Pengamat Prediksi Gerakan Golkar Bersih Akan Berujung Penggulingan Setnov

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 10 Agustus 2017
Pengamat Prediksi Gerakan Golkar Bersih Akan Berujung Penggulingan Setnov

Ketua Umum Golkar Setya Novanto (berjas hitam) bersama petinggi golkar. (MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin memprediksi Gerakan Golkar Bersih yang dikomandoi kader muda Ahmad Doli Kurnia bakal berujung pada digelarnya musyawarah nasional luar biasa (munaslub).

"Gerakan akan besar, liar, dan berujung pada munaslub," ujar Direktur Eksekutif Indonesian Political Review (IPR) itu saat dihubungi di Jakarta, Kamis (9/8).

Menurut Ujang, terwujudnya munaslub untuk mencari pengganti Setya Novanto (Setnov) sebagai Ketua Umum DPP Golkar akan terealisasi ketika ada perkembangan kasus dugaan korupsi e-KTP.

"Setya Novanto ditahan, gerakan itu semakin kuat. Karena secara hukum dan secara politik sudah kalah," ucapnya.

Meski demikian, Ujang mengingatkan, Gerakan Golkar Bersih tersebut berpotensi ditunggangi oleh faksi-faksi yang ada di partai tertua di Indonesia tersebut.

"Golkar itu ibarat tim sepak bola, tim Jerman, tim panser, timnya rata. faksi-faksinya rata. Faksi A, faksi B, faksi C memiliki kekuatan sama. Makanya, di Golkar dinamikanya selalu menarik," beber Ujang.

Semenjak Setnov disebut-sebut terlibat dalam kasus dugaan korupsi, Ketua Gerakan Muda Partai Golkar (GMPG) Ahmad Doli Kurnia gencar mendorong pergantian pucuk pimpinan.

Manuver mantan Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) ini kian tajam menyusul penetapan tersangka Setnov yang juga Ketua DPR pada perkara yang ditaksir merugikan negara hingga Rp 2,3 triliun tersebut.

Belakangan, Doli mendeklarasikan Gerakan Golkar Bersih sebagai upaya mempertegas partainya tetap konsisten kontra korupsi, sehingga tak terciprat opini negatif atas kasus yang melilit Setnov.

Bahkan, eks aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) itu telah merilis 17 kader elite Golkar yang mendukung gerakan yang diusungnya. Yakni, Yorrys Raweyai, Nusron Wahid, Kahar Muzakir, Letjen (Purn) Lodewijk Freidrich Paulus, Airlangga Hartarto, Ibnu Munzir, Indra Bambang Utoyo, Agus Gumiwang Kartasasmita, Zainudin Amali, Eni M Saragih, Bambang Soesatyo, Andi Sinulingga, Gatot Sudjito, M Sarmuji, TB Ace Hasan Syadzily, Ichsan Firdaus, dan Ridwan Hisjam. (Pon)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Sikapi Status Tersangka Setya Novanto, Golkar Main Dua Kaki

#Golkar #Setya Novanto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Sarmuji Dari Pengurus Koperasi Mahasiswa Menjadi Menteri Perindustrian
Karier politiknya kemudian berlanjut di parlemen yang terpilih menjadi anggota DPR RI di tahun 2014,
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Sarmuji Dari Pengurus Koperasi Mahasiswa Menjadi Menteri Perindustrian
Indonesia
Petinggi Golkar Di Kabinet ; Bahlil Jadi Menko, Sarmuji Jadi Memperin
Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar M Sarmuji juga merapat ke Istana jelang pelantikan tersebut. Dia mengaku mendapat tugas untuk membantu Presiden Prabowo di bidang perindustrian.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Petinggi Golkar Di Kabinet ; Bahlil Jadi Menko, Sarmuji Jadi Memperin
Indonesia
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Sistem tersebut menarik karena partai politik memiliki peran dalam menentukan calon yang memperoleh mandat rakyat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Indonesia
Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Partai, Golkar: Fokus ke Hal Lain
Nusron disebut mundur dari pengurus Golkar sejak enam bulan silam.
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Partai, Golkar: Fokus ke Hal Lain
Indonesia
Golkar Pastikan Bahlil Tak Nyapres 2029, Mau Maju Jadi Caleg dari Papua
Sekjen Partai Golkar Sarmuji mengatakan Bahlil akan maju sebagai calon anggota legislatif (caleg).
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
Golkar Pastikan Bahlil Tak Nyapres 2029, Mau Maju Jadi Caleg dari Papua
Indonesia
Baru Dibuka ke Publik, Nusron Wahid Ternyata Sudah Mundur dari DPP Golkar
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid ternyata telah mengundurkan diri dari kepengurusan DPP Partai Golkar sejak beberapa bulan lalu. Cek penjelasan resminya!
Wisnu Cipto - Sabtu, 19 September 2026
Baru Dibuka ke Publik, Nusron Wahid Ternyata Sudah Mundur dari DPP Golkar
Indonesia
Waketum Golkar Sebut AHY Kasih Sinyal Kuat Siap Jadi Penantang di Pilpres 2029
Sinyal tersebut muncul ketika kondisi masyarakat masih menghadapi berbagai tantangan.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Waketum Golkar Sebut AHY Kasih Sinyal Kuat Siap Jadi Penantang di Pilpres 2029
Indonesia
DPR Harap Final Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Panen Rezeki bagi UMKM Tanah Air
Pemda dan pelaku UMKM terus bersinergi untuk memanfaatkan animo masyarakat yang tinggi menjelang final Piala Dunia 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
DPR Harap Final Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Panen Rezeki bagi UMKM Tanah Air
Indonesia
Diserang Soal Posisi Abu-Abu, Politus PDIP Ingatkan Golkar Atasi Pemadaman Listrik di Berbagai Daerah.
“Jika seluruh fraksi di DPR hanya mampu manut dan setuju terhadap eksekutif, apa bedanya dengan era Orde Baru?
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Diserang Soal Posisi Abu-Abu, Politus PDIP Ingatkan Golkar Atasi Pemadaman Listrik di Berbagai Daerah.
Indonesia
PDIP Sebut Bukan Oposisi Tapi Penyeimbang, Partai Golkar Ngaku Tidak Memahami
Sarmuji mengaku belum memahami apa yang dimaksud dengan posisi penyeimbang tersebut. Dia menyerahkan penilaian kepada publik.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
PDIP Sebut Bukan Oposisi Tapi Penyeimbang, Partai Golkar Ngaku Tidak Memahami
Bagikan