Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Legislator PSI Minta Polda Metro Buka Identitas Pemilik Alphard yang Terlibat Cekcok Satpam Bundaran HI

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Legislator PSI Minta Polda Metro Buka Identitas Pemilik Alphard yang Terlibat Cekcok Satpam Bundaran HI

Pelat nomor Toyota Alphard viral di Bundaran HI palsu. Foto: Instagram/infojkt

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - ANGGOTA DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI Justin Adrian Untayana meminta Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya transparan perihal insiden penerobosan lampu merah oleh pengendara mobil Alphard yang diduga berujung intimidasi terhadap seorang satpam, Kamis (23/7) lalu.

"Polda Metro Jaya harus jujur kepada warga Jakarta. Siapa pemilik mobil Alphard yang dengan arogannya kemarin menerobos lampu merah dan membahayakan para pejalan kaki. Terlebih, setelah ditegur satpam, alih-alih menyadari kesalahannya dan meminta maaf, ia malah melakukan intimidasi kepadanya. Warga Jakarta menuntut kejujuran dan keadilan," tegasnya, Jumat (24/7).

Justin juga menyorot dugaan pemakaian pelat nomor palsu oleh kendaraan Alphard yang berada di tengah-tengah insiden ini. “Kami juga meminta agar dugaan pemakaian pelat nomor palsu itu diselidiki. Bilamana terbukti palsu, pihak pengendara, siapa pun itu, harus disanksi sebagaimana mestinya,” sambungnya.

Baca juga:

Pelat Nomor Alphard Viral di Bundaran HI Ternyata Palsu, Pengemudi Bakal Dipanggil



Mengenai hal ini, Justin menuntut agar Polda Metro Jaya menjalankan amanat Undang-Undang (UU) Nomor (No) 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

"Dengan begitu, beralasan meminta aparat kepolisian dalam jalannya proses investigasi membuka tabir identitas para pelaku dan kejelasan mengenai pelat nomor yang diduga palsunya," jelasnya.

Terlebih dalam Pasal 10 ayat 1, diatur bahwa badan publik, dalam hal ini kepolisian juga wajib mengumumkan informasi-informasi yang dapat mengancam hajat hidup orang banyak serta ketertiban umum. Tindakan pengemudi serta penumpang Alphard kemarin diduga kuat telah mengancam ketertiban umum.

"Jangan sampai tebang pilih. Kalau dulu-dulu pihak kepolisian melancarkan operasi-operasi penindakan untuk memburu dan menyanksi para pengguna pelat nomor palsu, dan mengumumkannya secara terbuka, pelanggaran-pelanggaran lainnya yang menggunakan pelat nomor palsu seperti Alphard ini juga perlu ditindak," tegasnya.

Tidak berhenti di dugaan penggunaan pelat palsu saja, Justin juga mendesak agar pihak kepolisian mendalami dugaan intimidasi yang dialami satpam berinisial FH dari pengendara dan penumpang mobil di pos polisi Bundaran HI disaksikan oleh para petugas kepolisian di lapangan.

"Dugaan yang tidak kalah seriusnya yakni dugaan pembiaran oleh petugas kepolisian di lapangan ketika sang satpam menjadi korban intimidasi sopir dan penumpang Alphard yang bermasalah. Intimidasi tersebut bahkan diduga tidak hanya berbentuk verbal, tetapi juga melibatkan kontak fisik. Ini semua diduga terjadi, ketika ada personil kepolisian yang hadir," keluhnya.(Asp)






Baca juga:

