IHSG Hari Ini Ngegas ke 5.328, Jurus BI dan Regulator Sukses Bikin Pasar Saham Bergairah

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - 57 menit lalu
IHSG Hari Ini Ngegas ke 5.328, Jurus BI dan Regulator Sukses Bikin Pasar Saham Bergairah

Ilustrasi (MP/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Laju IHSG hari ini sukses mencetak rapor hijau dan ditutup menguat ke level 5.328,36 pada akhir sesi perdagangan Rabu sore.

Kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan sebesar 0,94 persen ini langsung dipicu oleh bauran kebijakan regulator pasar modal dalam memulihkan kepercayaan investor, berbarengan dengan keputusan Bank Indonesia menahan suku bunga acuan.

Kolaborasi sentimen positif ini terbukti ampuh meredam keraguan pasar sehingga bursa saham domestik kembali menemukan momentumnya.

Baca juga:

IHSG Hari Ini Rebound, Benarkah Sektor Perbankan dan Energi Jadi Penyelamat?

Buat kamu yang terus memantau tren pergerakan saham, angin segar dari penutupan IHSG kali ini juga ikut ditopang oleh indeks LQ45 yang melesat 1,02 persen ke posisi 535,76.

Selain itu, langkah Bank Indonesia yang resmi mempertahankan BI Rate 5,75 persen rupanya sangat sejalan dengan ekspektasi para pelaku pasar.

Di tengah ketidakpastian global, gebrakan transparansi dari otoritas bursa dan stabilnya suku bunga menjadi katalis kuat yang memborong optimisme para trader maupun investor jangka panjang.


Jurus Regulator dan Efek Domino Keputusan BI

Ilustrasi

Kembalinya gairah pasar tak lepas dari bersih-bersih aturan yang dilakukan otoritas bursa. Maximilianus Nico Demus, Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, membedah alasan di balik lonjakan indeks kali ini.

Langkah tersebut mencakup penyesuaian terhadap saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi, serta peningkatan keterbukaan informasi mengenai afiliasi pemegang saham,

ujar Nico.

Dari sisi moneter, Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia periode Oktober 2026 tidak hanya menahan BI-Rate di level 5,75 persen.

BI juga mengerek suku bunga deposit facility sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5 persen, sembari membiarkan suku bunga lending facility ajek di angka 6,5 persen. Kombinasi kebijakan ini sukses menenangkan iklim investasi dalam negeri.


Dinamika Sektoral: Kesehatan Meroket, Teknologi Tertekan

Meski IHSG sempat tergelincir ke zona merah pada sesi pertama, indeks berhasil comeback kuat di sesi kedua.

Berdasarkan pantauan data sektoral, saham sektor kesehatan sukses memimpin klasemen dengan lonjakan tajam sebesar 3,64 persen, disusul oleh barang konsumen non-primer (+1,39%) dan primer (+1,34%).

Sebaliknya, sektor teknologi justru harus rela berada di posisi juru kunci karena anjlok 1,07 persen.

Dari kancah global, bursa Asia bergerak cukup bervariasi. Sentimen positif datang dari solidnya laporan keuangan perusahaan teknologi raksasa Amerika Serikat yang sukses meredakan kekhawatiran pasar soal investasi kecerdasan buatan (AI).

Namun di sisi lain, tensi geopolitik masih membayangi. Harga minyak mentah kembali merangkak naik setelah bantahan diplomat terkait kabar damai AS-Iran, yang memicu kembali kekhawatiran soal risiko inflasi.


Rapor Transaksi dan Saham Paling Cuan

Menutup perdagangan hari ini, frekuensi transaksi pasar tercatat sangat aktif menyentuh 1,81 juta kali, melibatkan 32,85 miliar lembar saham dengan total perputaran uang mencapai Rp17,72 triliun.

Baca juga:

IHSG Hari Ini Meroket Tajam 5,65 Persen Berkat Aksi Borong Saham 'Diskon', Sektor Ini Panen Cuan

Sebanyak 384 saham berhasil naik, 328 emiten melemah, dan 251 lainnya jalan di tempat.

Berikut adalah ringkasan pergerakan emiten yang patut kamu catat:

  • Top Gainers (Paling Cuan): STRK, SOLA, IPTV, SOHO, dan BUKK.

  • Top Losers (Paling Buntung): AMMS, PGJO, LUCY, ATAP, dan SINI.

Tren positif IHSG ini juga sejalan dengan mayoritas bursa regional Asia. Terpantau indeks Nikkei melompat 0,97 persen, Shanghai naik 0,60 persen, Kospi melesat 3,29 persen, dan Strait Times menguat 0,66 persen.

