Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

DPRD DKI Minta Pemprov Cari Pelajar yang Lakukan Pembacokan

Dwi Astarini - Minggu, 14 Juni 2026

MERAHPUTIH.COM - ANGGOTA Komisi A DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI Kevin Wu mengecam penyerangan terhadap seorang pengendara motor oleh segerombolan remaja dengan menggunakan senjata tajam. Insiden tersebut terjadi di Jalan Palmerah Barat VI, Jakarta Barat (Jakbar), Selasa (9/6) siang. Korban dilaporkan mengalami luka-luka di bagian leher dan punggung.

"Kami mengecam aksi brutal dan berandal seperti ini. Jangan sampai para pelaku berlindung di balik seragam sekolah yang mereka kenakan," katanya, Sabtu (13/6).

Baca juga:

Pemprov Bantah CCTV Bundaran HI tidak Bisa Diakses Pas Demo Mahasiswa, Gangguan di Platform Pihak Ketiga



Menurut dia, setiap tindakan kriminal harus ditindak secara tegas, jangan sampai terjadi pembiaran bagi pelaku sehingga menimbulkan keresahan di masyarakat luas. Kevin meminta agar Pemprov DKI Jakarta, melalui Dinas Pendidikan (Disdik) DKI, mencari dan mengeluarkan para pelaku dari sekolah.


"Disdik DKI perlu mencari para remaja ini, mereka sedang sekolah di mana. Kemudian, para pelaku itu mesti dikeluarkan supaya merasakan efek jera sebagai konsekuensi dari perbuatannya."

Kevin Wu, Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI


Dengan berkaca dari kejadian ini, Kevin juga meminta agar pengamanan di jalanan-jalanan diperketat. Terlebih para pelaku kriminalitas sudah tidak takut lagi untuk beroperasi di siang hari. "Patroli-patroli yang selama ini dilakukan memang penting. Namun, butuh kehadiran aparat penegak hukum yang lebih tetap lagi di jalanan-jalanan kita. Mungkin, Pemprov DKI bersama aparat penegak hukum bisa mendirikan pos-pos sementara di berbagai wilayah yang rawan untuk dijaga oleh para petugas," ujarnya

Kevin juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaannya dan bergotong-royong untuk saling menjaga lingkungan masing-masing.

"Siskamling perlu digencarkan dan ronda-ronda malam juga diperkuat. Jika masyarakat kompak, para kriminal juga akan berpikir dua kali sebelum melancarkan aksi-aksi kejinya," pungkasnya.(Asp)


Baca juga:

Buntut Pembacokan Mahasiswi UIN Suska, DPR RI Desak Perguruan Tinggi Keagamaan Perketat Pengawasan Mental Mahasiswa

Baca Artikel Asli