Satpam HI yang Sempat Cekcok dengan Mobil Alphard sudah kembali Bekerja




#DKI Jakarta #Bundaran HI #PSI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Biro Dikmental DKI Ajukan Anggaran 2027 Rp 362,3 Miliar, 29 Ormas Kebagian Hibah
Angka tersebut meningkat jika dibandingkan dengan anggaran 2026 yang senilai Rp 351,5 miliar.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Biro Dikmental DKI Ajukan Anggaran 2027 Rp 362,3 Miliar, 29 Ormas Kebagian Hibah
Indonesia
Polisi Sopir Alphard Arogan di HI Cuma Minjam, Dulunya Punya Dokter Dibeli Temannya
Mobil Alphard yang dikendarai polisi di Bundaran HI bukan milik Polri, melainkan pinjaman dari warga sipil. Awalnya mobil itu milik dokter, kini menunggak pajak dan gunakan pelat palsu.
Wisnu Cipto - Selasa, 28 Juli 2026
Polisi Sopir Alphard Arogan di HI Cuma Minjam, Dulunya Punya Dokter Dibeli Temannya
Indonesia
Gubernur Pramono Bertemu Seskab Teddy, Bahas Penguatan Pengembangan MRT hingga LRT
Momen tersebut menjadi istimewa mengingat Pramono Anung pernah mengemban amanah sebagai Sekretaris Kabinet Republik Indonesia pada periode 2015-2024.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Gubernur Pramono Bertemu Seskab Teddy, Bahas Penguatan Pengembangan MRT hingga LRT
Indonesia
Bentrok Warga 1 Tewas di Matraman, DPR Minta Polisi Waspadai Aksi Balasan
Konflik horizontal yang tidak segera ditangani berpotensi memicu aksi balas dendam, mengganggu aktivitas masyarakat, merusak rasa aman warga, hingga menimbulkan kerugian ekonomi.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Bentrok Warga 1 Tewas di Matraman, DPR Minta Polisi Waspadai Aksi Balasan
Indonesia
Bentrokan di Matraman, Gubernur Pramono Dukung Proses Hukum hingga Tuntas
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan seluruh jajaran untuk segera berkoordinasi dengan aparat keamanan dan tokoh masyarakat guna menjaga situasi tetap kondusif.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Bentrokan di Matraman, Gubernur Pramono Dukung Proses Hukum hingga Tuntas
Indonesia
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua DPW PSI Jateng Ngaku Kaget
Ia menyebut ini menjadi hal yang positif bagi kerja-kerja politik di Dapil Jateng 5 khususnya di Solo dan Jawa Tengah
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua DPW PSI Jateng Ngaku Kaget
Indonesia
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Bahkan kawasan kerap mendapatkan julukan sebagai daerah pemilihan terketat mengingat keberadaan sejumlah figur politisi berbobot tinggi
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Indonesia
3 Polisi Polda Jabar Terlibat Cekcok Alphard Bundaran HI ke Tetap Diseret ke Sidang Etik
Alphard, Polda Jabar, cekcok Bundaran HI, kode etik Polri, Propam, Ipda DG, Bripka BS, Briptu RPW, satpam MRT, Fiktor Harefa
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
3 Polisi Polda Jabar Terlibat Cekcok Alphard Bundaran HI ke Tetap Diseret ke Sidang Etik
Indonesia
Cekcok Alphard di Bundaran HI, Dishub Evaluasi Waktu Setop Pelican Crossing HI 20 Detik di Jam Sibuk
Dishub DKI Jakarta buka suara soal insiden Alphard di Bundaran HI. Durasi pelican crossing 20 detik akan dievaluasi khususnya di jam lalu lintas sibuk
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Cekcok Alphard di Bundaran HI, Dishub Evaluasi Waktu Setop Pelican Crossing HI 20 Detik di Jam Sibuk
Indonesia
Kaesang si Bungsu Jokowi Incar Kursi DPR 2019, Maju Lewat Dapil V Jateng
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep resmi maju Pileg DPR RI 2029 dari Dapil V Jateng. Fokus utama Kaesang adalah menggarap suara dari Kota Solo, basis keluarga Jokowi.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Kaesang si Bungsu Jokowi Incar Kursi DPR 2019, Maju Lewat Dapil V Jateng
Bagikan