Hanya indeks Hang Seng yang harus puas ditutup melemah 0,90 persen.

#IHSG #IHSG Hari Ini #Harga Saham #Pasar Saham #Indeks Saham #Pergerakan Saham
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
IHSG Hari Ini Ngegas ke 5.328, Jurus BI dan Regulator Sukses Bikin Pasar Saham Bergairah
Pantau update IHSG hari ini yang sukses ditutup menguat di level 5.328. Sentimen penahanan BI Rate dan langkah tegas regulator bursa jadi pemicu utamanya!
Angga Yudha Pratama - 57 menit lalu
IHSG Hari Ini Ngegas ke 5.328, Jurus BI dan Regulator Sukses Bikin Pasar Saham Bergairah
Indonesia
IHSG Hari Ini Rebound, Benarkah Sektor Perbankan dan Energi Jadi Penyelamat?
IHSG kembali rebound berkat langkah BI tahan suku bunga. Simak analisis teknikal, sentimen MSCI, dan sektor saham pilihan analis Mirae Asset di sini.
Angga Yudha Pratama - 2 jam, 40 menit lalu
IHSG Hari Ini Rebound, Benarkah Sektor Perbankan dan Energi Jadi Penyelamat?
Indonesia
Diancam MSCI Jadi Standalone Market, DEN Pastikan Reformasi Pasar Modal Berlanjut
MSCI menjadi salah satu topik yang dibahas dalam rapat terbatas antara pemerintah, Bank Indonesia, dan DEN.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
Diancam MSCI Jadi Standalone Market, DEN Pastikan Reformasi Pasar Modal Berlanjut
Indonesia
IHSG Hari Ini Meroket Tajam 5,65 Persen Berkat Aksi Borong Saham 'Diskon', Sektor Ini Panen Cuan
IHSG hari ini ditutup melesat 5,65% ke level 5.278 berkat aksi bargain hunting besar-besaran. Cek analisis pergerakan saham dan daftar emiten paling cuan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 20 Oktober 2026
IHSG Hari Ini Meroket Tajam 5,65 Persen Berkat Aksi Borong Saham 'Diskon', Sektor Ini Panen Cuan
Berita Foto
Bursa Efek Indonesia Ubah Batas Auto Rejection Bawah ke 7 Persen
Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menurun di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (19/10/2026).
Didik Setiawan - Senin, 19 Oktober 2026
Bursa Efek Indonesia Ubah Batas Auto Rejection Bawah ke 7 Persen
Indonesia
2 Tahun Prabowo-Gibran, 6 Kali IHSG Sentuh Titik Kritis
Hingga penutupan 16 Oktober, kondisi IHSG di 5.185. Ada penurunannya sekitar 33,29 persen, dari level saat pelantikan 7.772,60.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
2 Tahun Prabowo-Gibran, 6 Kali IHSG Sentuh Titik Kritis
Indonesia
Penilaian MSCI Bakal Bikin Pasar Obligasi Tertekan, Imbal Hasil Bakal Naik
Menilai usulan perubahan klasifikasi pasar saham Indonesia oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI) berpotensi menekan pasar obligasi melalui perubahan sentimen dan arus modal asing.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Penilaian MSCI Bakal Bikin Pasar Obligasi Tertekan, Imbal Hasil Bakal Naik
Indonesia
IPO PAM JAYA dan Bank Jakarta Masih Dibahas, Belum Ada Keputusan Final
Adapun rencana IPO PAM Jaya dan Bank Jakarta menjadi bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta dalam mendorong pengembangan kedua perusahaan daerah tersebut melalui pasar modal.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
IPO PAM JAYA dan Bank Jakarta Masih Dibahas, Belum Ada Keputusan Final
Indonesia
IHSG Kembali Melemah, Langsung Turun 4,31 Persen di Pembukaan Pagi
MSCI telah memberi tenggat waktu bagi Indonesia hingga 20 Juni 2027 untuk membuktikan bahwa reformasi pasar modal benar-benar mengejawantah secara nyata.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
IHSG Kembali Melemah, Langsung Turun 4,31 Persen di Pembukaan Pagi
Indonesia
Kapolri Sebut Ada Dugaan Pidana Pasar Modal, Siap Ambil Tindakan Tegas
Ia berjanji akan mengusut dugaan pelanggaran maupun tindak pidana di pasar modal.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Kapolri Sebut Ada Dugaan Pidana Pasar Modal, Siap Ambil Tindakan Tegas
Bagikan