Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

LNG Abadi Masela Hadir untuk Dongkrak Ekonomi Lokal

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
LNG Abadi Masela Hadir untuk Dongkrak Ekonomi Lokal

Gedung Kementerian ESDM. Foto: Kementerian ESDM

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - KEMENTERIAN Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memaparkan nilai strategis serta dampak positif dimulainya pembangunan proyek LNG Abadi Blok Masela bagi ketahanan dan kedaulatan energi nasional. Kehadiran proyek lepas pantai terbesar dalam sejarah Indonesia ini dirancang tidak hanya untuk memperkuat pasokan energi dalam negeri, tetapi juga memastikan manfaat ekonominya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat lokal.

Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia merespons wajarnya perhatian publik mengenai siapa yang paling diuntungkan dari proyek berskala besar tersebut. Keberhasilan sebuah Proyek Strategis Nasional (PSN) dinilai tidak cukup hanya diukur dari angka investasinya, tapi dari sejauh mana dampaknya menghadirkan kesejahteraan nyata di daerah operasional.

"Keberhasilan PSN sesungguhnya tidak hanya diukur dari nilai investasinya, tetapi sejauh mana manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat lokal," kata Dwi Anggia melalui keterangan resmi, Rabu (29/7).

Proyek LNG Abadi Blok Masela yang resmi diluncurkan Presiden Prabowo Subianto pada 16 Juli 2026 ini mencatatkan nilai investasi fantastis mencapai USD 20,9 miliar atau sekitar Rp 340 triliun. Fasilitas ini diproyeksikan bakal menghasilkan 9,5 juta ton LNG per tahun, 150 juta kaki kubik gas pipa per hari, serta 35.000 barel kondensat per hari.

Baca juga:

Groundbreaking Proyek LNG Abadi Blok Masela, DRP Minta Pengawasan Ketat dan Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal



Untuk memastikan kekayaan alam tersebut kembali kepada rakyat, pemerintah menetapkan aturan tegas bahwa minimal 60 persen dari total produksi LNG Abadi Blok Masela wajib dialokasikan untuk kebutuhan domestik. Pasokan ini ditujukan untuk menyokong industri vital nasional, mulai dari pabrik pupuk hingga pembangkit listrik.

Menariknya, LNG Abadi Blok Masela juga mencatatkan sejarah baru dalam komitmen transisi energi bersih di Tanah Air. Proyek ini menjadi salah satu pionir yang mengintegrasikan teknologi carbon capture and storage (CCS) secara bersamaan dalam fase produksinya untuk menekan emisi karbon.

"Artinya, proyek ini tidak hanya memperkuat ketahanan energi, tapi menjadi wujud komitmen Indonesia menuju transisi energi bersih dan berkelanjutan," tutur Dwi Anggia.

Dari sisi dampak ekonomi daerah, proyek ini diproyeksikan akan menyerap hingga 12.000 lapangan pekerjaan. Pemerintah juga telah menyiapkan program pendidikan serta pelatihan vokasi khusus bagi putra-putri Kepulauan Tanimbar agar siap menjadi pemain utama di tanah kelahirannya sendiri.

"LNG Abadi Blok Masela adalah bukti bahwa pembangunan Indonesia tidak hanya berpusat di satu wilayah. Dari Kepulauan Tanimbar, kita sedang membangun fondasi baru bagi ketahanan energi nasional," tegasnya.(Asp)


Baca juga:

Prabowo Minta Blok Masela Jadi Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia Timur

