Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Warga Lokal Diprioritaskan Bekerja di LNG Abadi Masela, Bahlil Siapkan SDM Migas dari Maluku

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Warga Lokal Diprioritaskan Bekerja di LNG Abadi Masela, Bahlil Siapkan SDM Migas dari Maluku

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia/ dok Kementerian ESDM

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah memastikan warga lokal akan menjadi prioritas dalam perekrutan tenaga kerja untuk Proyek Strategis Nasional (PSN) LNG Abadi Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku.

Komitmen tersebut tidak hanya terkait penyerapan tenaga kerja, tetapi juga dibarengi upaya pemerintah mempersiapkan masyarakat setempat melalui pendidikan dan pelatihan agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri minyak dan gas (migas).

Baca juga:

Prabowo Resmikan Groundbreaking Proyek LNG Abadi Masela, Proyek Energi yang Dinanti Hampir 28 Tahun

Anak Daerah Disiapkan untuk Bekerja di Blok Masela

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, Kamis (16/7), pemerintah pusat bersama pemerintah daerah telah sepakat mempersiapkan putra-putri daerah agar dapat terlibat langsung dalam proyek energi berskala besar tersebut.

Menurutnya, sejumlah anak daerah telah mendapatkan pendidikan khusus di bidang migas sebagai bekal untuk bekerja di Proyek LNG Abadi Masela.

Sebagian anak (daerah) sudah dikirim untuk sekolah di Cepu, di Akademi Migas milik (Kementerian) ESDM (Politeknik Energi dan Mineral Akamigas). Dan mereka semuanya akan kita serap untuk bekerja di proyek Blok Masela (Proyek LNG Abadi Masela),

Menteri ESDM RI, Bahlil Lahadalia.

Tenaga Profesional Utamakan Putra Daerah

Bahlil menegaskan tenaga profesional yang akan direkrut untuk proyek tersebut akan terlebih dahulu berasal dari masyarakat lokal.

Jika kebutuhan tenaga kerja belum terpenuhi, pemerintah baru akan membuka peluang perekrutan dari daerah lain maupun luar negeri.

"Lapangan pekerjaan yang profesional kita ambil dulu dari tier satu dan tier dua. Jangan sampai anak-anak daerah di sini menganggap investasi masuk, tapi tidak memprioritaskan mereka," katanya.

Baca juga:

Groundbreaking Proyek LNG Abadi Masela, Prabowo: Investor Harus Untung, Rakyat Harus Sejahtera

Konstruksi LNG Abadi Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja

Dalam tahap konstruksi, pembangunan Blok Masela diperkirakan membutuhkan sekitar 12 ribu tenaga kerja langsung.

Bahlil menyebut jumlah tersebut masih dapat berkembang karena aktivitas pendukung proyek diperkirakan mampu menciptakan lapangan kerja hingga tiga kali lipat atau mencapai sekitar 36 ribu tenaga kerja.

Setelah memasuki tahap operasi, Proyek LNG Abadi Masela juga diproyeksikan menyerap hingga 1.000 tenaga kerja. Pemerintah memastikan sebagian besar pekerja yang terlibat akan berasal dari warga lokal.

Pengusaha Lokal Juga Diminta Terlibat

Selain tenaga kerja, pemerintah juga mendorong keterlibatan pengusaha lokal dalam mendukung pembangunan Blok Masela.

Bahlil menegaskan pelibatan pelaku usaha daerah menjadi bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto agar manfaat investasi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar.

"Prioritaskan pengusaha lokal. Ini sejalan dengan apa yang diperintahkan Bapak Presiden (Prabowo Subianto)," tegas Bahlil.

Baca juga:

Proyek LNG Abadi Masela Bernilai Rp 352 Triliun Siap Gerakkan Ekonomi Indonesia Timur

Bahlil Ingatkan Kepala Daerah Hindari KKN

Dalam kesempatan tersebut, Bahlil juga mengingatkan pemerintah daerah, terutama gubernur dan bupati, agar tidak melakukan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) dalam pembangunan Blok Masela.

Ia meminta seluruh proses pembangunan berjalan secara profesional dan mengutamakan kepentingan masyarakat.

"Jangan karena tim sukses terus kalian dorong (KKN), gak boleh. Harus profesional," kata Bahlil.

Bahlil juga mendorong aparat penegak hukum untuk ikut menjaga keberlangsungan proyek strategis nasional tersebut.

Menurutnya, kepentingan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam setiap pembangunan.

Rakyat adalah bagian terpenting dari aset negara ini. Karena tujuan pembangunan kita adalah bagaimana mendorong mereka bisa sejahtera,

Menteri ESDM RI, Bahlil Lahadalia.

