Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Elektabilitas Golkar Sudah Dititik Terbawah, GMPG Minta Setnov Mundur

Zaimul Haq Elfan Habib - Selasa, 03 Oktober 2017

MerahPutih.com - Hakim Tunggal Pengadilan Jakarta Selatan, Cepi Iskandar telah memutuskan penetapan tersangka Ketua DPR, Setya Novanto dalam kasus e-KTP tidak sah dan batal demi hukum.

Menaggapi hal tersebut, Aktifis Generasi Muda Partai Golkar (GMPG), Muhammad Iksan berpendapat kemenangan Setnov di praperadilan tidak akan menghentikan laju gelombang persepsi publik yang menggelinding. Publik akan menuduh Partai Golkar memihak dan melindungi koruptor.

"Saya mencermati kondisi tersebut aneh, sebab permasalahan utama Partai Golkar itu adalah Setya Novanto sebagai ketua umum Golkar yang terlibat kasus E-KTP, itulah yang menjadi petaka besar bagi citra dan marwah partai," katanya melalui keterangan tertulis, Senin (2/10) malam.

Menurut Iksan, tak mungkin keluarga besar Golkar mau menjadikan Golkar sebagai rumah yang nyaman bagi koruptor yang telah dinilai begitu buruk.

Sementara itu, Ikhsan berpendapat suara elit di Golkar sudah semakin mengerucut untuk menonaktifkan Setnov.

"Kami menunggu gebrakan para senior yang tetap meminta Setya Novanto mundur, sebab kondisi beliau itulah pokok persoalannya," Tegas Ikhsan.

Menurutnya, elektabilitas Partai Golkar sudah dititik terbawah untuk segera harus rebound kembali secepatnya menuju pileg dan pilpres. Golkar telah disalip Gerindra dan PDIP semakin jauh tak terkejar di kurun waktu kurang dari 15 bulan lagi.

"Bagaimana rakyat mau percaya sama Partai Golkar kalau dipimpin oleh ketua umum yang dipersepsikan publik sebagai 'the untouchable man'. lihat saja pendapat masyarakat terhadap Novanto, miris kita melihatnya." tandasnya. (Asp)

Baca juga berita terkait Partai Golkar dan Setnov dalam artikel berikut: Pengamat Prediksi Gerakan Golkar Bersih Akan Berujung Penggulingan Setnov

Baca Artikel Asli