MerahPutih.com - Badab Nasional Penanggulanan Bencana (BNPB) menetapkan enam provinsi sebagai wilayah prioritas penanganan karhutla, yakni Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat.
Presiden Prabowo Subianto tiba di Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Riau, Senin, untuk meninjau langsung kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan memastikan penanganan terkoordinasi serta dilakukan dengan cepat.
Presiden Prabowo tiba di Lanud Roesmin Nurjadin pada pukul 10.50 WIB yang disambut Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.
Presiden kemudian menaiki kendaraan taktis produksi dalam negeri Maung MV3 menuju gedung Lanud Roesmin Nurjadin untuk mengikuti rapat penanganan karhutla di Posko Aju Provinsi Riau, Kota Pekanbaru.
Baca juga:
Setelah Tinjau Kalimantan, Prabowo Tinjau Penanganan Karhutla Sumatera
Dalam rapat tersebut, pembahasan diawali dengan penjelasan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) daerah Provinsi Riau mengenai kondisi dan penanganan karhutla di wilayah tersebut.
Kunjungan Presiden Prabowo ke Riau merupakan rangkaian peninjauan penanganan karhutla di Sumatera setelah sebelumnya Presiden memantau penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan. Pemerintah menetapkan Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan sebagai wilayah prioritas penanganan karhutla di Sumatera.
Rapat tersebut dibuka oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Dalam pembukaannya, Teddy menyampaikan bahwa rapat penanganan karhutla di Posko Aju Provinsi Riau dihadiri sejumlah menteri, Panglima TNI, Kapolri, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), serta pimpinan daerah dan pejabat terkait di Riau.
Selain itu, hadir pula peserta rapat dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan perangkat terkait lainnya.