BBM B50 Meluncur 1 Juli 2026, Simak 4 Fakta dan Keunggulannya

Soffi AmiraSoffi Amira - Rabu, 17 Juni 2026
BBM B50 Meluncur 1 Juli 2026, Simak 4 Fakta dan Keunggulannya

BBM B50 meluncur 1 Juli 2026. Foto: Dok. Kementerian ESDM

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengumumkan rencana peluncuran bahan bakar baru bernama B50, yang dijadwalkan meluncur 1 Juli 2026.

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia menyebutkan, uji coba B50 menunjukkan hasil yang baik. Berdasarkan perkembangan terbaru, bahan bakar tersebut sudah memasuki tahap pengujian akhir.

Sebelum diluncurkan, Kementerian ESDM akan menggelar rapat bersama Tim Uji Coba pada pekan ini untuk membahas hasil akhir pengujian.

Baca juga:

Kementerian ESDM: Harga BBM Nonsubsidi Bisa Turun Jika Harga Minyak Dunia Melemah

B50 Dinilai Bisa Kurangi Ketergantungan Impor Bahan Bakar

BBM B50 kurangi ketergantungan impor
BBM B50 kurangi ketergantungan impor. Foto: Dok. Kementerian ESDM

Kehadiran B50 dinilai dianggap sebagai salah satu solusi untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan bakar, khususnya solar yang selama ini masih mengandalkan pasokan dari luar negeri.

Pemerintah juga mengklaim, bahwa penggunaan B50 dapat mendukung upaya mencapai kemandirian energi nasional.

Selain itu, program ini disebut berpotensi menghemat devisa negara hingga ratusan triliun rupiah. Kebijakan tersebut juga diharapkan dapat memperkuat sektor kelapa sawit domestik, menekan emisi gas rumah kaca, membuka lapangan kerja, hingga mendukung pengembangan energi berkelanjutan.

Baca juga:

B50 Resmi Berlaku 1 Juli 2026, Pemerintah Klaim Hemat Subsidi Rp 48 Triliun

Fakta dan Keunggulan BBM B50 yang Wajib Diketahui

Fakta dan keunggulan BBM B50
Fakta dan keunggulan BBM B50. Foto: Dok. Kementerian ESDM

Berikut ini adalah fakta penting mengenai BBM B50 yang akan segera diluncurkan:

1. Campuran Solar dan Minyak Sawit

B50 merupakan bahan bakar yang dibuat dari campuran solar dengan biodiesel berbahan minyak kelapa sawit sebesar 50 persen.

2. Memiliki Kandungan Air yang Lebih Baik

Menurut Bahlil, hasil pengujian menunjukkan kadar air pada B50 lebih baik dibandingkan B40 yang saat ini digunakan.

Baca juga:

QR Code MyPertamina Bakal Berubah-ubah, BPH Migas Perketat Pembelian BBM Subsidi

3. Tingkat Keberhasilan Uji Coba Capai 90 Persen

Bahlil juga mengklaim, bahwa hasil pengujian yang telah dilakukan menunjukkan tingkat keberhasilan sekitar 80 hingga 90 persen.

Menurutnya, sebagian besar parameter pengujian memperlihatkan hasil yang positif dan sesuai harapan.

4. Dinilai Optimal untuk Sektor Non-Otomotif

General Manager Plant PT Harmoni Panca Utama (HPU), Rochman Alamsjah mengatakan, B50 sangat optimal digunakan pada sektor non-otomotif dengan beban kerja tinggi, salah satunya industri pertambangan.

