MerahPutih.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menunjuk Wabup Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo untuk menjalankan tugas sebagai bupati. Penunjukan tersebut berdasarkan surat telegram Kemendagri yang diterima Pemkab Sukoharjo.
Hal itu dilakukan setelah Bupati Sukoharjo Etik Suryani terkena OTT KPK dalam kasus pemerasan perangkat daerah lingkungan Pemkab Sukoharjo.
Wabup Sukoharjo Eko mengatakan pihaknya akan mencari solusi terkait sejumlah ruangan dan kantor OPD yang disegel KPK.
Kita carikan solusi bersama. Sekarang kita bagaimana semaksimal mungkin roda pemerintahan tetap berjalan. Tadi sudah kami kumpulkan kepala OPD dan sudah kami sampaikan disana arahannya,
ujar Eko, Senin (13/7).
Wakil Bupati mengaku tidak mengetahui teknis secara rinci penyegelan ruangan KPK ini. Ia pun akan mencarikan tempat lain sementara untuk pelayanan.
Ya hari ini (Senin) kondisinya seperti itu (ruang kerja bupati dan BPKPAD disegel KPK),
katanya.
Dia menegaskan Forkopimda Sukoharjo semuanya tetap solid, kompak, dan komitmen menjalankan roda pemerintahan. Pemkab Sukoharjo, kata dia, menghormati proses hukum yang hari ini sedang berjalan.
Kita berkomitmen untuk terus mendukung proses itu bisa berjalan dengan baik. Dan tentu, kami juga menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah,
ucapnya.
Ia mengaku ditunjuk pelaksana tugas-tugas bupati melalui surat telegram Mendagri yang disampaikan juga oleh Gubernur Jateng Ahmad Luthfi.
Segera kami melakukan langkah-langkah pelaksana tugas-tugas bupati. Kami mengumpulkan seluruh kepala daerah eh organisasi perangkat daerah untuk tetap tenang dan bisa fokus di dalam tugas-tugasnya,
katanya.
Dia juga memastikan seluruh roda pemerintahan, pelayanan terhadap masyarakat, program-program bisa berjalan dengan sebagaimana mestinya secara normal.
Program-program untuk mensejahterakan masyarakat Sukoharjo tetap jalan. Kegiatan-kegiatan yang sifatnya itu euforia itu yang kita hilangkan. Kemudian kegiatan-kegiatan yang melibatkan masyarakat tetap kita laksanakan,
katanya.
Sementara itu, ruangan kerja Bupati Sukoharjo Etik Suryani serta sejumlah kantor OPD Pemkab Sukoharjo disegel KPK pasca terjadinya OTT KPK, Kamis (9/7). (Ismail/Jawa Tengah).