Pemprov DKI Jamin Mahasiswa Terimbas Desil masih Tetap Kuliah

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Pemprov DKI Jamin Mahasiswa Terimbas Desil masih Tetap Kuliah

Arsip - Mahasiswa menerima dana KJMU dari Pemprov DKI Jakarta. (Foto: Disdik DKI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - DINAS Pendidikan (Disdik) menjamin mahasiswa penerima Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) terkendala pemutakhiran data desil tetap bisa berkuliah di kampusnya. Kepala Disdik DKI Jakarta Nahdiana mengatakan, ada 147 mahasiswa penerima KJMU yang mengeluhkan pemutakhiran desil.

Berdasarkan hasil pendampingan sejak semester sebelumnya, sebanyak 73 mahasiswa kini telah masuk kelompok desil 1 hingga 5 sehingga dapat kembali mendaftar KJMU.

"Jadi besok kalau pendaftaran KJMU dibuka, yang 73 ini sudah bisa terdaftar di KJMU," ujar Nahdiana di Jakarta, Rabu (9/9).

Sementara itu, 74 mahasiswa lainnya masih dalam proses penjaminan. Disdik DKI, sambung Nahdiana, telah bersurat kepada 28 perguruan tinggi agar mahasiswa tersebut tidak dikeluarkan selama proses penjaminan berlangsung.

Baca juga:

Badan Pusat Statistik Sebut Warga Desil 1 dan 2 Tidak Otomatis Dapat Bantuan


Menurutnya, sejumlah kampus telah menyatakan kesediaannya mempertahankan mahasiswa tersebut. Salah satunya Universitas Negeri Jakarta (UNJ), yang memiliki 16 mahasiswa dalam pendampingan. "Ini juga kampus dan sudah kami konfirmasi bersedia semuanya," katanya.

Disdik juga menindaklanjuti sejumlah kasus khusus, termasuk mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) yang pindah kampus serta satu mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang mengundurkan diri karena merasa tidak masuk kelompok desil penerima bantuan.

Bersama Baznas (Bazis) DKI Jakarta, Disdik tengah mencarikan alternatif beasiswa bagi mahasiswa tersebut agar tetap dapat menyelesaikan pendidikan. Nahdiana menegaskan pihaknya tidak pernah menghapus mahasiswa penerima KJMU hanya karena persoalan data desil. Ia meminta mahasiswa yang dikeluarkan kampus akibat persoalan KJMU segera dilaporkan kepada Disdik.

"Kalau ada nama mahasiswa yang di-DO gara-gara KJMU, tolong diberikan ke kami karena kami tidak pernah men-delete mahasiswa KJMU persoalan polemik desil ini," tegasnya.

Selain menangani persoalan desil, Disdik juga berencana memperluas cakupan KJMU bagi mahasiswa perguruan tinggi swasta dengan akreditasi B dan C. Disdik juga menyiapkan skema beasiswa S-2 berbasis prestasi dengan lulusan yang telah memperoleh letter of acceptance (LoA) dari perguruan

Skema beasiswa S-2 dalam negeri masih dalam tahap persiapan. Sementara itu, kerja sama dengan perguruan tinggi luar negeri ditargetkan mulai diterapkan pada 2027.

"Nanti kami mohon didampingi supaya ini benar-benar tepat sasaran," pungkasnya.(Asp)








Baca juga:

Kader Nasdem Anggota DPR RI Eva Stevany Masuk Desil 4, Disebut Kekeliruan dan Langsung Diperbaiki

#DKI Jakarta #KJMU #Desil
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pramono bakal Bangun 3 PLTSa Atasi Masalah Sampah di Jakarta
Melalui wacana pembangunan tiga pembangkit listrik tenaga sampah ini dapat mengatasi persoalan sampah hingga 7.000 ton.
Dwi Astarini - Selasa, 03 November 2026
Pramono bakal Bangun 3 PLTSa Atasi Masalah Sampah di Jakarta
ShowBiz
Jakarta World Cinema Siap Hidupkan kembali Kompetisi Film Feature Pertama Tahun Depan
Tim penyelenggara berambisi mendatangkan deretan anggota juri internasional yang memiliki rekam jejak serta filmografi kuat.
Dwi Astarini - Selasa, 03 November 2026
Jakarta World Cinema Siap Hidupkan kembali Kompetisi Film Feature Pertama Tahun Depan
Berita
Cek Desil NIK November 2026: Begini Cara Mengetahui Status Desil Bansos Lewat HP
Cek desil NIK November 2026 lewat HP di situs resmi Kemensos. Simak cara cek desil DTSEN, arti desil 1-10, dan kategori prioritas bansos.
ImanK - Selasa, 03 November 2026
Cek Desil NIK November 2026: Begini Cara Mengetahui Status Desil Bansos Lewat HP
Indonesia
KJMU Tahap II 2026 Terlambat Cair, Pramono Ungkap Penyebab dan Targetkan Rampung 6 November
Pramono Anung meminta maaf atas keterlambatan pencairan KJMU Tahap II 2026. Pemprov DKI menargetkan bantuan pendidikan rampung paling lambat 6 November.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 November 2026
KJMU Tahap II 2026 Terlambat Cair, Pramono Ungkap Penyebab dan Targetkan Rampung 6 November
Indonesia
Gubernur Pramono Keliling Kecamatan Cari Masalah, Dimulai Selasa (3/11)
Akan mendatangi 44 kecamatan di Ibu Kota untuk menggali persoalan wilayah yang selama ini belum tersentuh.
Dwi Astarini - Selasa, 03 November 2026
Gubernur Pramono Keliling Kecamatan Cari Masalah, Dimulai Selasa (3/11)
Indonesia
Air Perpipaan PAM Jaya Bantu Perlambat Penurunan Muka Tanah Jakarta
Dengan tersedianya layanan air bersih melalui jaringan pipa, ketergantungan warga terhadap pengambilan air tanah diharapkan semakin berkurang.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
Air Perpipaan PAM Jaya Bantu Perlambat Penurunan Muka Tanah Jakarta
Indonesia
KJMU Tahap II Tahun 2026 Keluar November, Pemprov DKI Minta Maaf atas Perubahan Waktu Pencairan
Saat ini proses penyaluran masih memerlukan verifikasi lanjutan terhadap data penerima.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
KJMU Tahap II Tahun 2026 Keluar November, Pemprov DKI Minta Maaf atas Perubahan Waktu Pencairan
Indonesia
Kabar Baik! Rapelan Gaji PJLP Jakarta Cair Awal November 2026
Gubernur Pramono Anung menargetkan rapelan selisih gaji PJLP DKI Jakarta mulai dibayarkan awal November 2026.
Yusuf Abdillah - Minggu, 01 November 2026
Kabar Baik! Rapelan Gaji PJLP Jakarta Cair Awal November 2026
Indonesia
Jakarta Jadi Tuan Rumah World Cities Culture Summit 2027, Siap Jamu 50 Pemimpin Dunia
Jakarta siap menyambut delegasi dari lebih dari 50 kota di dunia yang akan menghadiri forum tahun depan.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
Jakarta Jadi Tuan Rumah World Cities Culture Summit 2027, Siap Jamu 50 Pemimpin Dunia
Indonesia
Gubernur Pramono Pastikan tak Ada Pemotongan Anggaran SDA untuk Menanggulangi Banjir
Pramono mengatakan normalisasi sungai yang lama tidak dilakukan kini kembali dikerjakan.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Gubernur Pramono Pastikan tak Ada Pemotongan Anggaran SDA untuk Menanggulangi Banjir
Bagikan