‘Nobody Loves Kay’ Tayang Hari ini, Mengaduk Emosi dengan Kisah Perjuangan Gen Z

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 04 Juni 2026
‘Nobody Loves Kay’ Tayang Hari ini, Mengaduk Emosi dengan Kisah Perjuangan Gen Z

‘Nobody Loves Kay’ Tayang Hari ini, Mengaduk Emosi dengan Kisah Perjuangan Gen Z.(foto: dok)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — FILM Nobody Loves Kay resmi tayang serentak di seluruh jaringan bioskop Indonesia. Film besutan ONIC, Folago Pictures, Migunani Cinema Cult, Qun Films, dan bekerja sama dengan Visinema Pictures, ini hadir bukan sekadar sebagai hiburan, melainkan jadi manifesto dan suara lantang bagi generasi baru yang sedang berjuang mewujudkan mimpi mereka di tengah skeptisisme dunia.

Film drama coming-of-age arahan sutradara debutan Bernardus Raka ini terinspirasi dari kisah nyata perjuangan dari nol jungler andalan Landak Kuning, ONIC Kairi. Kisahnya memotret realitas tajam tentang ambisi, harga sebuah pilihan, dan bagaimana rasanya berdiri tegak saat semua orang, bahkan orangtua sendiri, berhenti berpihak kepada kita.

Nobody Loves Kay disambut dengan sangat meriah oleh para penonton dan reviewer film yang telah menonton sebelum perilisan resmi. Tak sedikit yang menempatkan film ini sebagai salah satu film Indonesia terbaik tahun ini.

Bagus banget, bagus ceritanya, bagus karakternya, bagus dramanya, buset bagus!

WatchmenID




Mimpi Besar Butuh Usaha Akbar

Baca juga:

Film 'Nobody Loves Kay' Angkat Sisi Gelap Dunia Esports dan Ambisi Pro Player MLBB




Melalui karakter Kay, yang diperankan oleh Bima Azriel, film ini membawa pesan mendalam bahwa sebuah mimpi yang tidak konvensional, seperti menjadi pro-player e-sport, bukanlah hal yang mustahil jika dibayar dengan dedikasi yang sepadan.

Kay mengajarkan bahwa, jika kita berani memiliki mimpi yang besar, usaha dan pengorbanan yang dikeluarkan juga harus jauh lebih besar. Ini merupakan satu-satunya cara terbaik untuk berdiri tegak dan membuktikan bahwa mereka salah di hadapan mereka yang selama ini meremehkan.

Sutradara Bernardus Raka mengungkapkan film ini didedikasikan untuk setiap anak muda yang sedang bertaruh nyawa demi masa depannya.

Kay ialah representasi dari generasi hari ini yang sering kali harus berjalan di kegelapan sendirian karena mimpinya dianggap aneh atau tidak realistis oleh lingkungan, bahkan oleh orangtua mereka sendiri. Lewat film ini, kami ingin bilang kalau mimpi kalian itu valid. Tapi ingat, untuk membungkam keraguan (prove them wrong), kalian harus membayarnya dengan kerja keras yang luar biasa.

Bernardus Raka, sutradara Nobody Loves Kay




Emosi, Persahabatan, dan Konflik Keluarga


Kedalaman akting di film ini didukung kuat oleh penampilan tiga aktor muda berbakat, Bima Azriel, Rey Bong, serta Joshia Frederico. Ketiganya berhasil menghidupkan dinamika persahabatan yang retak akibat benturan ambisi dan kenyataan hidup yang pahit.


Bima Azriel, pemeran karakter Kay, mengaku sangat emosional saat pertama kali membaca naskah dan mengeksekusi adegan-adegan krusial di film ini. Sementara itu, Rey Bong yang memerankan karakter Ido, sahabat dekat Kay, menyebut kekuatan film ini terletak pada hubungannya yang sangat manusiawi.

Joshia, pemeran karakter Aurelio, mengungkapkan, lewat film ini, ia justru belajar kembali tentang makna berjuang bersama dengan teman-teman, mengingat film ini memang menyoroti persahabatan Kay, Ido, dan Aurelio.

Nobody Loves Kay menjadi film yang sangat lekat dengan siapa saja yang sedang berjuang mencari jati diri, memulihkan hubungan dengan keluarga, dan membuktikan diri kepada dunia. Setelah sukses memicu banjir air mata di malam Gala Premiere dan rangkaian Special Screening di berbagai kota, film ini siap mengaduk-aduk emosi penonton secara massal mulai 4 Juni.