#Kementerian ESDM #LNG Abadi Masela #Blok Masela
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
LNG Abadi Masela Hadir untuk Dongkrak Ekonomi Lokal
Dirancang tidak hanya untuk memperkuat pasokan energi dalam negeri, tetapi juga memastikan manfaat ekonominya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat lokal.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
LNG Abadi Masela Hadir untuk Dongkrak Ekonomi Lokal
Indonesia
Groundbreaking Proyek LNG Abadi Blok Masela, DRP Minta Pengawasan Ketat dan Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal
Anggota Komisi XII DPR RI Syafruddin mengapresiasi dimulainya proyek LNG Abadi Blok Masela. DPR meminta pengawasan ketat, transparansi, serta prioritas tenaga kerja lokal.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 17 Juli 2026
Groundbreaking Proyek LNG Abadi Blok Masela, DRP Minta Pengawasan Ketat dan Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal
Indonesia
Prabowo Minta Blok Masela Jadi Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia Timur
Proyek strategis tersebut harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat, bukan sekadar menghasilkan keuntungan bagi investor.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
Prabowo Minta Blok Masela Jadi Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia Timur
Indonesia
Warga Lokal Diprioritaskan Bekerja di LNG Abadi Masela, Bahlil Siapkan SDM Migas dari Maluku
Pemerintah memastikan warga lokal menjadi prioritas tenaga kerja Proyek LNG Abadi Masela. Bahlil menyebut anak daerah telah disiapkan melalui pendidikan migas.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Warga Lokal Diprioritaskan Bekerja di LNG Abadi Masela, Bahlil Siapkan SDM Migas dari Maluku
Indonesia
Proyek LNG Abadi Masela Bernilai Rp 352 Triliun Siap Gerakkan Ekonomi Indonesia Timur
Proyek LNG Abadi Masela senilai USD 20,9 miliar diproyeksikan memperkuat ketahanan energi, menyerap 12.000 tenaga kerja, dan menjadi motor pertumbuhan ekonomi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Proyek LNG Abadi Masela Bernilai Rp 352 Triliun Siap Gerakkan Ekonomi Indonesia Timur
Indonesia
Groundbreaking Proyek LNG Abadi Masela, Prabowo: Investor Harus Untung, Rakyat Harus Sejahtera
Presiden Prabowo Subianto menegaskan Proyek Strategis Nasional LNG Abadi Masela harus menguntungkan Indonesia dan investor.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Groundbreaking Proyek LNG Abadi Masela, Prabowo: Investor Harus Untung, Rakyat Harus Sejahtera
Indonesia
Prabowo Resmikan Groundbreaking Proyek LNG Abadi Masela, Proyek Energi yang Dinanti Hampir 28 Tahun
Presiden Prabowo Subianto resmi memulai pembangunan Proyek Strategis Nasional LNG Abadi Masela di Kepulauan Tanimbar, Maluku.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Prabowo Resmikan Groundbreaking Proyek LNG Abadi Masela, Proyek Energi yang Dinanti Hampir 28 Tahun
Indonesia
Gunung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III, Radius 5 Kilometer Wajib Steril Dari Wisatawan dan Nelayan
Keputusan menaikkan status ini merujuk pada hasil pemantauan visual serta instrumental komprehensif dalam beberapa waktu terakhir
Angga Yudha Pratama - Jumat, 03 Juli 2026
Gunung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III, Radius 5 Kilometer Wajib Steril Dari Wisatawan dan Nelayan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jubir Kementerian ESDM Minta Masyarakat Pakai Solar saat Harga Pertamax Naik
Jubir Kementerian ESDM, Dwi Anggia, kabarnya meminta rakyat menggunakan Solar karena harga Pertamax naik.
Soffi Amira - Rabu, 24 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jubir Kementerian ESDM Minta Masyarakat Pakai Solar saat Harga Pertamax Naik
Indonesia
B50 Segera Meluncur 1 Juli 2026, Indonesia Berpeluang Hemat Devisa Rp 157 Triliun
BBM B50 segera meluncur 1 Juli 2026. Kebijakan tersebut bisa menghemat devisa negara hingga Rp 157 triliun.
Soffi Amira - Rabu, 17 Juni 2026
B50 Segera Meluncur 1 Juli 2026, Indonesia Berpeluang Hemat Devisa Rp 157 Triliun
Bagikan