Foto warga yang dievakuasi akibat kebakaran dan kabut asap Karhutla

#Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla) #Kalimantan #Malaysia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Bukan Mereda! Titik Panas Makin Bertambah di Sumatera, Udara Sudah Sangat Tidak Sehat
Konsentrasi Partikulat dalam Indeks Standar Pencemaran Udara sejak Kamis dini hari masuk kategori sangat tidak sehat di atas 200 mikrogram per meter kubik.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Bukan Mereda! Titik Panas Makin Bertambah di Sumatera, Udara Sudah Sangat Tidak Sehat
Indonesia
Diduga Bakar Lahan, 12 Perusahaan di Sumatera Selatan Disegel
Sampel dari lokasi perusahaan yang telah disegel kini telah dikirim ke laboratorium untuk diperiksa.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
Diduga Bakar Lahan, 12 Perusahaan di Sumatera Selatan Disegel
Indonesia
Titik Panas Karhutla di Sumatera Melonjak, Ada 2.259 Titik
BMKG menyampaikan dengan kondisi asap yang masih tebal di Riau, pihaknya mengimbau untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap dampaknya pada kesehatan, terutama sistem pernapasan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
Titik Panas Karhutla di Sumatera Melonjak, Ada 2.259 Titik
Berita Foto
Kalahkan Vietnam 1-0, Malaysia Raih Juara Ketiga FIFA ASEAN Cup 2026
Selebrasi pemain Timnas Malaysia usai menang melawan Vietnam dalam FIFA Asean Cup 2026 di SUGBK, Senayan, Jakarta, Senin (5/10/2026).
Didik Setiawan - Senin, 05 Oktober 2026
Kalahkan Vietnam 1-0, Malaysia Raih Juara Ketiga FIFA ASEAN Cup 2026
Olahraga
Link Live Streaming Malaysia vs Vietnam di FIFA ASEAN CUP 2026: Misi Balas Dendam Harimau Malaya
Cari link streaming Malaysia vs Vietnam sore ini? Cek jadwal lengkap, prediksi susunan pemain, dan head to head perebutan juara 3 ASEAN Cup 2026 di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 05 Oktober 2026
Link Live Streaming Malaysia vs Vietnam di FIFA ASEAN CUP 2026: Misi Balas Dendam Harimau Malaya
Olahraga
Update Klasemen Asian Games 2026: Target 4 Medali Emas di Tangan, Indonesia Makin Dekat Geser Malaysia Tembus Top 10
Indonesia resmi mencapai target 4 emas Asian Games 2026 lewat Desak Made Rita, dan berpeluang menggeser Malaysia untuk masuk ke jajaran 10 besar klasemen.
Wisnu Cipto - Kamis, 01 Oktober 2026
Update Klasemen Asian Games 2026: Target 4 Medali Emas di Tangan, Indonesia Makin Dekat Geser Malaysia Tembus Top 10
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Indonesia
Oknum ASN hingga Sejumlah Korporasi Jadi Tersangka Karhutla di Kalteng
Pengungkapan perkara tersebut dilakukan melalui berbagai sumber informasi.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Oknum ASN hingga Sejumlah Korporasi Jadi Tersangka Karhutla di Kalteng
Indonesia
113.336 Kasus ISPA akibat Karhutla, DPR Minta Pemerintah Perkuat Respons Kesehatan
Kemenkes mencatat 113.336 kasus ISPA akibat karhutla hingga 9 September 2026. DPR meminta pemerintah memperkuat layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
113.336 Kasus ISPA akibat Karhutla, DPR Minta Pemerintah Perkuat Respons Kesehatan
Indonesia
Jepang Akhiri Misi Padamkan Kathutla di Indonesia
Helikopter-helikopter tersebut telah melaksanakan lebih dari 40 kali operasi pemadaman kebakaran udara
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Jepang Akhiri Misi Padamkan Kathutla di Indonesia
Bagikan