Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Groundbreaking Proyek LNG Abadi Blok Masela, DRP Minta Pengawasan Ketat dan Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 17 Juli 2026

MerahPutih.com - Anggota Komisi XII DPR RI Syafruddin mengapresiasi dimulainya groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Liquefied Natural Gas (LNG) Abadi Blok Masela di Kepulauan Tanimbar, Maluku, pada Kamis (26/7).

Menurutnya, dimulainya proyek tersebut menjadi momentum penting setelah sempat tertunda selama hampir tiga dekade.

"Kami menyambut baik dimulainya proyek ini di era Presiden Prabowo Subianto. Penantian selama 30 tahun akhirnya membuahkan hasil. Ini adalah langkah maju yang signifikan bagi kedaulatan energi nasional dan pengembangan ekonomi, khususnya di wilayah Indonesia Timur," ujar Syafruddin di Jakarta, Jumat (27/7).

Baca juga:

Warga Lokal Diprioritaskan Bekerja di LNG Abadi Masela, Bahlil Siapkan SDM Migas dari Maluku

DPR Ingatkan Pengawasan Ketat Selama Tahap Konstruksi

Meski memberikan apresiasi, Syafruddin menegaskan bahwa dimulainya pembangunan bukanlah akhir dari proses. Ia mengingatkan pemerintah dan operator proyek, Inpex Masela, agar tetap menjaga pelaksanaan konstruksi sesuai rencana.

Sebagai anggota Komisi XII DPR RI yang membidangi sektor energi dan sumber daya mineral, ia menilai pengawasan berkelanjutan menjadi faktor penting agar proyek tidak kembali mengalami hambatan.

"Proyek ini bukan sekadar angka investasi 20,9 miliar dolar AS. Ada harapan besar rakyat di sana. Oleh karena itu, dibutuhkan pengawasan bersama. Kami di Komisi XII akan memastikan bahwa pembangunan berjalan sesuai lini masa (timeline) yang direncanakan dan tidak ada lagi hambatan teknis maupun birokrasi yang membuat proyek ini kembali mangkrak," tegasnya.

Baca juga:

Prabowo Minta Blok Masela Jadi Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia Timur

Minta Tenaga Kerja Lokal Jadi Prioritas

Syafruddin juga mendorong agar masyarakat Maluku, khususnya Kepulauan Tanimbar, menjadi prioritas dalam penyerapan tenaga kerja.

Menurut legislator asal Kalimantan Timur tersebut, program pelatihan vokasi perlu diperkuat agar putra-putri daerah memiliki kompetensi untuk mengisi berbagai posisi terampil dalam proyek LNG Abadi Blok Masela.

Selain membuka lapangan pekerjaan, proyek ini diharapkan mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui peningkatan infrastruktur dasar.

Proyek ini harus memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan rakyat, termasuk melalui peningkatan infrastruktur dasar seperti air bersih dan listrik yang menjadi kebutuhan mendasar masyarakat Tanimbar,

Anggota Komisi XII DPR RI, Syafruddin.

Transparansi dan Efisiensi Jadi Kunci Keberhasilan

Lebih lanjut, Syafruddin mengapresiasi kolaborasi yang dibangun pemerintah bersama Inpex Masela dalam merealisasikan proyek strategis tersebut.

Meski demikian, ia menekankan bahwa efisiensi serta transparansi harus menjadi perhatian utama agar investasi besar tersebut memberikan manfaat yang adil bagi negara maupun investor.

"Kami akan terus mengawal jalannya proyek ini. Komisi XII berkomitmen untuk memastikan bahwa investasi besar ini benar-benar menjadi motor penggerak industrialisasi modern di Indonesia dan membawa kemakmuran yang merata bagi rakyat," tutupnya. (Pon)

Baca Artikel Asli