Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

DPRD DKI Minta Anies Batalkan Proyek Pengadaan Beton di BPPBJ

Andika Pratama - Rabu, 25 September 2019

MerahPutih.com - Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PAN, Riano P Ahmad menanggapi adanya dugaan 'kongkalikong' dilelang e-Katalog Pengadaan Barang Kategori Beton yang diselenggarakan Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) DKI Jakarta.

Riano pun menyayangkan permasalahan yang muncul, akibat prosedur yang disinyalir tidak sesuai aturan sebagaimana temuan Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia (KP3I).

Baca Juga

Anies Didesak Batalkan Proyek Pengadaan Beton di BPPBJ

Karena itu, BPPBJ DKI selaku penyelenggara proyek harus membatalkan lelang tersebut. Ia melihat ada kejanggalan dalam proyek Katalog Elektronik Kategori Pekerjaan Beton, Beton Precast, dan Beton Rapid Setting Tahun 2019 itu.

"Dewan meminta Gubernur segera memerintahkan BPPBJ agar proyek itu dibatalkan. Karena Gubernur akan ikut bertanggung jawab bila lelang ini terbukti bermasalah di kemudian hari," kata Riano di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu (25/9).

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PAN, Riano P Ahmad. Fot0: beritajakarta.id

Riano menjelaskan, Fraksi PAN berkomitmen mendukung pembangunan Pemprov DKI Jakarta. Namun, adanya kejanggalan-kejanggalan dalam prosedur harus dipastikan clear. Sehingga tidak ada masalah hukum di kemudian hari.

"Tidak boleh ada praktik-praktik kolusi apapun terhadap kepentingan oknum pengusaha tertentu," tegas Riano.

Baca Juga

KPK Periksa Direktur Produksi Waskita Beton Terkait Korupsi Gedung IPDN

Karena itu, Riano meminta agar BPPBJ DKI membatalkan dan mengulang lagi proses lelang agar dilakukan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

"Dari pada ini bermasalah di kemudian hari, sebaiknya proyek tersebut dibatalkan," ucapnya.

Menurut Riano, apa yang coba dibenahi di era Anies, jangan sampai dinodai dengan adanya dugaan 'kongkalikong' yang mengundang kecurigaan publik akibat kesalahan anak buahnya.

Mantan Politikus PPP ini pun tidak ingin Gubernur DKI Anies Baswedan ikut terseret kasus hukum akibat ulah anak buahnya.

Baca Juga

Anies Naik Sepeda Hadiri Rapat Pemindahan Ibu Kota di DPR

"Karena, ini saya melihat ada indikasi monopoli proyek dengan oknum kontraktor-kontraktor pemain lama. Sehingga aturan persyaratan lelangnya terkesan dibuat tidak ketat," terang Riano.

Riano pun meminta Gubernur Anies segera mengevaliasi kinerja Kepala BPPBJ DKI Jakarta, Blessmiyanda.

"Kalau terbukti harus dicopot," tutup Riano. (Asp)

Baca Artikel Asli