Tiket sudah dapat dibeli di seluruh bioskop kesayangan Anda. Pantau terus akun sosial media resmi @nobodyloveskay untuk informasi theater visit, nonton bareng, dan pembaruan terkini.(*)

Baca juga:

Gala Premiere 'Nobody Loves Kay' Penuh Suka Cita, Kisah Perjuangan ONIC Kairi Bikin Penonton Terharu

#Film #Nobody Loves Kay #Esports
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
'Aplikasi Iblis' Hadirkan Horor Berbalut Teknologi, Film Debut Garapan Dimas Anggara
Aplikasi Iblis menjadi debut Dimas Anggara sebagai sutradara. Film horor produksi NIH Pictures ini tayang 15 Oktober 2026 dan dibintangi Junior Roberts.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
'Aplikasi Iblis' Hadirkan Horor Berbalut Teknologi, Film Debut Garapan Dimas Anggara
ShowBiz
Mahershala Ali Sebut MCU Rugi tak Wujudkan Reboot "Blade"
Ali mengatakan ia sendiri tidak ahu alasan pasti di balik status reboot 'Blade' yang tak kunjung terwujud.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Mahershala Ali Sebut MCU Rugi tak Wujudkan Reboot
ShowBiz
'Avengers: Endgame Encore' Raup Untung Rp 1,55 Triliun, Makin Dekati Rekor 'Avatar'
Avengers: Endgame Encore mencetak keuntungan Rp 1,55 triliun. Rekor milik Avatar pun makin terancam.
Soffi Amira - Selasa, 29 September 2026
'Avengers: Endgame Encore' Raup Untung Rp 1,55 Triliun, Makin Dekati Rekor 'Avatar'
ShowBiz
Kamila Andini Soroti Collective Power Perempuan lewat Film 'Empat Musim Pertiwi'
Kamila Andini menyoroti collective power perempuan lewat film Empat Musim Pertiwi yang tayang di bioskop Indonesia pada 8 Oktober 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Kamila Andini Soroti Collective Power Perempuan lewat Film 'Empat Musim Pertiwi'
ShowBiz
Usopp Jadi Pendongeng, Ada yang Berbeda dari 'LEGO ONE PIECE Animated Special'
LEGO ONE PIECE Animated Special tayang global di Netflix 29 September 2026. Simak 5 fakta, termasuk Usopp sebagai narator dan kembalinya pemeran live-action.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Usopp Jadi Pendongeng, Ada yang Berbeda dari 'LEGO ONE PIECE Animated Special'
ShowBiz
Bukan Sekadar Animasi, Film 'Forgotten Island' Punya Kisah Persahabatan yang Tak Biasa
Film animasi DreamWorks Forgotten Island tayang 2 Oktober 2026. Simak 7 fakta tentang Jo, Raissa, Pulau Nakali, mitologi Filipina, dan para pengisi suara.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Bukan Sekadar Animasi, Film 'Forgotten Island' Punya Kisah Persahabatan yang Tak Biasa
Berita
Jadwal Tim Indonesia di Asian Games 2026: Dua Final Bulu Tangkis Buka Peluang Emas
Jadwal tim Indonesia di Asian Games 2026 hari ini. Amri/Nita dan Leo/Daniel tampil di final bulu tangkis untuk memburu medali emas.
Frengky Aruan - Selasa, 29 September 2026
Jadwal Tim Indonesia di Asian Games 2026: Dua Final Bulu Tangkis Buka Peluang Emas
ShowBiz
'The Hunchback, Soul of Paris' Tayang di Netflix November 2026, Bawa Kisah Quasimodo yang Berbeda
The Hunchback, Soul of Paris membawa kisah Quasimodo ke Paris 1830 di tengah wabah kolera, konflik politik, dan eksperimen medis.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
'The Hunchback, Soul of Paris' Tayang di Netflix November 2026, Bawa Kisah Quasimodo yang Berbeda
ShowBiz
Sutradara 'Filosofi Teras' Ungkap Relevansi Stoisisme dengan Kehidupan Anak Muda
Sutradara Filosofi Teras Affandi Abdul Rachman mengungkap relevansi Stoisisme dengan kehidupan anak muda, termasuk soal kendali dan overthinking.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Sutradara 'Filosofi Teras' Ungkap Relevansi Stoisisme dengan Kehidupan Anak Muda
Indonesia
Kalah Dari Jepang, Tim Pokémon Unite Indonesia Raih Perak di Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Pemain Pokémon Unite Indonesia Judha Raja Panggabean mengaku bangga dan senang bisa mempersembahkan medali bagi Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Kalah Dari Jepang, Tim Pokémon Unite Indonesia Raih Perak di Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Bagikan