Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Bawaslu Solo Kembali Aktifkan Panwascam dan Panwaskel

Andika Pratama - Senin, 15 Juni 2020

MerahPutih.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Solo, Jawa Tengah kembali mengaktifkan puluhan anggota Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) dan panitia pengawas kelurahan (Panwaskel), Minggu (14/6). Sebelumnya Panwascam dan Panwaskel di Pilwakot Solo dinonaktifkan sejak Maret lalu akibat wabah virus corona.

Ketua Bawaslu Solo, Budi Wahyono, mengungkapkan puluhan Panwascam dan Panwaskel berhenti bekerja selama dua bulan setelah Solo ditetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) COVID-19.

Baca Juga

CFD Dibuka Lagi Pekan Depan, Anies: Pedagang Dilarang Jualan

Mereka diaktifkan kembali setelah KPU RI dan Bawaslu RI memutuskan tahapan Pilkada serentak 270 kabupaten/kota se-Indonesia dilanjutkan mulai tanggal 15 Juni dan pemungutan suara tanggal 9 Desember 2020.

"Mulai hari ini (Minggu) 64 anggota Panwascam dan Panwaskel kita aktifkan lagi untuk mengawasi tahapan Pilwakot Solo yang dilakukan KPU Solo," kata Budi, Minggu (14/6).

Ketua Bawaslu Solo, Jawa Tengah, Budi Wahyono melantik 10 orang anggota Panwascam. (MP/Ismail)
Ketua Bawaslu Solo, Jawa Tengah, Budi Wahyono melantik 10 orang anggota Panwascam. (MP/Ismail)

Ia menjelaskan sebanyak 64 orang ini perinciannya 10 orang Panwascam dan 54 orang Panwaskel. Pengaktifan ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Bawaslu Nomer 1097 Tahun 2020.

"Dalam SE tersebut tidak ada PAW (Pergantian Antar Waktu) dalam anggota pemgawas baik itu ditingkat kecamatan maupun kelurahan," papar dia.

Tugas terdekat Panwascam dan Panwaslu, kata dia, pengawasan verifikasi faktual terhadap syarat dukungan bakal calon perseorangan oleh KPU Solo pada tanggal 24 Juni. Selama proses tahapan itu, Bawaslu menyiapkan alat pelindung diri (APD) agar terhindar dari virus corona.

"Kami siapkan Panwascam dan Panwaskel masker, face shield, sarung tangan, hand sanitizer dan baju pelindung selama bekerja di lapangan," tutur dia.

Anggota Bawaslu Solo Divisi Penyelesaian Sengketa, Arif Nuryanto menambahkan pemanfaatan teknologi informasi menjadi alternatif dalam kegiatan pengawasan. Ia menekankan agar segenap jajaran pengawas bisa meningkatkan kapasitas dalam bidang IT.

Baca Juga

Tolak RUU HIP, Massa Ormas Islam Solo Demo di Gladak dan Bakar Bendera PKI

"Kami nanti juga melakukan rapid test massal pada semua anggota Bawaslu sebelum bertugas di hari H pemungutan suara," ungkapnya. (*)

Berita ini merupakan laporan Ismail Soli, kontributor merahputih.com untuk wilayah Solo dan sekitarnya

Baca Artikel Asli