Pesawat Airbus dan Hercules TNI-AU Angkut Ribuan Kilogram Bantuan dan Dokter Militer ke Lokasi Bencana Flores, NTT

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 19 Agustus 2026
Pesawat Airbus dan Hercules TNI-AU Angkut Ribuan Kilogram Bantuan dan Dokter Militer ke Lokasi Bencana Flores, NTT

Pengiriman Bantuan Gempa NTT

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - TNI Angkatan Udara (TNI-AU) mengerahkan enam pesawat untuk mempercepat pengiriman bantuan logistik ke wilayah terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Pesawat angkut tersebut membawa puluhan ton bantuan menuju sejumlah titik, termasuk Labuan Bajo dan Maumere.

Kepala Dinas Penerangan TNI-AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana mengatakan pengerahan enam pesawat tersebut telah dilakukan sejak Senin (17/8).

Operasi itu ditujukan agar kebutuhan pangan dan bantuan lainnya dapat segera diterima masyarakat terdampak bencana.

Nyoman mengatakan kekuatan pesawat yang disiapkan terdiri atas 2 C-130J Super Hercules, 1 C-130 Hercules, 1 Airbus A400M, dan 2 Boeing 737.

“Kekuatan pesawat terdiri atas dua C-130J Super Hercules, satu C-130 Hercules, satu Airbus A400M, dan dua Boeing 737,” kata dia.

Baca juga:

Presiden Prabowo Instruksikan Pengiriman 253 Ton Logistik ke Lokasi Gempa Flores, NTT



Sejak Senin (17/8), salah satu pesawat C-130J Super Hercules telah terbang menuju Labuan Bajo dengan membawa bantuan seberat 13.500 kilogram. Pesawat tersebut menjadi bagian dari pengerahan armada udara TNI-AU untuk mendukung distribusi logistik ke wilayah terdampak. Pesawat C-130J Super Hercules lainnya diterbangkan menuju Maumere dengan membawa bantuan seberat 13.563 kilogram.

Dengan dua penerbangan tersebut, distribusi bantuan dilakukan melalui dua lokasi tujuan yang menjadi titik pengiriman logistik. Selanjutnya, pesawat angkut Airbus A400M juga telah terbang menuju Labuan Bajo. Pesawat tersebut membawa bantuan dengan berat 20.779 kilogram.

Sementara itu, dua pesawat Boeing 737 dikerahkan menuju Maumere. Setiap pesawat membawa bantuan seberat 10.000 kilogram. Dengan pengerahan tersebut, TNI-AU menyiapkan sejumlah jenis pesawat angkut untuk menyesuaikan kebutuhan distribusi bantuan ke wilayah terdampak gempa NTT.

Nyoman mengatakan pesawat-pesawat tersebut hingga saat ini masih disiagakan untuk mengangkut bantuan logistik ke NTT. Penggunaan armada akan disesuaikan dengan kebutuhan yang ditemukan di lapangan.

TNI-AU memastikan kesiapsiagaan pesawat angkut tidak hanya dilakukan untuk satu kali pengiriman. Armada tersebut akan terus disiapkan selama bantuan masih dibutuhkan masyarakat terdampak bencana. Nyoman memastikan pesawat angkut TNI-AU akan terus disiagakan hingga kondisi di NTT kondusif dan keadaan masyarakat terdampak berangsur pulih.

Selain mengerahkan pesawat untuk membawa logistik, TNI-AU juga mengirim tenaga kesehatan (nakes) ke wilayah terdampak gempa di NTT. Tim tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon Kesehatan Denmabesau Letkol Kes dr Ahmad Hendra.

Tim kesehatan tersebut membawa berbagai peralatan medis dan obat-obatan. Perlengkapan tersebut disiapkan untuk menunjang pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak bencana.

“Tim Nakes membawa berbagai alat kesehatan (alkes) dan obat-obatan untuk mendukung pelayanan medis bagi masyarakat yang terdampak bencana,” kata dia.

Pengiriman tenaga kesehatan menjadi bagian dari dukungan TNI-AU dalam penanganan masyarakat terdampak gempa. Tim tersebut akan memberikan pelayanan medis sekaligus mendukung kebutuhan kesehatan selama masa tanggap bencana.

Nyoman memastikan nakes TNI-AU akan bertugas di lokasi hingga kondisi di wilayah terdampak di NTT kondusif. Pelayanan juga akan terus dilakukan hingga penanganan terhadap korban bencana berjalan dengan baik.

Mengenai jumlah tenaga kesehatan yang dikirim, Nyoman belum dapat menjelaskan secara rinci. Namun, ia memastikan tim kesehatan TNI-AU akan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat terdampak gempa.

