Merahputih.com - Argentina vs Tanjung Verde akan menjadi ujian sesungguhnya La Albiceleste di Piala Dunia 2026.
Ketangguhan armada Lionel Scaloni terbukti lewat torehan poin sempurna sepanjang fase grup, termasuk kemenangan meyakinkan 3-1 atas Yordania.
Baca juga:
Hadapi Timnas Argentina Sudah Menjadi Hadiah, Tanjung Verde Memelihara Optimisme
Gol tendangan bebas Giovani Lo Celso serta penalti Lautaro Martinez melicinkan jalan menuju babak gugur sebelum akhirnya sang kapten mengunci kemenangan lewat aksi memukau dari bangku cadangan.
Dominasi Mutlak Albiceleste dan Rekor Fantastis Lionel Messi
Keberadaan Lionel Messi tetap menjadi momok paling menakutkan bagi lini pertahanan lawan manapun. Sang kapten resmi melewati rekor legenda Jerman, Miroslav Klose, sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa turnamen makro ini.
Kehadiran pemilik nomor punggung 10 tersebut menjamin gairah lini serang Albiceleste tetap berada pada level tertinggi.

Data lengkap performa serta statistik kedua tim menjelang laga hidup mati:
-
Rekor Gol Lionel Messi: Mencetak sebelas gol dalam tujuh penampilan beruntun, menjadi pemain pertama dalam sejarah mencetak gol pada tujuh laga beruntun.
-
Efisiensi Knockout Lionel Messi: Terlibat dalam sembilan gol sepanjang lima laga babak gugur terakhir (lima gol, empat asisten).
-
Statistik Pertemuan Afrika: Argentina memenangi tujuh laga terakhir kontra wakil Afrika sejak kekalahan mengejutkan 0-1 dari Kamerun pada tahun 1990.
-
Simulasi Opta Supercomputer: Mengunggulkan Argentina meraih kemenangan mutlak dalam waktu normal dengan persentase mencapai 83,5 persen.
-
Peluang Kelolosan Tanjung Verde: Hanya berada pada angka kecil 10,2 persen setelah melalui perhitungan babak tambahan hingga adu penalti.
Ketangguhan Tembok Kokoh Sang Debutan
Sektor seberang memperlihatkan Tanjung Verde menjelma menjadi satu-satunya tim debutan sukses menembus babak 32 besar.
Keberhasilan menahan imbang dua mantan juara dunia, Spanyol dan Uruguay, menjadi bukti sahih soliditas pertahanan skuad asuhan Bubista. Reputasi mentereng ini tidak lepas dari peran vital kiper veteran berumur 40 tahun, Vozinha.

Punggawa kawakan tersebut menyamai rekor Peter Shilton dan Dino Zoff sebagai penjaga gawang usia kepala empat dengan catatan tanpa kebobolan lebih dari satu laga.
Tanjung Verde juga menyamai torehan Senegal tahun 2002 sebagai tim debutan tidak terkalahkan sepanjang fase grup.
Laga ini berpotensi menguras emosi hingga babak perpanjangan waktu mengingat sejarah mencatat tujuh dari tiga belas laga fase gugur Argentina selalu melewati waktu normal. Skuad Lionel Scaloni diprediksi langsung menekan sejak menit awal guna menghindari drama adu penalti mendebarkan.
Baca juga:
Timnas Argentina Dituding Dapat Bantuan Wasit, Lionel Scaloni Minta Cuekin Saja
Prakiraan Pemain
Argentina (4-4-2)
- Kiper: E. Martínez (23)
- Bek: F. Medina (25), Lisandro Martínez (6), C. Romero (13), N. Molina (26)
- Gelandang: T. Almada (16), E. Fernández (24), A. Mac Allister (20), R. De Paul (7)
- Penyerang: Lautaro Martínez (22), L. Messi (10)
Tanjung Verde (4-1-4-1)
- Kiper: Vozinha (1)
- Bek: Sidny Cabral (13), Diney Borges (3), Pico Lopes (4), Steven Moreira (22)
- Gelandang Bertahan: Kevin Pina (6)
- Gelandang Serang: Willy Semedo (17), Jamiro Monteiro (10), Deroy Duarte (14), Ryan Mendes (20)
- Penyerang: Dailon Livramento (19)