(Asp)

#Menteri ESDM #Bahlil Lahadalia #LNG Abadi Masela #Proyek Strategis Nasional #Proyek Hilirisasi Nasional
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Warga Lokal Diprioritaskan Bekerja di LNG Abadi Masela, Bahlil Siapkan SDM Migas dari Maluku
Pemerintah memastikan warga lokal menjadi prioritas tenaga kerja Proyek LNG Abadi Masela. Bahlil menyebut anak daerah telah disiapkan melalui pendidikan migas.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Warga Lokal Diprioritaskan Bekerja di LNG Abadi Masela, Bahlil Siapkan SDM Migas dari Maluku
Indonesia
Proyek LNG Abadi Masela Bernilai Rp 352 Triliun Siap Gerakkan Ekonomi Indonesia Timur
Proyek LNG Abadi Masela senilai USD 20,9 miliar diproyeksikan memperkuat ketahanan energi, menyerap 12.000 tenaga kerja, dan menjadi motor pertumbuhan ekonomi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Proyek LNG Abadi Masela Bernilai Rp 352 Triliun Siap Gerakkan Ekonomi Indonesia Timur
Indonesia
Groundbreaking Proyek LNG Abadi Masela, Prabowo: Investor Harus Untung, Rakyat Harus Sejahtera
Presiden Prabowo Subianto menegaskan Proyek Strategis Nasional LNG Abadi Masela harus menguntungkan Indonesia dan investor.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Groundbreaking Proyek LNG Abadi Masela, Prabowo: Investor Harus Untung, Rakyat Harus Sejahtera
Indonesia
Prabowo Resmikan Groundbreaking Proyek LNG Abadi Masela, Proyek Energi yang Dinanti Hampir 28 Tahun
Presiden Prabowo Subianto resmi memulai pembangunan Proyek Strategis Nasional LNG Abadi Masela di Kepulauan Tanimbar, Maluku.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Prabowo Resmikan Groundbreaking Proyek LNG Abadi Masela, Proyek Energi yang Dinanti Hampir 28 Tahun
Indonesia
Blak-blakan Prabowo Soal Proyek LNG Abadi Masela, Butuh Duit Rp334 Triliun Demi Rakyat Hidup Layak
Pemerintah membutuhkan kepastian pasokan energi guna mempercepat transformasi ekonomi lewat hilirisasi
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Juli 2026
Blak-blakan Prabowo Soal Proyek LNG Abadi Masela, Butuh Duit Rp334 Triliun Demi Rakyat Hidup Layak
Indonesia
Bahlil Resmi Berlakukan Biodiesel B50 Mulai 1 Juli 2026, Ini Aturan dan Sanksinya
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia resmi memberlakukan kebijakan biodiesel B50 mulai 1 Juli 2026. Simak isi aturan, kewajiban badan usaha, sanksi, serta masa transisi dari B40.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 30 Juni 2026
Bahlil Resmi Berlakukan Biodiesel B50 Mulai 1 Juli 2026, Ini Aturan dan Sanksinya
Indonesia
Pemerintah Turunkan Harga LNG Industri, Juragan Keramik Langsung Batalkan Rencana PHK
Pemerintah memangkas harga LNG sektor industri menjadi Rp208.000 per MMBTU
Angga Yudha Pratama - Senin, 29 Juni 2026
Pemerintah Turunkan Harga LNG Industri, Juragan Keramik Langsung Batalkan Rencana PHK
Indonesia
Bahlil Lahadalia Andalkan Bioetanol E20 Jadi Juru Selamat Impor BBM
Saat ini, kebutuhan bensin domestik menembus angka 40 juta kilo liter
Angga Yudha Pratama - Kamis, 25 Juni 2026
Bahlil Lahadalia Andalkan Bioetanol E20 Jadi Juru Selamat Impor BBM
Indonesia
DPR Tekankan Transparansi ESDM, Publik Berhak Nikmati Penurunan Harga BBM
Anggota Komisi VI DPR RI Rivqy Abdul Halim minta pemerintah transparan soal harga BBM pasca MoU AS–Iran. Dorong kemandirian energi nasional agar Indonesia tak rentan gejolak global.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
DPR Tekankan Transparansi ESDM, Publik Berhak Nikmati Penurunan Harga BBM
Indonesia
BBM B50 Meluncur 1 Juli 2026, Simak 4 Fakta dan Keunggulannya
BBM B50 akan meluncur 1 Juli 2026 mendatang. Namun, ada empat fakta dan keunggulan yang wajib diketahui.
Soffi Amira - Rabu, 17 Juni 2026
BBM B50 Meluncur 1 Juli 2026, Simak 4 Fakta dan Keunggulannya
Bagikan