Menurut Rochman, B50 telah memenuhi spesifikasi teknis yang disepakati para pemangku kepentingan sebagai bahan bakar untuk pengujian, termasuk pada parameter kandungan air, stabilitas oksidasi, serta kandungan Fatty Acid Methyl Ester (FAME). (tka)

#B50 #BBM #Bahlil Lahadalia #Kementerian ESDM #BBM B50
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Bisnis SPBU di Indonesia Diambilalih SEFAS Group, Shall Hanya Pertahankan Bisnis Pelumas
SEFAS Group telah sepakat untuk mengakuisisi 100 persen bisnis stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Shell di Indonesia, dengan tetap tunduk pada persetujuan regulator.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 30 Oktober 2026
Bisnis SPBU di Indonesia Diambilalih SEFAS Group, Shall Hanya Pertahankan Bisnis Pelumas
Indonesia
Antrean Pembelian BBM Subsidi Membludak di Gorontalo, Pertamina Percepat Distribusi
Perubahan pola konsumsi itu turut menjadi perhatian Pertamina dalam mengoptimalkan penyaluran BBM
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Oktober 2026
Antrean Pembelian BBM Subsidi Membludak di Gorontalo, Pertamina Percepat Distribusi
Indonesia
E20 Diyakini Kurangi Impor Bensin, Tiap Tahun Impor 22 Juta Kiloliter
Penerapan kebijakan bahan bakar harus tetap memperhatikan hasil pengujian dan kesesuaian dengan kendaraan yang digunakan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
E20 Diyakini Kurangi Impor Bensin,  Tiap Tahun Impor 22 Juta Kiloliter
Indonesia
Minyak Dari Timur Tengah Tersendat, Pertamina Minta ASEAN Tingkatkan Produksi
ASCOPE juga membahas bagaimana negara-negara ASEAN dapat memastikan trading atau jual beli minyak mentah di kawasan dapat berlangsung dengan lebih lancar.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
Minyak Dari Timur Tengah Tersendat, Pertamina Minta ASEAN Tingkatkan Produksi
Indonesia
Pasokan Gas ke Singapura Dikurangi, Bahlil Sebut Masih Sesuai Kontrak
Selain gas pipa, ia menyampaikan Indonesia juga memasok gas alam cair (liquefied natural gas/LNG) ke Singapura sebanyak sekitar 146 kargo.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Oktober 2026
Pasokan Gas ke Singapura Dikurangi, Bahlil Sebut Masih Sesuai Kontrak
Indonesia
Warga Harus Antre Panjang Beli BBM, Pertamina Tambah Pasokan ke SPBU
Langkah tersebut merupakan upaya Pertamina untuk terus memperkuat pasokan dan distribusi BBM, serta memastikan kebutuhan energi masyarakat di seluruh Indonesia terpenuhi.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Oktober 2026
Warga Harus Antre Panjang Beli BBM, Pertamina Tambah Pasokan ke SPBU
Indonesia
Prabowo Terima Laporan Menteri Bahlil Soal Cadangan BBM Nasional Aman Terkendali,Keran Impor Solar Disetop
Khawatir krisis energi? Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan cadangan BBM nasional dan LPG dalam kondisi aman. Cek detail laporan ke Presiden Prabowo di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 23 Oktober 2026
Prabowo Terima Laporan Menteri Bahlil Soal Cadangan BBM Nasional Aman Terkendali,Keran Impor Solar Disetop
Indonesia
Antre Dimana-Mana, Pasokan Pertalite Bakal Ditambah
Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mencatat konsumsi pertalite naik hingga 12,92 persen pada Juli 2026, tepatnya sebulan setelah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Antre Dimana-Mana, Pasokan Pertalite Bakal Ditambah
Indonesia
Warga Jatim Antre Beli BBM, ESDM Janji Dalam 2 Hari Terurai
Gangguan distribusi Biosolar dapat berdampak pada transportasi, logistik, kegiatan usaha, hingga aktivitas nelayan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
Warga Jatim Antre Beli BBM, ESDM Janji Dalam 2 Hari Terurai
Indonesia
Pasokan Pertalite Dikurangi, SPBU di Blitar Atur Jam Penjualan
Pengurangan pasokan itu berkaitan dengan keterbatasan pasokan di wilayah Malang dan sekitarnya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Pasokan Pertalite Dikurangi, SPBU di Blitar Atur Jam Penjualan
Bagikan