Merahputih.com - Aparat gabungan terus melacak keberadaan sembilan perempuan warga Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, yang disandera oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB).
Aksi penyanderaan warga sipil di Jila ini memicu operasi pencarian intensif oleh TNI demi membebaskan para korban dan mengembalikan mereka dengan selamat ke pihak keluarga.
Baca juga:
Aparat Sita Senjata Api Usai Kontak Tembak di Yahukimo, 3 Anggota KKB Tewas
Komandan Korem (Danrem) 173/PVB Brigjen TNI Vivin Alivianto mengonfirmasi bahwa aksi keji KKB Kodap III Ndugama tersebut awalnya menyasar 11 orang mama-mama dan anak perempuan.
Situasi keamanan di Papua Tengah kini menjadi fokus utama, mengingat dua dari total korban sempat ditembak hingga satu orang meninggal dunia dan satu lainnya terperosok ke jurang sebelum berhasil dievakuasi ke RSUD Timika.
Kronologi Penyanderaan dan Korban Penembakan

Insiden penyanderaan ini berlangsung pada kurun waktu 16–17 Agustus. Dalam aksi penyerangan tersebut, para anggota KKB membawa paksa 11 warga sipil dari pemukiman mereka. Dua di antaranya ditembak oleh pelaku saat kejadian.
Kami terus berupaya mencari agar dapat memulangkan mereka dan kembali ke tengah keluarganya,
kata Brigjen TNI Vivin Alivianto.
Satu korban penembakan (seorang mama) dilaporkan meninggal dunia di tempat. Sementara itu, satu korban lainnya berhasil selamat meski terperosok ke dalam jurang saat insiden terjadi. Tim gabungan telah berhasil mengevakuasi korban selamat tersebut pada Jumat (21/8) untuk mendapatkan perawatan medis intensif di rumah sakit Timika.
Diduga Dilakukan Kelompok KKB Kodap III Ndugama
Berdasarkan analisis intelijen dan pemetaan wilayah, pergerakan para pelaku mengarah pada kelompok KKB Kodap III Ndugama. Lokasi markas atau basis kelompok ini diperkirakan berjarak sekitar dua hari perjalanan kaki dari Distrik Jila.
Mereka yang dibawa KKB selain mama-mama juga ada anak perempuan dan berharap dapat segera dipulangkan agar berkumpul kembali dengan keluarga,
kata Brigjen TNI Vivin Alivianto.
| Informasi Kejadian | Detail |
| Lokasi Kejadian | Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah |
| Waktu Insiden | 16–17 Agustus |
| Kelompok Pelaku | KKB Kodap III Ndugama |
| Jumlah Korban Disandera | 9 Orang (Mama-mama & anak perempuan) |
| Status Korban Lainnya | 1 Meninggal Dunia, 1 Dirawat di RSUD Timika |
Langkah Pemulihan Keamanan dan Bantuan Pangan
Aksi teror ini berdampak langsung pada aktivitas ekonomi warga lokal. Traumatized oleh ancaman KKB, sebagian besar warga Distrik Jila merasa takut untuk pergi berkebun atau beraktivitas di luar rumah.
Baca juga:
Jenazah Pilot Nicholas F Goselin Korban Penembakan KKB di Yahukimo Diterbangkan ke Jakarta
Untuk mengantisipasi krisis pangan di wilayah terdampak, TNI tidak hanya berfokus pada operasi taktis penyisiran, tetapi juga menggandeng pemerintah daerah (pemda) setempat untuk menyalurkan bantuan logistik makanan secara berkala.
Pemulihan stabilitas keamanan di Distrik Jila menjadi prioritas utama agar roda kehidupan masyarakat dapat kembali normal.