Kehadiran tim kesehatan tersebut melengkapi dukungan TNI-AU yang sebelumnya mengerahkan armada pesawat angkut untuk mendistribusikan bantuan logistik. Bantuan disiapkan berdasarkan kebutuhan masyarakat di lokasi bencana.

“TNI-AU terus berupaya hadir memberikan kontribusi nyata dalam setiap misi kemanusiaan, khususnya dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana,” kata dia.(knu)

Baca juga:

BNPB Telah Kirim 12 Sortie Penerbangan Bantuan ke NTT, Jaringan Listrik Segera Dipulihkan





#NTT #Gempa NTT #TNI AU
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Gempa bumi magnitudo (M) 6,1 mengguncang wilayah Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (4/10) pagi.
Yusuf Abdillah - Minggu, 04 Oktober 2026
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Indonesia
BNPB Tetapkan Bantuan Korban Gempa NTT, Rumah Rusak Berat Dapat Rp 70 Juta
BNPB menetapkan bantuan rumah korban gempa NTT sebesar Rp 15 juta untuk rusak ringan, Rp 30 juta rusak sedang, dan Rp 70 juta rusak berat.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
BNPB Tetapkan Bantuan Korban Gempa NTT, Rumah Rusak Berat Dapat Rp 70 Juta
Indonesia
TNI AU Lirik pesawat Airbus A330 Multi Role Tanker Transport Seperti Prancis
Pesawat ini juga dikerahkan untuk mengisi bahan bakar pesawat tempur di udara atau air to air refuiling.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
TNI AU Lirik pesawat Airbus A330 Multi Role Tanker Transport Seperti Prancis
Indonesia
Pesawat A400 M Bermanuver di Langit Jakarta Dalam Misi Pegase 2026
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Rafale dan A400M milik Angkatan Udara Prancis dan TNI Angkatan Udara akan melakukan latihan bersama untuk pertama kalinya.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Pesawat A400 M Bermanuver di Langit Jakarta Dalam Misi Pegase 2026
Indonesia
Prancis sebut Indonesia ‘Pusat Gravitasi’ Penting di Kawasan Indo Pasifik
Misi Pegase 2026 merupakan rangkaian penerbangan jelajah dunia yang membentang dari Arktik, Asia-Pasifik, hingga Timur Tengah.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Prancis sebut Indonesia ‘Pusat Gravitasi’ Penting di Kawasan Indo Pasifik
Indonesia
Tentara Prancis Mendarat di Jakarta, Bawa Rafale dan A400M untuk Misi Pégase 2026 hingga Misi Keamanan Kawasan
Latihan ini menjadi bagian dari penguatan kerja sama pertahanan kedua negara di kawasan Indo-Pasifik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Tentara Prancis Mendarat di Jakarta, Bawa Rafale dan A400M untuk Misi Pégase 2026 hingga Misi Keamanan Kawasan
Indonesia
94 Orang Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, BNPB Ungkap Penyebabnya
BNPB mengungkap penyebab 94 orang meninggal dunia di pengungsian gempa NTT. Mayoritas merupakan kelompok rentan.
Soffi Amira - Kamis, 17 September 2026
94 Orang Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, BNPB Ungkap Penyebabnya
ShowBiz
Reza Arap Dukung 27 Sekolah Terdampak Gempa NTT, Gunakan Dana Pribadi untuk
Bukan pengalaman pertamanya dalam membantu penyediaan fasilitas pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Reza Arap Dukung 27 Sekolah Terdampak Gempa NTT, Gunakan Dana Pribadi untuk
Indonesia
Gadis 15 Tahun Korban Gempa NTT Diperkosa, Waka DPR Minta Penjagaan Pengungsian Diperketat
Perlindungan terhadap kelompok rentan, khususnya anak-anak dan perempuan yang berada di lokasi pengungsian, perlu menjadi perhatian dalam penanganan pascabencana.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Gadis 15 Tahun Korban Gempa NTT Diperkosa, Waka DPR Minta Penjagaan Pengungsian Diperketat
Indonesia
Gempa Flores Hari Ini Magnitudo 5,1 Guncang Manggarai NTT, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Gempa Flores hari ini berkekuatan M 5,1 mengguncang kawasan Manggarai, NTT pada 8 September 2026. Cek info gempa BMKG terbaru, lokasi pusat gempa, dan peringatan lengkapnya di sini
Angga Yudha Pratama - Selasa, 08 September 2026
Gempa Flores Hari Ini Magnitudo 5,1 Guncang Manggarai NTT, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Bagikan