China Dituduh Meretas Ajudan Para Perdana Menteri Inggris
Selasa, 27 Januari 2026 -
MerahPutih.com - Badan intelijen Inggris, MI5, dilaporkan telah mengeluarkan peringatan spionase kepada parlemen pada November lalu, yang memperingatkan ancaman spionase dari China.
China dituduh telah meretas telepon seluler para ajudan beberapa perdana menteri Inggris.
Laporan media Inggris The Telegraph ini muncul di tengah laporan bahwa Perdana Menteri (PM) Inggris saat ini, Keir Starmer, akan melakukan kunjungan ke China pekan ini,
Kunjungan ini, akan menjadi kunjungan pertama seorang perdana menteri Inggris ke negara tersebut sejak 2018.
Baca juga:
Ditekan Trump, Kesepakatan Dagang China dan Kanada Batal
Laporan itu mengklaim bahwa ponsel para pejabat senior di Downing Street telah disusupi oleh peretas yang disponsori negara China selama beberapa tahun.
Operasi tersebut, yang diduga memiliki nama kode Salt Typhoon menargetkan para ajudan dekat mantan perdana menteri Inggris, termasuk Boris Johnson, Liz Truss, dan Rishi Sunak, yang menjabat pada periode antara 2021 hingga 2024.
Meski belum jelas apakah perangkat pribadi para perdana menteri turut terdampak, laporan tersebut menyatakan bahwa pelanggaran keamanan itu menjangkau “langsung ke jantung Downing Street.”
Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari China terkait klaim The Telegraph tersebut.
Bulan lalu, pemerintah Inggris menjatuhkan sanksi terhadap dua perusahaan teknologi yang berbasis di China atas dugaan serangan siber yang sembrono dan tanpa pandang bulu terhadap Inggris dan sekutu-sekutunya dan Beijing mengecam keputusan tersebut .