MerahPutih.com - Enam pesawat TNI Angkatan Udara (TNI AU) diberangkatkan pada Senin (24/8) untuk mendistribusikan kebutuhan pangan serta peralatan pendukung penanganan bencana ke Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Kalimantan.
Pengiriman bantuan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI Prabowo Subianto agar penanganan bencana dilakukan secara cepat dan terkoordinasi. Pemerintah juga memastikan bantuan yang dikirim dapat diterima masyarakat yang membutuhkan.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan, Senin (24/8), seluruh unsur yang terlibat harus memastikan distribusi logistik berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.
Arahan Presiden Prabowo sangat jelas, penanganan harus dilakukan secara cepat dan terpadu. Setiap unsur harus memastikan bantuan logistik benar-benar sampai dan diterima masyarakat yang membutuhkan,
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya.
Tiga Pesawat Bawa 31 Ton Logistik ke NTT
Tiga pesawat TNI AU diterbangkan menuju wilayah terdampak gempa di NTT dengan tujuan Labuan Bajo dan Maumere.
Pesawat-pesawat tersebut membawa 31 ton logistik siap konsumsi. Bantuan terdiri dari biskuit, wafer, protein bar, roti, serta berbagai kebutuhan pangan lainnya.
Selain kebutuhan pangan, sejumlah mainan untuk anak-anak turut dibawa dalam pengiriman bantuan tersebut.
Distribusi melalui jalur udara dilakukan untuk mempercepat mobilisasi kebutuhan bagi masyarakat di wilayah terdampak.
Baca juga:
Tiga Pesawat Kirim 500 Mesin Pompa ke Kalimantan
Sementara itu, tiga pesawat lainnya diarahkan menuju Kalimantan. Masing-masing pesawat memiliki tujuan Pontianak, Palangkaraya, dan Banjarmasin.
Ketiganya mengangkut 500 unit mesin pompa air yang merupakan bagian dari rencana distribusi 2.000 unit pompa secara bertahap.
Peralatan tersebut disiapkan untuk memperkuat penanganan kebakaran di sejumlah wilayah Kalimantan.
Setiap mesin pompa dilengkapi selang atau pipa dengan panjang mencapai satu kilometer. Peralatan itu dapat digunakan untuk mendukung proses pemadaman di lapangan.
Baca juga:
Prabowo Kirim 1.200 Prajurit TNI dari Jawa ke Kalimantan Perang Lawan Asap
Percepat Mobilisasi Bantuan Bencana
Pengiriman bantuan melalui jalur udara diharapkan dapat mempercepat mobilisasi logistik dan peralatan ke wilayah yang membutuhkan.
Langkah tersebut sekaligus memperkuat dukungan bagi petugas serta masyarakat yang berada di lokasi terdampak bencana di NTT dan Kalimantan. (Asp)