Bupati Kena OTT KPK, Mendagri Tunjuk Wakil Bupati Sukoharjo Pimpin Pemerintahan

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 13 Juli 2026
Bupati Kena OTT KPK, Mendagri Tunjuk Wakil Bupati Sukoharjo Pimpin Pemerintahan

Ruang kerja Bupati Sukoharjo Etik Suryani disegel KPK, Senin (13/7). (Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menunjuk Wabup Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo untuk menjalankan tugas sebagai bupati. Penunjukan tersebut berdasarkan surat telegram Kemendagri yang diterima Pemkab Sukoharjo.

Hal itu dilakukan setelah Bupati Sukoharjo Etik Suryani terkena OTT KPK dalam kasus pemerasan perangkat daerah lingkungan Pemkab Sukoharjo.

Wabup Sukoharjo Eko mengatakan pihaknya akan mencari solusi terkait sejumlah ruangan dan kantor OPD yang disegel KPK.

Kita carikan solusi bersama. Sekarang kita bagaimana semaksimal mungkin roda pemerintahan tetap berjalan. Tadi sudah kami kumpulkan kepala OPD dan sudah kami sampaikan disana arahannya,

ujar Eko, Senin (13/7).

Wakil Bupati mengaku tidak mengetahui teknis secara rinci penyegelan ruangan KPK ini. Ia pun akan mencarikan tempat lain sementara untuk pelayanan.

Ya hari ini (Senin) kondisinya seperti itu (ruang kerja bupati dan BPKPAD disegel KPK),

katanya.

Dia menegaskan Forkopimda Sukoharjo semuanya tetap solid, kompak, dan komitmen menjalankan roda pemerintahan. Pemkab Sukoharjo, kata dia, menghormati proses hukum yang hari ini sedang berjalan.

Kita berkomitmen untuk terus mendukung proses itu bisa berjalan dengan baik. Dan tentu, kami juga menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah,

ucapnya.

Ia mengaku ditunjuk pelaksana tugas-tugas bupati melalui surat telegram Mendagri yang disampaikan juga oleh Gubernur Jateng Ahmad Luthfi.

Segera kami melakukan langkah-langkah pelaksana tugas-tugas bupati. Kami mengumpulkan seluruh kepala daerah eh organisasi perangkat daerah untuk tetap tenang dan bisa fokus di dalam tugas-tugasnya,

katanya.

Dia juga memastikan seluruh roda pemerintahan, pelayanan terhadap masyarakat, program-program bisa berjalan dengan sebagaimana mestinya secara normal.

Program-program untuk mensejahterakan masyarakat Sukoharjo tetap jalan. Kegiatan-kegiatan yang sifatnya itu euforia itu yang kita hilangkan. Kemudian kegiatan-kegiatan yang melibatkan masyarakat tetap kita laksanakan,

katanya.


Sementara itu, ruangan kerja Bupati Sukoharjo Etik Suryani serta sejumlah kantor OPD Pemkab Sukoharjo disegel KPK pasca terjadinya OTT KPK, Kamis (9/7). (Ismail/Jawa Tengah).

#Ott Kpk #KPK #Dugaan Korupsi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai BNPB Terjadi Sejak 2022
Setyo menjelaskan dana siap pakai tersebut biasanya digunakan BNPB untuk kebutuhan mendesak terkait kebencanaan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai BNPB Terjadi Sejak 2022
Indonesia
OTT KPK, Adik Kepala BNPB Jadi Tersangka
Penetapan tersangka dilakukan berdasarkan dugaan perbuatan melawan hukum, tanpa memandang latar belakang atau sosok yang bersangkutan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
OTT KPK, Adik Kepala BNPB Jadi Tersangka
Indonesia
Ikut Terciduk OTT Lolos Tersangka, Sestama BNPB Rustian Tinggalkan KPK Tanpa Komentar
Sestama BNPB Rustian dipulangkan KPK usai diperiksa intensif setelah sempat ikut diamankan dalam OTT pengadaan dana bencana. Simak penjelasan Jubir KPK Budi Prasetyo!
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Oktober 2026
Ikut Terciduk OTT Lolos Tersangka, Sestama BNPB Rustian Tinggalkan KPK Tanpa Komentar
Indonesia
Fakta Terkini OTT KPK, Sitaan Emas Batangan dan Duit Rp 14 Miliar Hingga Reaksi BNPB Sestama Dicokok
KPK amankan 14 orang termasuk Sestama BNPB dalam OTT korupsi pengadaan barang dan dana bencana. Simak fakta lengkap dan respons BNPB di sini!
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Oktober 2026
Fakta Terkini OTT KPK, Sitaan Emas Batangan dan Duit Rp 14 Miliar Hingga Reaksi BNPB Sestama Dicokok
Indonesia
Profil Rustian Sestama BNPB yang Kena OTT KPK, Uang Miliaran dan Emas Jadi Bukti
KPK gelar OTT dan tangkap Sestama BNPB Rustian terkait dugaan korupsi dana siap pakai kebencanaan. Cek profil dan kronologi penangkapan beserta barang buktinya di sini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 13 Oktober 2026
Profil Rustian Sestama BNPB yang Kena OTT KPK, Uang Miliaran dan Emas Jadi Bukti
Indonesia
Pejabat BNPB Diduga Terjerat OTT KPK
KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status dari pihak yang ditangkap dalam OTT tersebut sesuai dengan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Pejabat BNPB Diduga Terjerat OTT KPK
Berita Foto
Griya Batik Jogja: Transformasi Rumah Rampasan KPK Menjadi Ruang Pelestarian Budaya
Pengunjung berbincang dengan petugas saat kunjungan ke Griya Batik Jogja di Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (13/10/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 13 Oktober 2026
Griya Batik Jogja: Transformasi Rumah Rampasan KPK Menjadi Ruang Pelestarian Budaya
Indonesia
Indonesia Deportasi Buronan Terduga Korupsi Asal Thailand
Pengungkapan keberadaan PV berawal dari permintaan NACC Thailand kepada KPK untuk memverifikasi informasi mengenai keberadaan buronan tersebut di Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Indonesia Deportasi Buronan Terduga Korupsi Asal Thailand
Indonesia
KPK Ultimatum Nusron Wahid Datang Pemeriksaan, Jangan Tunda-Tunda Penegakan Hukum!
KPK berikan ultimatum keras kepada Menteri ATR/BPN Nusron Wahid untuk penuhi panggilan penyidik terkait skandal suap HGB Summarecon.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Oktober 2026
KPK Ultimatum Nusron Wahid Datang Pemeriksaan, Jangan Tunda-Tunda Penegakan Hukum!
Indonesia
Nusron Wahid Tidak Datang Pemeriksaan Pakai Alasan Ada Tabrakan Agenda, KPK Beri Ultimatum
Menteri ATR Nusron Wahid absen dari pemeriksaan KPK terkait kasus suap HGB Summarecon. KPK minta Nusron kooperatif pada jadwal ulang.
Wisnu Cipto - Rabu, 07 Oktober 2026
Nusron Wahid Tidak Datang Pemeriksaan Pakai Alasan Ada Tabrakan Agenda, KPK Beri Ultimatum
Bagikan