Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Dua Bulan Terakhir, Kasus COVID-19 Meningkat 130 Persen

Angga Yudha Pratama - Kamis, 14 Januari 2021

Merahputih.com - Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 yang juga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengatakan kasus positif COVID-19 meningkat 130 persen dalam dua bulan terakhir. Doni menyatakan ada kecenderungan masyarakat mulai abai dengan protokol kesehatan.

"Selain ada libur panjang, ada faktor kejenuhan, kelelahan, dan faktor lain yang menembus batas psikologi masyarakat," ujar Doni dalam rapat kerja dengan Komisi VIII DPR, Kamis (14/1).

Baca Juga

Ini Rincian Vaksin Yang Bakal Dibeli dan Dibutuhkan Indonesia

Pada pekan kedua awal November, kasus aktif COVID-19 berada pada posisi terendah sepanjang 10 bulan terakhir, yaitu 12,12 persen dengan akumulasi 54.000 orang.

Namun, dalam waktu dua bulan terakhir terjadi peningkatan yang sangat mencolok, yaitu peningkatan 130 persen dengan akumulasi 129.000 orang.

"Kita tidak boleh lengah. Kita harus kembali menyampaikan banyak pesan," tuturnya.

Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 sekaligus Kepala BNPB Doni Monardo dalam diskusi Satgas COVID-19 di Graha BNPB, Jakarta pada Kamis (7/1) (MP/BNPB)
Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 sekaligus Kepala BNPB Doni Monardo dalam diskusi Satgas COVID-19 di Graha BNPB, Jakarta pada Kamis (7/1) (MP/BNPB)

Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily mengatakan Komisi VIII mendukung Satuan Tugas Penanganan COVID-19 untuk terus berupaya meningkatkan dan melakukan langkah cepat dan strategis dalam menangani penyebaran COVID-19 yang cenderung meningkat.

"Komisi VIII meminta Satgas Penanganan COVID-19 memperkuat koordinasi dengan kementerian terkait dan pemerintah daerah dalam menyelesaikan pandemi COVID-19 secara tuntas dan terpadu," beber Ace dikutip Antara.

Baca Juga

Jawa-Bali Lakukan PSBB Ketat, Sri Mulyani: Pilihan Tidak Banyak

Terkait dengan vaksinasi COVID-19 yang mulai dilaksanakan, Ace juga mendorong Satuan Tugas Penanganan COVID-19 untuk melakukan upaya untuk meyakinkan seluruh komponen masyarakat.

"Memberikan keyakinan kepada seluruh masyarakat untuk mengikuti proses vaksinasi nasional dengan menjawab keraguan publik atas penggunaan vaksin tertentu," tandas dia. (*)

Baca Artikel Asli