MerahPutih.com - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT) menghentikan sementara seluruh aktivitas pekerjaan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Upper Cisokan di Jawa Barat.
“Area tersebut beserta lokasi yang berpotensi longsor telah kami sterilkan dan juga menghentikan sementara seluruh aktivitas pekerjaan,” kata Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi PLN UIP JBT, Ferdyan Hijrah Kusum, kepada media, di Bandung Barat, Sabtu (2/5).
Baca juga:
Tertutup Longsor Sejak Rabu, Jalur Utama Caringin Garut Sudah Bisa Dilalui Motor
Peninjauan Struktur Tanah
Tim teknisi PLN kini melakukan peninjauan untuk memetakan kondisi struktur tanah serta memastikan tingkat keamanan sebelum pekerjaan dilanjutkan.
PLN memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena longsor terjadi saat tidak ada aktivitas pekerjaan di lokasi proyek. "Tidak ada korban jiwa atas bencana ini,” imbuhnya dilansir Antara.
BPBD setempat bersama unsur terkait juga akan melakukan pendataan sekaligus pemetaan potensi kerawanan di sekitar area proyek untuk mengantisipasi kemungkinan longsor susulan.
Baca juga:
Jalan Cadas Pangeran Sumedang Jawa Barat Lumpuh Total Akibat Longsor
Proyek Strategis Nasional
PLTA Upper Cisokan merupakan proyek pembangkit listrik tenaga air tipe pumped storage yang berlokasi di perbatasan Kabupaten Bandung Barat dan Cianjur.
Proyek ini memiliki kapasitas terpasang sekitar 1.040 MW dengan empat unit turbin masing-masing 260 MW. Sistemnya dirancang untuk menyimpan dan menghasilkan energi listrik dengan memanfaatkan dua waduk pada elevasi berbeda.
Dengan kapasitas besar dan teknologi pumped storage, PLTA Upper Cisokan digadang sebagai salah satu proyek strategis nasional yang akan memperkuat ketahanan energi Indonesia. (*)